LEGENDA PEDANG NAGA SURGAWI

LEGENDA PEDANG NAGA SURGAWI
Mengerjai Wei Cun Dan Sebuah Informasi


__ADS_3

...Pagi Hari...


Yang chen sudah tidak berada di kediaman, dia meminta izin berpetulang sampai waktu turnamen antar benua dimulai, sekarang dia sedang melesat ke arah Kekaisaran Wei.


Dia teringat dengan bocah bodoh yang sempat menggangu nya sedang makan, entah kenapa insting Yang chen mengatakan bahwa di Kekaisaran Wei ada sesuatu yang menarik baginya.


Setelah beberapa jam Yang chen melesat tanpa henti dia sudah berada di gerbang Kekaisaran Wei atau Ibukota Wei.


Seperti biasa Yang chen mengantri dan menutupi setengah wajahnya.


Ketika masuk dia sudah bisa merasakan aura anak ayam atau Wei Cun "Hmm aura seperti anak ayam itu sedang bersenang senang dirumah bordil, hehe"kata Yang chen dengan senyum licik nya menghilang dari keramaian.


Kenikmatan Surgawi, Rumah Bordil.


"Hahaha, bagaimana tuan muda pelayanan di Kenikmatan Surgawi."kata seorang penjilat sedang melakukan perbuatan terlarang dengan pelayan wanita.


"Ahhh.. ini sangat nikmat, kau pintar dalam memilih tempat hahah."kata Wei Cun anak Kaisar Wei, dia pun sama seperti penjilat sedang melalukan perbuatan terlarang.


Mereka tertawa kenikmatan selama 2 jam, tanpa di sadari ada yang sedang mengawasi mereka selama 2 jam.


"Hoekk... Sial mata ku ternodai.. Hoekk, aku tidak kuat.. ah.. hehehe lebih baik kuberi itu saja."kata Yang chen membatin, ketika muncul dia sudah berada di atas atap rumh bordil, lalu masuk keruangan Wei cun, ketika masuk mata dia ternodai melihat mereka melakukan perbuatan terlarang.


"Bubuk Pelangi."

__ADS_1


Yang chen menyebar ke pada dua orang pria yang sedang ketiduran sehabis melakukan perbuatan terlarang, untuk kedua wanita tadi sudah keluar, karna mereka disuruh oleh Wei cun sendiri.


Ketika mereka menghirup Bubuk Pelangi, tiba tiba tubuh mereka terasa panas, mereka mencoba menahan rangsang tapi gagal, karna sudah tidak kuat mereka saling menatap lalu melakukan kegiatan yang sangat menjijikkan bahkan Yang chan sudah pergi ketika dia menaburi Bubuk Pelangi, Karna dia masih normal.


Ketika mereka sedang asik melakukan perbuatan menjijikkan, kedua wanita yang tadi datang membawa sebuah minuman dan buahan untuk Wei cun dan si penjilat.


Ketika mereka masuk, mereka terkejut dan langsung berteriak melapor kepada pemilik Rumah Bordil Kenikmatan Surgawi, sang pemilik melihat yang dilakukan kedua orang itu langsung muntah ketika melihatnya secara langsung dan menyuruh bawahannya membangunkan mereka, tapi itu percuma karna mereka sedang asik dengan dunia mereka.


Karna susah untuk di bangunkan, akhirnya pemilik rumah bordil menyuruh membawa mereka keluar, pemilik rumah bordil marah karna di tempatnya ada yang melakukan kegiatan yang menjijikan, dia tau bahwa salah satu dari mereka adalah anak Kaisad Wei, Wei cun.


Dia tidak percaya bahwa seorang anak Kaisar memiliki hobi yang aneh.


Sedang untuk mereka langsung dibuang di depan pintu masuk rumah bordil, dapat dilihat sekitar mereka banyak warga yang sedang melihat mereka melakukan hobi yang aneh, banyak warga yang berteriak membuat para prajurit yang sedang bertugas berdatangan, ketika mereka datang, mereka langsung terkejut bukan main melihat Pangeran Wei sedang melakukan hobi aneh, prajurit langusng memisahkan mereka sambil menahan muntah melihat nya.


Prajurit langsung membawa pangeran untuk dibawa ke Istana Wei, sedang di Istana Wei, Kaisar Wei sudah mendapatkan laporan dari prajurit nya tentang anaknya melakukan hobi aneh setelah melakukan perbuatan terlarang di rumah bordil tentu saja dia marah, apalagi ketika melihat anaknya sudah berada di hadapanya dengan tubuh nya yang masih terangsang.


