Legenda Pedang Iblis Biru

Legenda Pedang Iblis Biru
Chapter 25:Pertarungan Kematian


__ADS_3

Pertarungan pun dimulai Aku menyerang Hylos dengan kecepatannya dan menebas kaki dari Singa yang dinaiki oleh Hylos.


Kemudian Hylos membalas dengan melompat lalu mengubah pedang nya menjadi monster lalu mencakarku sampai mata kiriku hancur.


Mata kiriku pun tergores,tak hanya diam saja yang lain juga ikut membantu tetapi Hylos sudah terlalu kuat ia pun menghantam teman-teman sekaligus kekasihku dalam sekejap mata.


Kaguya terlempar ke atas gunung sementara yang lainnya entah kemana,Singa Hylos pun mengaum lalu memporak-porandakan desa yang ada di sekitarnya.


Disini bisa kulihat bagaimana aku bisa menang melawannya kalau kekuatan dia pun sehebat ini.


"Hylos...kau...darimana kau mendapatkan kekuatan ini."


Hylos melirik lalu tertawa jahat dan menceritakan asal muasal dimana ia bisa mendapatkan kekuatan yang hebat itu.


"Aku mendapatkannya dari sebuah perjanjian dengan Iblis memangnya kenapa."ucap Hylos.


Aku bingung karena tidak tahu bagaimana dia bisa membuat perjajian dengan iblis, aku akhirnya mengangkat pedangku lalu mengangkat pedangku dan mengarahkannya ke arah Singa yang dinaiki oleh Hylos.


"Magic Sword Style: Full Freezing Art."


Es pun mulai membekukan Monster Singa itu dan tidak sampai disitu aku melompat ke atas dan menggunakan jurus yang sempat kutiru dari Violet secara diam-diam dari buku latihannya.


"Demon virus shot"


Jurus itu langsung mengarah ke arah Hylos tapi Hylos menghancurkannya hanya dengan satu kedipan mata.


Ia tertawa terbahak-bahak setelah melihatku tidak berdaya untuk menyerangnya.


"Apa yang kau tertawakan ini belum berakhir."ucapku.


"Kalau begitu apa kau mengenal ini?."


Hylos mengeluarkan sesuatu yang mirip dengan pedang dan aku langsung bisa mengenalinya karena itu adalah pedang milik Kaguya.


"Tidak mungkin bagaimana kau bisa mengambilnya kapan kau...."


Dengan rasa kesal aku melepaskan kendali atas kekuatanku dan menghancurkan segelnya.


"Devil's style: Demonic sword art"


Aku pun berubah dan langsung menyerang sambil mengambil pedangnya.


"Kau memang yang terbaik Shark,baiklah kalau begitu bagaimana kalau aku menggunakan ini."ucap Hylos.


Hylos mengangkat pedangnya dan munculah sebuah awan gelap yang mengelilingi Hylos lalu terdengar terikan.


"Haaaaaaaaaaaa"


Aku melirik ke arah Hylos dan melihat nya berubah,tanpa kusadari dia sudah ada dibelakangku.

__ADS_1


"Cepat sekali."


Hylos memukulku dengan tangan kirinya dan aku langsung terhantam ke tanah.


Aku mencoba berdiri lalu menggunakan kedua pedangku dan menambah kecepatan,disaat itulah duel menjadi semakin sengit.


Aku dan Hylos saling beradu pedang dan aku sempat terkena goresan dari pedang nya.


Hylos menggunakan kekuatan penuh dan aku mulai kewalahan menghadapinya tetapi aku tidak menyerah,saat dia mencoba menusuku dari belakang aku membuat badai yang bisa membuat serangannya gagal.


Badai pun menggagalkan serangan nya tidak sampai situ aku menggunakan pedang Kaguya untuk membuat air yang membentuk seekor Naga lalu menyerangnya.


Hylos menahan seranganku dan aku dengan cepat berpindah tempat ke belakangnya tetapi ia sadar.


"Magic Sword Style: Full Freezing Art."


Udara disekitar membeku dalam jurus ini,aku mencoba keluar dari es dan akhirnya Hylos terbeku di dalam es.


Saat aku mencoba menghancurkan es nya Hylos tiba tiba muncuk di depanku lalu membuatku terjatuh ke tanah dalam posisi berbaring.


Dia menahan tangan ku lalu menusuknya.


"Uwahhh"


Aku membuat suara orang kesakitan,Hylos memanggil pedang nya yang lain dan memunculkannya di tangannya,dia kembali menusuku dan dia melakukannya sampai 5 kali termasuk tusukan tangan.


