LEGENDA PEDANG NAGA SURGAWI

LEGENDA PEDANG NAGA SURGAWI
Asosiasi Merak Merah


__ADS_3

Setelah mengikuti dua sosok tersebut, Yang chen tau bahwa Kaisar Wei mempunyai dukungan dari Sekte Aliran Hitam terkuat di benua selatan, Sekte Gagak Hitam, Sebuah sekte yang dimana mereka mengajarkan ajaran sesat kepada orang yang ingin memiliki kekuatan secara singkat, mereka kadang menghancurkan desa desa kecil, lalu mereka menculik gadis gadis desa untuk di persembahkan kepada iblis.


"Hmm sepertinya mereka bekerja sama dengan iblis, disana terdapat qi iblis lumayan pekat, pasti mereka bekerja sama dengan iblis yang kuat hehe..


akan kutunggu nanti kejutan mu iblis."kata Yang chen melihat Sekte Gagak Hitam, lalu menghilang begitu saja.


Di suatu tempat seperti sebuah Altar, terdapat sebuah sosok mirip manusia tapi memiliki sebuah tanduk di kepalanya, dia sedang bermeditasi meningkatkan kekuatan nya dengan darah darah gadis perawan yang diberi oleh Sekte Gagak Hitam, ketika sedang bermeditasi tiba tiba tubuhnya merinding merasakan niat membunuh tidak besar dan tidak kecil tapi sangat menekannya beberapa detik saja.


"Aura yang sangat menakutkan, walaupun sangat kecil tapi mampu menekan ku, seperti dia sudah tau bahwa ada iblis di Alam Rendah, tapi aneh nya dia tidak langsung menyerangku, mungkin dia akan merencanakan sesuatu."kata sosok tersebut adalah Bangsa Iblis atau Ras Iblis.


"Asosiasi Merak Merah.. seperti nya mereka sangat kaya, bangunan mereka terlihat mewah tapi masih kalah dengan Istana Paman Tang."kata Yang chen yang sudah berada didepan Asosiasi Merak Merah, ketika Yang chen ingin memasuki dia langsung dihadang oleh dua penjaga.


"Berhenti Nak.. kau ada urusan apa datang kemari."kata penjaga pertama.


"Hmm... aku ingin bertemu manager Asosiasi Merak Merah ingin menjual barang."kaya Yang chen.


"Baiklah tunggu sebentar."kata penjaga pertama menyuruh temanya untuk memanggil manager nya, dan mempersilakan Yang chen masuk untuk melihat lihat apa yang ada di dalam Asosiasi Merak Merah.


Setelah beberapa menit datanglah manager Asosiasi Merak Merah, lalu langsung menghampiri Yang chen.


"Halo nak.. apa kau yang ingin menjual barang."kata manager.


"Ah.. maafkan aku, aku lupa memperkenalkan diri, nama ku Hong Meng manager Asosiasi Merak Merah."kata Hong Meng memperkenalkan diri.


"Salam kenal Paman Hong, nama ku Yang chen."kata Yang chen memperkenalkan diri juga.


"Baiklah aku kemari ingin menjual pil buatan ku tingkat Suci, apa paman Hong dapat melelangnya?."kata Yang chen lalu memperlihatkan lima botol kaca, ketika dibuka dapat dirasakan aroma harum dan menyegarkan.


"A..ah baiklah Tuan muda ikut aku."kata Hong Meng terkejut gagap mengajak Yang chen menuju ruangan pribadinya.

__ADS_1


"Silahkan masuk Tuan Muda."kata Paman Hong membuka kan pintu nya secara pridbadi mengejutkan para bawahannya pasalnya manager mereka tidak akan bersikap hormat seperti kecuali dengan orang kuat.


"Baiklah"


"Jadi Tuan Muda apa manfaat dari pil tersebut?."tanya Paman Hong.


"Pil ini adalah Pil Penamba Qi, yang dimana jika seseorang kehabisan Qi nya, lalu menelan Pil Penambah Qi, qi mereka akan langsung terisi kembali selama beberapa detik dan Pil Penambah Qi hanya memiliki 50 persen qi saja."kata Yang chen menjelaskan pil tersebut.


