Legenda Pedang Iblis Biru

Legenda Pedang Iblis Biru
Chapter 28:Diantara dua pilihan


__ADS_3

Aku sudah bersiap untuk pertarungan dan oleh karena itu aku harus menang,itulah yang pertama kali kupikirkan melihat situasinya disini bahwa aku sedang dalam keadaan tertekan karena aku sudah mengalahkan seorang Hylos.


Salah satu penjahat mulai menyerangku dengan senjata gada,aku menyiapkan diri dan melompat ke belakang lalu dengan cepat menebas orang itu dan dia terkapar.


Penjahat yang lainnya pun mulai menyerangku dan aku menyerang mereka tanpa senjata,seseorang dari mereka langsung mengarahkan pedangnya ke arahku dan aku langsung menghindar.


Aku memukul orang tersebut dan secara beruntun menerobos masuk ke 20 orang lawan,Aku berada dalam posisi seperti sedang dikeroyok tetapi itu tidak akan mengalahkanku.


Aku menendang dua orang dengan kakiku kesamping terlebih dahulu lalu melilit kepala yang lain dan membenturkannya ke tanah,aku mulai bangun sambil menghindari serangan lawan.


Aku melompat ke atas lalu mengeluarkan pedang dan melemparkannya kebawah,mereka secara serentak melompat ke belakang secara bersamaan,pedangku tertancap di tanah dan bumm tanah retak dan meratakan lawan-lawan yang sedang kuhadapi.


Semua orang yang melihatnya bersorak dan sekaligus kagum dengan kemampuanku.


"Ketua nampaknya sudah saatnya mengeluarkan sang ratu untuk melawan raja bukan."


"Kau benar Puck nampaknya dia adalah orang yang harus kurekrut dan nampaknya anak ini punya potensi."ucap sang ketua.


Puck adalah ajudan atau orang yang selalu mengawal dan mengikuti raja kemanapun dia pergi,aku melirik kearah seorang ketua itu dan langsung mencoba menyerangnya.


Seseorang dengan jubah putih terbang dan mencoba menebasku sebelum aku akan menyerang ketua.


"Untung saja...siapa kau?."tanyaku.


"Seorang pencuri,perampas dan juga seorang pelindung."


Aku menatapnya dengan tatapan tajam dan mencoba menyerangnya dari belakang.


Aku melakukan teleport ke belakangnya dan Blink alhasil dia kaget dan langsung dengan cepat menghindar.


"Heh...cara bertarungmu sungguh-sungguh licik,aku tidak suka orang yang seperti itu...bersiaplah aku akan mengalahkanmu."

__ADS_1


Dia mengatakan itu dengan yakin bahwa dia akan benar-benar mengalahkanku dalam pertarungan ini,dia menatap mataku lalu tersenyum.


"Kau tampan juga tetapi sikapmu itu sangat tidak sopan,menurutku kau seharusnya memperbaiki sikapmu itu terlebih dahulu."ucapnya.


"Dinding es himpit dia"


Ada sekitar 2 dinding yang langsung mencoba menghimpitku tetapi aku dengan cepat menebas keduanya dan menyerang.


Aku mencoba menebasnya tetapi dia menahannya dengan pedang,kami pun beradu pedang untuk membuktikan siapakah yang terkuat diantara kami.


Aku menyerangnya kembali dan pipi kiri nya tergores karena pedangku,dia mundur dengan melompat ke belakang lalu melompat dari dinding ke dinding,lama-lama gerakannya semakin cepat dan aku mulai kebungungan .


Dia menyerangku dari belakang dan saat aku melirik aku menancapkan pedangku ke tanah dan Bumm udara disekitar kami membeku.


"Magic Sword Style: Full Freezing Art."


Kami membeku dalam es dan tidak ada yang bisa bergerak,aku pun keluar dari es karena aku yang membuat jurus itu sehingga aku bisa keluar dengan mudah dan aku menatap ke arah sang Ketua yang sedang duduk di singgasana dan langsung berkata bahwa pemenangnya adalah aku.


"Ketua namaku Shark,akulah pemenang dari pertandingan ini sebaiknya kau segera turun dan mengakui kemenanganku sebelum wanita ini kubekukan dalam es sampai dia kehilangan nyawanya."


