
Setelah bertelepotasi,Shark dan yang lainnya tiba di depan gerbang yang dilapisi oleh pelindung tak terlihat.
Dengan mata iblis nya ia mampu untuk melihat pelindung itu dengan jelas.
"Hmm,nampaknya pelindung ini seperti membentuk sebuah portal dan nampaknya ini sulit untuk dihancurkan."
Kai berteriak kepada Shark dan dia memperingatkan agar Shark tidak melakukan sesuatu yang tidak-tidak.
"Shark apa yang ingin kau lakukan,ingat jangan lakukan sesuatu yang tidak-tidak,kau mengerti kan Shark."
Shark menatap ke arah Kai dan langsung membuat Kai dengan tatapan dingin dia berkata.
"Siapa yang bisa menghentikanku,aku akan mengahancurkan semuanya dimulai dari sini,kalian harus bersyukur karena kalian kubiarkan hidup,oleh ka...."
Omongan Shark langsung dipotong oleh Kaguya.
"Berhenti,kumohon berhenti melakukan dosa yang bahkan mungkin tidak bisa diampuni."
Sekilas Shark teringat ibunya yang melarang nya menggunakan jurus yang diajarkan Kai,Shark berpikir bahwa Kaguya sangat mirip dengan ibu kandungnya.
"Kaguya buktikan padaku."
Setelah mendengar itu Kaguya heran dan bingung.
"Ada apa kau bingung,kau hanya harus mengeluarkan jurusmu itu,kau mengerti kan Kaguya."
Kaguya menjawab sambil menangis tersedu-sedu.
"Kenapa,kenapa,kenapa,kenapa kau ingin melakukan itu."
Shark menatap ke arah Kaguya kembali dan berkata.
"Ini hanyalah permulaan."
Shark lalu mengeluarkan pedang nya dan mencoba menebas pelindung nya tetapi ia malah terpental.
"Sial,kenapa keras sekali."
Pelindung nya sangat keras sampai-sampai pedang suci pun tak mampu untuk menghancurkan pelinsung tersebut.
"Shark jika kau ingin menghancurkan pelindung itu gunakan lah kekuatan iblis milikmu."
Sekilah ia mendengar suara kakek nya yang menepuk bahu Shark dari belakang.
"Apa,apa itu,itu seperti suara kakek."
Shark pun akhirnya percaya diri dan ia langsung melesat ke arah pelindung sambil bersiap siap.
"Devil's style: Memories in the dark
seketika setelah mengeluarkan jurus itu pelindungnya tiba-tiba telihat dan langit sekitar akademi gelap gulita.
Petir terus menyambar sampai-sampai menghancurkan beberapa tempat di akademi.
Kemudian munculah naga petir berwarna merah dan naga itu langsung menyambar ke arah pelindung nya dan tepat mengenai sumber tenaga pelindung tersebut.
Pelindungnya pun hancur tak tersisa,murid-murid di akademi pun sangat kaget melihatnya.
Langit kembali terang dan Shark memasuki akademi,tetapi saat ia akan mendarat ke tanah tiba-tiba ada orang yang menyerangnya.
__ADS_1
Shark tidak mengenali lawannya dan bertanya.
"Siapa kau beraninya kau menghlangiku."
Orang tersebut hanya diam dan berkata.
"Kau adalah iblis bukan."
Shark berpikir bahwa orang ini punya kekuatan yang setara dengan kakek nya bahkan lebih,Shark melakukan ancang-ancang untuk menyerang.
"hiyaaaa"
Shark melesat ke arah orang tersebut dan dia bisa menghindari serangan Shark.
Tidak sampai situ saja Shark mencoba menebas dan dihindari juga,Shark mencoba melakukan tebasan dan tebasan tetapi tetap dihindari.
Kali ini dia serius dia melempar pedang tersebut ke arah orang itu dan dia langsung mencoba menangkis nya.
Tetapi sebelum pedang itu ditangkis,pedang nya membeku dan membuat bongakahan es di sekitar nya mulai terbentuk.
"sword style: awl piece"
orang tersebut membeku di dalam es dan Shark menatap orang itu lalu dia menyentuh es nya dan melakukan jurus pembaca pikiran.
"Devil art: mind reader"
Shark pun akhirnya tahu bahwa yang nama dari orang yang ia lawan adalah Lord Hylos.