Sedangkan Ketua Manager atau Paman Hong hanya diam dengan mulut terbuka lebar, dia terkejut bukan main mendengar manfaat dari Pil Penambah Qi walaupun hanya 50 persen itu sudah sangat cukup bagi seseorang yang sedang bertarung dan kehabisan Qi.


"Apa Tuan Muda yakin ingin melelang Pil berharga Ini?."kata Paman Hong memastikan Yang chen, dan Yang chen hanya menganggu kan kepalanya sebagai balasan.


"Baiklah kami pihak Asosiasi Merak Merah akan mengambil 20 persen saja bagaimana Tuan muda."kata Paman Hong.


"Baiklah aku setuju, karna sudah selesai aku akan pamit masih ada urusan yang belum kelar Paman Hong."kata Yang chen beralasan ingin pergi.


"Baiklah tapi tunggu sebentar Tuan Muda... Nah.. Terima token VVIP ini Tuan muda jika anda berbelanja di Asosiasi Merak Merah akan di diskon sebesar 20 persen."kata Paman Hong lalu menyerahkan Token Berwarna Merah bercampur sedikit emas.


Karna dia sedang berada di Benua Tengah, dia mengunjungi Kaisar Tang atau Paman Tang, Yang chen hanya mengobrol santai sambil belajar bermain sebuah permainan catur, waktu malam Yang chen menginap di ruang tamu di Istana Tang.


Pagi Hari, Ruang Makan.


Terdepat berbagai makanan tersaji di meja makan yang sangat besar.


"Kak Chen.. mari bermain bersama Mai."kata seorang anak kecil mengajak Yang chen, dia adalah Cucu Kaisar Tang, Tang Mai.


"Baiklah kita akan bermain apa hari ini, adik Mai."kata Yang chen.


"Kita bermain air kembali kak."kata adik mai.

__ADS_1


"hah.. baiklah."kata Yang chen lalu menuju taman Istana Tang.


Mereka bermain Air buatan Yang chen yang dia buat menjadi sebuah gelembung gelembung kecil yang dapat bertebaran.


"Teknik All Elemen - Gelembung Air"


Bulp.. Bulp...


"Wahhh Gelembung Air nya sangat banyak."kata adik Mai senang, dia menusuk gelembung ari itu dengan jarinya sambil berlari mengejar gelembung air.


Sedangkan Yang chen yang melihat itu hanya tersenyum.


"Yang chen jadi apa yang akan kau ceritaka."kata Paman Tang tiba tiba muncul didekat Yang chen.


"Aku akan memberitahu Paman bahwa Kekaisaran Wei sedang melakukan sesuatu nanti saat akan Turnamen Antar Benua sepertinya akan menjadi medan perang Mungkin."kata Yang chen serius.


Kaisar Tang tertegun melihat nada bicada Yang chen menjadi serius dia tahu bahwa yang dikatakan Yang chrn mungkin akan terjadi, dia tidak percaya bahwa Kasari Wei ingin membuat masalah.


"Masalahnya bukan dari Kaisar Wei tapi dari pendukung yang di berada di belakangnya dia memiliki pasukan Aliran hitam mungkin mereka sedang membuat rencana untuk mendeklarasikan Perang atau yang lainnya seperti ingin Benua Selatan menjadi Benua terkuat."kata Yang chen yang membuat terkejut Kaisad Tang mendengar Kaisar wei memiliki bantuan Aliran Hitam memang sudah pasti fiia ingin membuat kekacauan di Benua Tengah.


"Dan ada satu sosok berbahaya sedang bersemayam di Sekte Aliran Hitam, dia sosok mungkin bisa setara dengn para leluhur."kata Yang chen lagi mengejutkan Kaisar Tang.


"sebentar, jika sosok tersebut melawan mu siapa yang akan menang?"kata Paman Tang penasaran.


"Tentu saja aku.. aku sedang menunggu dia memulihkan tenaganya sedikit baru kita akan bertarung agar aku dapat merasakan pertarungan."kata Yang chen tersenyum mengerikan yang membuat Paman Tang ketakutan dan hanya menggeleng gelengkan kepalanya.


Lalu Yang chen mulai bermain dengan Adik Mai kembali setelah memberitahu kepada Paman Tang.


***

__ADS_1


Jangan lupa like biar semangat author up nya.


__ADS_2