LEGENDA PEDANG NAGA SURGAWI

LEGENDA PEDANG NAGA SURGAWI
Kembali Ke Sekte Dan Mulai Berpetualang


__ADS_3

...Pagi hari...


Yang chen terbangun melihat bahwa sudah pagi bergegas membersihkan diri lalu sarapan seperti biasa.


"hahh.. walaupun di dimensi guru sangatlah ramai oleh beast beast tapi jika tidak ada guru sungguh sangat sepi rasanya."kata yang chen sedang memikirkan gurunya.


"karna masih ada waktu satu tahun di dimensi guru aku akan berlatih teknik saja dan meningkatkan kultivitas."kata yang chen.


hari demi hati terlewati satu tahun pun berlalu begitu sangat cepat. di suatu gurun dapat terlihat seorang pemuda sedang melawan beast kalajengking tingkat suci dengan mudah karna perbedaan tingkat dan pemuda itu memiliki pengalaman maupun teknik yang sangat dahsyat.


"Teknik Pedang Sunyi - Tebasan Ketenangan."ucap pemuda itu


wushh.. wushh..


sreet.. sreet..


Sebuah bayangan melesat kearah kalajengking dengan cepat bagai cahaya dapat terlihat disekitar bayangan ada sebuah aura emas menyelimuti nya langsung membelah tubuh beast kalajengking dengan mudah dan terpotong dengan halus.


"Waaa teknik pedang sunyi sungguh luar biasa walaupun baru mencapai tingkat ahli dampak nya meningkat begitu besar hahahaha."kata pemuda itu adalah yang chen yang sedang mencoba teknik pedang nya yang baru menguasai berada di tingkat ahli selama setahun dia berlatih meningkat kan teknik ini dan lainnya sekarang kultivitas dia sudah berada di tingkat saint lima yang dimana dia yang terkuat di alam rendah.


"Hmm sudah satu tahun dan besok adalah hari terakhir aku menginggalkan dimensi guru lebih baik aku siap siap mengambil sesuatu yang berguna seperti apa yah hmm?. ahh tumbuhan langka yang tidak tumbuh di alam rendah akan ku tanam di dimensi cincin ku ini."kata yang chen, dia diberi dimensi cincin oleh gurunya yang dimana terdapat harta harta sisa gurunya diberikan kepada yang chen lalu yang chen melesat memasuki hutan bagian dalam untuk mengambil tumbuhan langka tersebut.


"Akhirnya ketemu juga Bunga Elemen Api Dan Bunga Elemen Petir."kata yang chen menemukan bunga langka yang tidak tumbuh di alam rendah Bunga Elemen bunga yang dimana dapat meningkat kan pengetahuan dan meningkatkan elemen seseorang jika bunga elemen api maka elemen api saja yang akan meningkat jika elemen lain pun sama.


Esok hari berlalu yang chen sedang membuat pill dari bahan bunga elemen yang kemarin petik setengah bunga nya yang chen sudah di tanam di cincin dimensi nya dan sudah tumbuh dengan cepat karna yang chen mengatur waktunya menjadi cepat agar langsung tumbuh lalu menyamai waktunya kembali walaupun belum belum memiliki elemen ruang dan waktu yang chen bisa mengatur waktu di cincin dimensi karna cincin dimensi sudah seperti dunia yang yang chen buat dapat merubah apapun yang dia mau.


"Padatkan."kata yang chen sedang memadatkan pill dan.


wusshh.. muncul 2 pil berwarna merah dan biru keputihan pil pil ini bernama Pil Bunga Api dan Pil Bunga Petir.


"berhasil dan juga tingkat murni nya seratus persen hahaha mungkin elemen api dan petir ku akan meningkat di tingkst sempurna hahahah."kata yang chen tertawa bahagia berhasil membuat pil dan pil ini berada di tingkat suci tapi setingkat kuno karna kemurnian nya seratus persen.


lalu yang chen menelan pil satu persatu dan terasa elemen yang chen meningkat juga pengetahuan tentang elemen api dan petir meningkat juga.


"huaa manfaat pil ini memang seperti pil tingkat kuno tidak sia sia aku membuatnya. baiklah waktunya kembali ke sekte."kata yang chen kembali kerumah guru nya untuk menghormati jasa gurunya.

__ADS_1


"guru terima kasih sudah mengangkat ku menjadi murid mu aku akan mengingat pesan pesan guru dan suatu saat aku akan berada di puncak aku ingin guru melihat ku."kata yang chen memberi hormat membungkukan badanya di depan rumah gurunya untuk terakhir kalinya dan dapat di lihat yang chen sedang menahan kesedihan nya.


"baiklah waktu ku kembali dan kata guru jika waktunya sudah berakhir aku akan diteleportasi di depan gua tapi kenapa aku tida-."kata yang chen tidak sempat karna sudah berteleportasi.


"huaa sialan aku belum siap sial woeekk woeek hah sial."kata yang chen muntah karna belum terbiasa dengan teleportasi.