Tiba-tiba esnya hancur dan orang tersebut langsubg menyerang secara bertubi-tubi dan juga sangat cepat.
"Exterminator style: a thousand death incisions"
Seketika Shark tidak bisa menghindar dan akhirnya dari 1000 serangan dia hanya menerima sekitar 3 serangan saja.
Shark mengeluarkan kekuatan mata iblis nya yang langsung membuat Hylos muntah darah dan topeng nya pun terbuka.
Tidak hanya sampai situ bahkan Shark melakukan gerakan super cepat dan berpindah ke arah belakang Hylos.
"Exterminator style: a thousand death incisions"
Shark mengeluarkan jurus yang sama seperti Hylos tetapi dia hanya dapat menghancurkan 1 tangan dan 1 kaki Hylos saja.
Hylos terjatuh ke tanah dan Shark pun menusuk nya dengan pedangnya.
"Bagaimana kau sudah kalah,ketakutan apa yang sedang menimpa sekarang hmm."
"Iblis sepertimu harus mati."
"Ohh begitu ada kata kata terakhir."
"Su...s...su."
"Hm apa yang kau katakan Hylos aku tidak dengar."
Hylos sudah kehabisan tenaga dan ia menyakan nama dari orang yang akan membunuhnya tersebut.
"Siapa namamu."
"Shark,namaku Shark."
__ADS_1
"Shark ya,kalau begitu kata kata terakhirku adalah,Suicide Skill: Locking Blast."
Shark kaget dan langsubg mencoba untuk menghindar tetapi sebuah rantai tiba-tiba mengikatnya dan akhirnya Hylos pun meledakan dirinya sendiri.
"Duarrrrrrr"
suara ledakan dan efek dari ledakan itu tedengar sangat jelas.
Kaguya,Kai dan Zero pun kaget dan bertanya-tanya,apa yang sudah terjadi di dalam.
"Apa yang sydah terjadi."ucap Kai.
Kaguya yang melihat itu langsung berlari ke arah ledakan.
Setelah beberapa saat terlihat jelas dari kejauhan tubuh seseorang yang sudah terluka parah.
Kaguya menghampirinya dan ia kaget melihat Shark terluka parah dan 1 tangan nya pun hancur.
"Shark kau,kau terluka parah,kenapa,kenapa harus begini,apakah aku akan kehilangan orang yang sangat kucintai."
Kaguya menangis dengan sangat keras sambil memeluk Shark yang sudah berlumuran darah.
Kai dan Zero pun menghampiri Kaguya,mereka pun sangat kaget setelah melihat Shark,Zero dan Kai mencoba menenagkan Kaguya.
"Sudah tenanglah ini tidak bisa kita ubah bukan."ucap Zero.
Kai melihat Shark dengan tangan hamcur sebelah dan berkata di dalam hati.
"Jadi ini yang kau maksud dengan tujuan,kau bahkan belum mencapai tujuanmu sekarang,kalau begitu buka matamu dan berbicara lah setidak nya 1 kata saja."
Suara air nampak terdengar aku membuka mataku dan kebingungan.
"Aku ada dimana."
"Kau ada di tempatku Shark."
Aku langsung melihat ke belakang,Aku pun kaget karena yang berdiri di hadapanku adalah kakek ku sendiri.
"Kakek."
Aku langsunv memeluk kakek sambil menangis.
"Kau kemana saja,kenapa kau mati begitu cepat kek."
"hanya ini yang akan kukatakan sekarang Shark,Bukalah matamu dan hentikan tujuanmu itu aku sudah melakukan kesalahan,maaf."
Seketika cahaya putih langsung menutupi tempat itu dan aku pun membuka mataku.
Kaguya yang melihat itu langsung menangis dengan keadaan hati bahagia.
"Akhirnya kau bangun."ucap Kaguya.
"Syukurlah."ucap Kai sambil menangis juga.
"Aku tahu kau tak akan mati semudah itu anak muda."ucap Zero sambil menangis.
Aku langsung mengatakan sesuatu yang bahkan tidak ingin di dengar oleh mereka.
"Kaguya jangan menangis,sekarang kau hanya perlu lakukan satu hal."
__ADS_1
"Apa itu?."jawab Kaguya
"Tolong akhiri hidupku disini tugasku sudah selesai,aku hanya ingin mati di tanganmu saja Kaguya."