
" Cobalah untuk mengalahkanku bocah." ucap Shin sambil mengacungkan pedangnya ke langit.
Langit menjadi gelap sehingga hujan pun turun diiringi dengan petir.
" Apa yang mau kau lakukan?" ucap Shark sambil melihat ke arah langit.
" Elemen petir: Naga petir."
Petir pun mulai membentuk dan menjadi naga yang langsung menyerang Shark. Daratan menjadi hancur akibat serangan naga petir yang dikeluarkan Shin.
" Ini sudah berakhir bocah."
" Masih belum."
Bommmmm
Aku melakukan serangan balik yang membuat Shin terkejut, meskipun serangan tadi terlihat sangat kuat tetapi itu tidak ada gunanya dihadapan pedang iblis ini.
" Tidak mungkin kau bisa bertahan."
" Kau terlalu meremehkanku sebagai seorang bocah, kutanya kau sekarang apa kau sudah siap untuk kalah Shinnnn."
" Bocah yang merepotkan."
Pertarungan kami sampai mencapai langit dan Shin terus menyerang menggunakan naga petir yang dia keluarkan tadi.
__ADS_1
" Elemen es: Naga es."
Keduanya jelas tidak seimbang karena es adalah perwujudan dari air, oleh karena itu disaat naga milik Shin menyerangku dengan petirnya maka aku dengan mudah bisa membekukan petir yang dikeluarkan naga milik Shin.
" Kau ini sebenarnya siapa ?"
" bagaimana kau bisa sekuat itu bocah ?"
"Kau terlalu meremehkanku Shin." ucap Shark sambil mengacungkan pedangnya ke langit.
" Elemen es: Kematian."
" Sudah berakhir."
Langit yang tadinya gelap mulai terang dan cahaya biru menyinari hampir seluruh wilayah kerajaan.
" Cobalah untuk menghindar dari ini kalau kau bisa."
Duarrrrrrr
Tanah membeku karena jurus Shark dan langit seakan meledak dan hancur. Tubuh Shin membeku dan langsung dihancurkan oleh Shark.
" Pertarungan sudah berakhir Shin."
Para warga heran dan bingung dengan apa yang telah terjadi. Aku membekukan daratan, membuat udara menjadi dingin, dan aku membuat musuh mati membeku lalu hancur.
__ADS_1
" Tadi itu apa ?" ucap Kaguya yang masih kebingungan dengan apa yang sudah terjadi.
" Jurus es murni dengan jarak seluas ini sungguh tidak bisa dipercaya atau bisa dibilang mustahil orang biasa bisa melakukannya." ucap Kai yang juga sedang kebingungan.
Kaguya berlari ke arah titik ledakan es itu terjadi. Kai mencoba mencari tahu apa yang terjadi dengan memperhatikan sekelilingnya.
" Hebat hal seperti ini hanya bisa dilakukan oleh orang tertentu saja." ucap Miya yang terkagum pada Shark yang bisa menggunakan jurus hebat seperti itu.
" Aku membunuh...aku...membunuh orang lain dengan kehendaku sendiri."
Air mata keluar dari mata Shark karena dia tidak percaya kalau dia bisa melakukan hal yang sebenarnya tidak diinginkannya.
" Sharkkk."
Aku melihat ke bawah yang dimana Miya dan Puck sedang berdiri disana.
" Apa yang sebenarnya terjadi Shark ?" ucap Puck yang bertanya padaku.
" Jurus yang sangat hebat Shark dan jika seseorang terkena jurus seperti ini pasti orang itu akan mati." ucap Miya yang masih terkagum-kagum oleh jurus yang kukeluarkan.
" Itu adalah jurus yang diam-diam aku pelajari dan sepertinya kerja keras itu benar-benar membuahkan hasil." ucap Shark yang mencoba menjelaskan pada Miya dan Puck.
" Kau...sejauh apa kau akan pergi nantinya ?" ucap Miya.
" Apa maksudmu ?" ucap Shark yang bertanya maksud dari perkataan Miya.
__ADS_1
" Tidak bukan apa-apa kok yang terpenting ayo kita segera pergi dari sini."
Kami bertiga akhirnya pergi dan es perlahan mencair dan daratan yang membeku kembali menjadi seperti semula.