"sudahlah aku tidak peduli waktunya kembali ke- eh tunggu dulu kenapa aku menjadi kecil? ahh aku lupa di dimensi guru berbeda dengan dunia nyata walaupun disana aku sudah berumur dua puluh tahun tapi disini aku baru dua belas tahun."kata yang chen cengengesan.


Yang chen melesat dengan cepat menuju sekte nya sambil membunuh beast beast tingkat satu hingga sembilan dia tidak lupa mengambil inti kristal nya untuk sekte ayah dan ibu juga agar meningkat ayah dan ibunya mencapai tingkat pertapa.


Sesampai didepan gerbang sekte dia dihadang oleh murid yang sedang menjaga gerbang sekte.


"Berhenti siapa kau dan mau apa ke sekte pedang naga."kata murid penjaga gerbang dengan ramah karna murid murid sekter pedang naga dikenal karna keramahannya dia ajarkan oleh patriak mereka yaitu ayah yang chen.


"ahh aku hanya ingin kembali senior aku yang chen baru selesai kembali dari latihan ku."balas yang chen dengan ramah.


"ahh tuan muda maaf kan kami karna tuan muda sangat berbeda kami tidak mengetahuinya."kata murid dengan hormat karna yang mereka berhentikan adalah tuan muda sekte pedang naga.


"silakan masuk tuan muda dan juga patriak berpesan jika tuan muda sudah selesai latihan langusng masuk saja."lanjut murid itu.


"ahh ini tidak usah tuan mud-."terkejut karna pil ini sangat langka di benua bara bagaimana tuan muda dapat melempar pil ini begitu saja.


"tidak tidak itu buat senior saja karna aku tidak membutuhkannya dan ini perintah."potong yang chen dengan tegas.


"ah terimakasih tuan muda."kata mereka.


"hmm."jawab yang chen singkat langsung menuju rumah orang tuanya.


ketika yang chen memasuki sekte banyak yang bertanya siapa anak kecil ini dan banyak murid perempuan yang berteriak histeris karna ketampanan yang chen karna teriakan murid murid perempuan menarik perhatian semua orang dan ayah yang chen yang sedang berjalan jalan.


"kenapa murid perempuan berteriak histeris ada apa sebenarnya."kata pria tua bernama yang ji ayah yang chen.


lalu memusatkan perhatiannya ke sebuah bocah sedang berjalan santai menujunya.


"ayah."teriak yang chen melihat ayahnya yang ji didepan nya.

__ADS_1


Ayah? itu lah pikiran semua murid lalu mereka melihat patriak mereka jadi mereka tau siapa bocah yang menjadi perhatian adalah tuan muda sekte mereka.


"ahh Chen'er akhirnya kau kembali nak."kata yang ji bahagia lalu melesat memeluk anak nya.


setelah berpelukan yang ji membubarkan semua orang untuk beraktivitas kembali dan membawa yang chen menemui ibunya.


"ibu aku pulang."teriak yang chen begitu memasuki rumah.


"ahh chen'er kau suda-."kata zhou tu terhenti melihat anaknya sangat berbeda dan terlihat sangat tampan.


"nak bagaimana kau menjadi sangat tampan dan tinggi mu tidak seperti umurmu."kata zhou yu terkejut melihat perubahan anaknya.


"ah ini karna latihan dan pil yang diberi oleh guru ku."kata yang chen.


lalu yang chen menjelaskan tentang latihanya didimensi dan gurunya tapi tidak memberi tahu diapa sebenarnya nya gurunya. orang tuanya yang mendengar nya sungguh terkejut bukan main karna anak nya sudah menjadi kuat begitu cepat mereka tau yang chen sudah berada di tingkat saint awalnya tidak percaya tapi ketika yang chen membocorkan aura nya mereka langsung percaya kepada anaknya lalu mereka merayakan nya dirumah saja karna yang chen memintanya.


"nak karna umur mu sudah tiga belas tahun dan tingkat mu sudah sangat tinggi dialam rendah lalu kau akan berpetualang kita akan mengizinkan tapi kau harus ingat pesan gurumu itu."kata ayahnya memberi izin yang chen yang ingin berpetualang dia alam rendah untuk meningkatkan pengalaman nya.


"dan apakah kau akan mengikuti turnamen benua nak."lanjut ayahnya.


"kapan turnamen nya ayah."kata yang chen semangat.


"hmm mungkin lima tahun lagi karna kau berlatih selama tiga tahun mungkin lima tahun."kata ayahnya.


"baik ayah."kata yang chen.


Seminggu berlalu begitu cepat sekarang yang chen akan mulai petualangan dia dan dia juga sudah memberi cincin berisi teknik dan pil untuk ayah ibunya juga sekte awal nya mereka menolak tapi yang chen memaksanya dan mereka hanya menerima dan bersyukur karna memiliki anak yang baik hati.


"baiklah ayah waktunya aku pergi berpetualangan selamat tinggal ayah ibu."kata yang chen melesat dengan cepat keluar sekte agar tidak dikerumuni oleh murid perempuan.


"hati hati nak."kata orang tuanya dan juga terkejut dengan kecepatan anaknya.


* * *


(Salam Sloth)

__ADS_1


__ADS_2