"Wahai rakyatku yang sangat kuhormati,disini kita melihat pahlawan muda yang mungkin berpotensi mengalahkan raja iblis,sebagai orang yang memimpin disini aku akan turun lalu mengangkatnya menjadi salah satu dari pendekar pembunuh iblis secara khusus."ucapnya.


"Tunggu ketua kau ingin menjadikannya sebagai pendekat bagaimana kalau dia berbuat yang tidak-tidak,apa kau tidak ingat dengan penyerangan yang dilakukan olehnya,bisa dibilang mungkin saja dia punya rencana untuk melanjutkannya hanya saja dia berpura-pura seperti tidak ingin melanjutkan rencananya itu."ucap seorang asisten ketua yaitu Puck.


Ketua itu mengabaikannya lalu dia melompat dan turun dari atas singgasana dan berjalan ke arahku.


"Bebaskanlah dulu orang yang kau bekukan itu!."ucapnya.


Aku pun menurut dan membebaskannya dan bertanya tentang identitas asli dari gadis yang kulawan tadi.


"Siapa sebenarnya dia dan kenapa kau menyuruhnya melawanku?."

__ADS_1


"Dia adalah pewarisku,dia juga yang akan meneruskan tekadku untuk mengalahkan raja iblis itu dan aku yakin dengan adanya kau kita bisa semakin dekat dengan raja iblis."ucapnya.


Gadis itu terbebas dari es yang sudah mencair dan nampaknya sudah kehabisan tenaga karena jurusku itu selain membekukan juga menyerap energi dan jika saja energi orang yang dibekukan habis maka dia akan mati.


"Namanya adalah Miya sejak kecil dia tidak pernah mengenal apa yang namanya kasih sayang dari seorang ibu,dia terus menyendiri dalam sepi dan hanya fokua berlatuh pedang untuk melanjutkan hidupnya."


Aku sedikit kaget mendengar hal itu dan bertanya kenapa putri dari seorang pemimpin besar harus berlatih pedang sedangkan dia bisa saja duduk manis dan menikmati kehidupannya.


"Ehhh...aku ingin bertanya."


"Tentang apa?."


"Apa yang terjadi pada ibunya,apa alasan ibunya meninggal dan kenapa dia tidak duduk manis saja menikmati kehidupan seorang putri pemimpin besar seperti halnya yang lain?."


Sang ketua terkejut mendengar apa yang sudah kukatakan dan sebelum menjawab pertanyaanku dia memperkenaklan dirinya terlebih dahulu.


"Perkenalkan namaku adalah King aku adalah pemimpin disini aku juga sudah tahu kau pernag melakukan penyerangan kesini lalu menyebabkan beberapa kekacauan."


"Maafkan aku."


"Oh ya kembali ke pertanyaanmu,sebab dari kematian ibunya adalah karena ibunya telah diculik oleh raja iblis dan kami menganggapnya sudah mati."


Aku heran dengan apa yang diyakini oleh ketua King bahwa istrinya sudah mati karena bisa dia masih hidup dan hanya dijadikan sebagai seorang tawanan.


"Aku berjanji suatu hari nanti akan membahagiakannya tetapi nampaknya aku telah gagal melakukannya karena aku ini orang yang lemah."ucao ketua King.


Dari situ aku dapat langsung menyimpulkan alasan dia membuat perkumpulan pendekar pembunuh iblis,itu dia lakukan agar dia bisa membalas apa yang sudah dilakukan oleh raja iblis karena menyerang dan menculik istrinya.


"Aku paham rasa sedihmu dan alasan kenapa kau melakukan semua ini."ucapku.


"Ohh baguslah,ternyata kau adalah orang yang mudah sekali mengerti dengan apa yang dikatakan orang lain."ucap King.

__ADS_1


"Sebenarnya aku juga punya sebuah ambisi untuk membalas dendam pada raja iblis itu tetapi rasanya setelah aku sadar bahwa aku sudah tidak sadarkan diri selama lebih dari 2 bulan,itu adalah hal yang sangat mengagetkan bagiku."


"Ohh ya sekarang kau punya dua pilihan apakah kau memilih untuk menjadi pendekar pedang atau hanya sekedar menikmati sisa hidupmu untuk mengembara sebagai pendekar pengembara."ucap sang ketua King.


__ADS_2