"Hahahaha aku akan menghancurkan hidupmu disini,tapi nampaknya todak seru kalau kau mati sekarang...bagaimana kalau sedikit tekanan agar kau bisa membuatku lebih bersenang-senang."


"Devil's style: devil's hand"


Dia memunculakan pedang lagi dari tangannya lalu menusuk seseorang yang dia tarik.


Itu adalah Kaguya dia ditusuk di bagian perutnya dan itu langsung menembus.


"Kaguya tidak mungkin...kau keterlaluan...aku akan membunuhmu sampai tidak ada lagi yang tersisa dari iblis sepertimu."ucapku sambil berlinang air mata setelah melihat Kaguya berlumuran darah.


"Hehhh,memangnya kau bisa ap...."


Ucapannya langsung kupotong dengan jurusku sambil mengangakat tubuhku yang masih tertusuk pedang.


"Hiahhhhhh...Release energy."


Bummmm,suara seperti suara ledakan pun terdengar dan mementalkan Hylos.


"Apa yang kau perbuat disini...kau membunuh semua nya...aku akan menghabisimu disini."


Aku mengeluarkan kekuatan penuh dan langsung menyerangnya dengan kedua pedangku.


"Devil's style: The dance of death"

__ADS_1


Aku mengerahkan kekuatan yang kudapat setrlah memiliki mode iblis,persyaratan dari jurus itu adalah dengan menggunakan dua pedang.


Aku menebas Hylos sampai beberapa ratus tebasan dengan cepat,Hylos nampaknya kewalahan menghadapi jurusku itu dan aku mempercepat serangannya lalu mengeluarakan tebasan terakhir.


Hylos menahan tangan kiriku dengan sebuah tangan hitam yang muncul dari tubuhnya lalu melakukan hal yang sama pada tangan kananku.


"Kau...kau...kauu."ucap Hylos dengan emosi.


"Hylos...kau hanyalah iblis sekarang tidak lebih dari itu,kau bahkan melukai kekasihmu sendiri...apa kau mendengarku."ucapku sambil mencoba lepas dari cengkraman Hylos.


"Memangnya apa yang kau tahu...dia...dia mengkhianatiku lo,orang itu membuatku sangat ingin menghabisinya dan kemanrahan itu akan kuluapkan padamu kau ak...."


Sebelum dia menyelasaikan ucapannya aku memotongnya.


"Diamlah kau dasar iblis,kau yang sekarang hanyalah iblis aku akan menghamcurkanmu sampai tak tersisa."


Cahaya mengiriku lalu membuat tangan buatannya hancur dan aku lansung menusuknya.


Tusukan tersebut menembus Hylos.


"Dasar kau...uwahh...kau menusuk bagian itu."


"Ya aku tahu ada sebuah permata di dadamu ini kan jika aku bisa menghancurkannya kau akan hancur juga."ucapku.


Hylos kembali ke wujud manusianya dengan berlumuran darah di sekujur tubuhnya dan dia terus mengeluarkan darah.


"Hei nak...sebenarnya apa arti cinta bagimu...Kau merasakannya saat aku menusuk perempuan itu kan."ucap Hylos.


"Aku berbeda darimu aku tidak menyepelekan kata itu...yah bagiku cinta adalah sebuah perasaan dimana rasa itu adalah untuk melindungi seseorang yang sangat ingin kulindungi dan membahagiakannya."ucapku.


"Jadi menurutmu apa kesalahanku dalam hal ini?."


"Kau hanya tidak memahami arti cinta yang sebenarnya."


"Begitukah...heh...kau cukup menarik."


"Devil's style: life expectancy"


"Apa yang kau lakukan woy?."tanyaku.


"tenang saja aku hanya akan menghidupkan orang yang sudah kubunuh disini."ucap Hylos.


"Karena sesuai perjanjian jowa orang yang sudah kubuh hanya akan tersegel."ucapnya.


Aku kaget mendengarnya dan mencoba bertanya alasam dia melakukannya.


"Kenapa kau melakukan hal ini apa yang mendorongmu melakukannya?."


"Aku hanya ingin mati dengan rasa ini dan tetap seperti ini kau sudah cukup kuat anak muda selamat tinggal,oh ya jangan lupa sampaikan ini pada Violet bahwa aku masih mencintainya sampai sekarang,ohh aku lupa aku juga membagi ingatan bahwa kau yang telah menyelamatkan mereka...jadi setelah mereka bangun mereka akan langsung bersorak untukmu,selamat tinggal."

__ADS_1


Kami turun ke tanah dan Hylos menutup mata lalu muncul cahaya dari tubuhnya yang menyebar ke penjuru desa.


__ADS_2