"Kalian semua cari orang yang memberi bubuk perangsang kepada anaku dan beritahu orang yang melihatnya untuk tidak menyebarkannya, jika mereka tidak mau bunuh mereka, Ini Perintahku!!."kata Kaisar Wei dengan wajah gelapnya, tentu saja harga dirinya pasti akan hancur karna memiliki anak yang mempunyai hobi aneh.


Sedangkan Yang chen sedang berada di sebuah penginapan sekaligus tempat makan, dia sedang bersantai sambil memakan makan ringan, dan mendengarkan pembicaraan orang lain yang membuat dia menarik.


"Hey.. apa kau tau Pelelangan yang akan di adakan di Benua Tengah oleh Asosiasi Merak Merah, katanya mereka akan melelang barang misterius dan Pusaka tingkat langit dan bumi yang langka bagi benua lain kecuali Benua Tengah."kata orang berbisik kepada teman nya.


"Sungguh mereka akan melelang pusaka Langit dan Bumi?."kata orang lainnya.

__ADS_1


"Bagaimana kita akan kesana atau tidak, karna pelelangan akan dia adakan dua minggu lagi."kata orang pertama.


"Tentu saja kita kesana siapa tau kita beruntung mendapatkan pusaka atau artefak tingkat tinggi."kata orang kedua.


"Hmm barang misterius, itu membuat ku menarik.. Asosiasi Merak Merah.. nanti aku akan berkunjung sekalian menyapa Paman Tanh."kata Yang chen lalu pergi membayar makanan dan langsung menghilang di keramaian, karna dia sedang di awasi oleh seseorang.


"Kemana dia, sialan kita kehilangan jejaknya, cari kembali dia pasti dia masih di ibukota Wei."kata sosok bayangan yang mengawasi Yang chen.


"Hmm seorang tingkat Agung mengawasi ku, apa dia orang dari Kaisar Wei?, aku dapat melihat aura Kaisar Wei di tubuh mereka, apa Kaisar Wei memiliki pendukung di belakangnya?"kata Yang chen muncul di atap penginapan, lalu menghilang dan mengejar mereka.


"Mereka menuju ke suatu tempat yang mencurigakan."kata Yang chen mengawasi mereka dari balik awan, dari awal dia mengikuti mereka menyelurusuri Kekaisaran Wei, ketika sudah semua, di melihat kedua orang ini melesat ke adaha hutan bagian utara Kekaisaran Wei yang membuatnya penasaran.


Kedua sosok tersebut sedang melesat kearah bagian hutan utara Kekaisaran Wei dengan tergesa gesa, karna mereka seperti sedang di awasi dari jauh ketika mereka mencoba menemukan sosok yang mengawasi mereka tidak menemukan nya sama sekali yang membuat mereka ketakutan karna bisa saja sosok yang mengawasi nya adalah seorang kuat yang menjaga target mereka.


Kenapa mereka menargetkan Yang chen?


mereka disuruh oleh Kaisar Wei untuk mengawasi anaknya Wei cun, Ketika mengawasi salah satu mereka mengajak makan terlebih dahulu karna dia tau bahwa wei cun akan ke rumah bordil jadi mereka tidak mau kesana, ketika selesai makan mereka menuju Rumah Bordil, mereka melihat sosok bayangan melesat dari atap rumah bordil, ketika mereka akan mengejarnya dihentikan karna teriakan para warga yang mengalihkan perhatian ke depan rumah bordir.


Yang terdapat anak Kaisar Wei yang sedang mereka awasi sedang melakukan hobi aneh, mereka tau Wei cun terkenal bubuk perangsang, mereka langsung melapor kepada Kaisar Wei.


Kaisar Wei langsung menugaskan mereka untuk mengejar bayang tersebut dan membunuhnya, karna kehilangan jejak akhirnya mereka memutuskan untuk pulang terlebih dahulu sebelum melapor kepada Kaisar Wei.


Setelah melesat beberapa menit akhirnya mereka merasa lega sudah sampai di tujuan nya dan sudah tidak merasakan ada yang mengawasi mereka lagi, lalu mereka melaporkan semua kejadian nya kepada ketua mereka.

__ADS_1


***


Jangan lupa like biar semangat author up nya.


__ADS_2