LEGENDA PEDANG NAGA SURGAWI

LEGENDA PEDANG NAGA SURGAWI
1 Minggu Sebelum Turnamen Jenius Antar Benua


__ADS_3

Disuatu tempat di Alam Semesta yang tidak diketahui terdapat sebuah daratan yang indah disana terdapat sebuah Istana megah nan mewah, didalam ruangan terdapat sosok sedang duduk di singgasana, dia kelihatan seperti seorang pemimpin berumur 30 tahunan tapi umur aslinya tidak ada yang tahu.


Ketika sedang bersantai dia melihat orang yang dia kenal yaitu kakeknya sedang menuju ke tempatnya.


"Kakek ada apa kakek kemari." katanya bangun lalu memberi hormat.


"Aku baru saja berkunjung untuk melihat dirinya." kata Kakek chen membuat pria tersebut terkejut.


"Apa kakek yakin dia sudah kembali." ucapan nya gugup.


"Tentu saja dia sudah kembali bahkan dia sudah menemukan Long yang berada di bukunya." balasanya


"Baiklah aku akan kebelakang." kata Kakek Chen lalu pergi meninggal pria tadi yang melamun.


ketika sedang melamun dia mendengar suara halus seorang perempuan memanggil nya.


"Sayang, apa yang kau bicarakan tadi dengan Kakek?." tanyanya perempuan tadi melihat suaminya bicara dengan kakeknya.


"Ahh.. kakek bilang dia sudah kembali dan kakek sudah menemui nya, dia juga sudah menemukan Long di bukunya."kata nya melihat istri bertanya.


Seketika air mata istri keluar lalu memeluk dirinya menangis bahagia seperti di sangat merindukan sosok ysng dibicarakan oleh suami dan kakeknya.


"Hiks..Hiks..akhirnya dia kembali, aku tidak sabar melihat dirinya berada disini kembali bersama kita." kata istri nya menangis.


"Hahaha tentu saja kita menantikan dia kembali, biarkan Alam Semesta dan orang orang yang mengenalnya melihat dirinya kembali, apakah akan seperti dulu atau tidak." katanya lalu menenangkan istrinya.


***


4 Tahun berlalu


Yang chen hanya berlatih, melatih dan berpetualang mencari sesuatu yang menarik tapi tidak ada, sekarang dia sudah berumur 18 tahun, sekarang dia sering bermimpi aneh seperti 4 tahun lalunya dan dia mulai berbicara dengan sosok yang ada dimimpinya, Yang chen menanyakan siapa sebenarnya dia, tapi sosok tersebut hanya menjawab "Kau belum waktunya untuk tahu" seperti itu jawabanya.


"Hah 7 hari lagi turnamen akan di adakan, dan aku masih penasaran dengan sosok yang ada di mimpi ku, aku seperti sudah mengenalnya tapi aku tidak tau namanya." ucap Yang chen.


"Chen'er kemarilah." panggil Yang ji ayahnya.


"Ya ayah, ada apa memanggil ku."kata Yang chen


"Tujuh hari lagi kita akan berangkat, lebih baik kau beristirahat dulu, kau pasti lelah melatih 3 orang lainnya yang akan ikut turnamen untuk Benua Barat, dan kata Paman Tang kau boleh ikut tapi harus menyamakan kekuatan mu dengan yang lainnya."kata ayahnya.


"Baik ayah, aku akan kekamar terlebih dahulu." ucap Yang chen lalu pergi menuju kamarnya.


Tujuan Hari sudah berlalu sekarang waktu turnamen antar benua akan dimulai, Tempat arena pertarungan hanya


memiliki dua arena saja, babak pertama akan berlangsung 4 orang, babak kedua akan 2 orang, babak terakhir 5 orang akan langsung bertarung sekaligus, total orang 20 setiap benua harus membawa perwakilan 4 orang.


Semua orang dari berbagai benua datang ke Benua Tengah untuk melihat para Jenius bertanding dan sebagian orang tidak datang mungkin mereka tidak peduli.

__ADS_1


-Benua Tengah-


1- Tang Shuo


2- Han Shen Sekte Phoenix Api


3- Lu Kun Inti


4- Hong Fang


-Benua Timur-


5- Qin zo


6- Gong Si


7- Fan Lo Sekte Elang Putih


8- Yan Xiu Sekte Kuda Terban


-Benua Utara-


9- Zhou Fang


10- Yan Lan Sekte Awan Biru


12- Jun Sin


-Benua Selatan-


13- Wei Cun


14- Song Ja Sekte Lembah Racun


15- Wang Sa Sekte Tengkorak


16- Sui Yen Sekte Mawar Hitam


-Benua Barat-


17- Yang Chen


18- Zong Ron


19- Reng Wang Sekte Bangun Putih


20- Yang Zi

__ADS_1


Mereka adalah para perwakilan dari masing masing Benua yang sudah di atur oleh Kaisar Tang mengunakan Nomer agar mudah di panggil.


Para penonton masih terus berdatangan, para keluarga perwakilan pun juga sama kecuali para Kaisar mereka belum sampai karna sedang berkumpul untuk mengundi siapa yang akan bertarung dengan menggunakan alat token bernomer digabungkan lalu di acak lalu Kaisar Tang menggunakan Energi Spiritual nya untuk mengangkat dua token siapa akan melawan siapa, seperti itulah kira kira.


Beberapa jam kemudian Tempat Arena sudah penuh oleh para penonton, untuk para peserta mereka sudah ada di ruangan masing masing perwakilan mereka, banyak orang membuat para peserta ada yang gugup dan tidak seperti Yang chen dia hanya tertidur dari tadi sampai menunggu pertarungan dimulai.


Setelah menunggu beberapa menit akhirnya para Kaisar datang dari langit lalu turun ke tempat ruangan yang dapat dilihat dan sesuai arah mata angin.


"Ekhem.. Baiklah.. Aku Kaisar Tang dan para Kaisar lainnya sudah mengundi nomer token peserta yang akan bertanding, dan kami para Kaisar sudah setuju peraturan akan tetap, akan di sampai kan oleh jendral ku nanti sebelum dimulai." ucap Kaisar Tang terdengar keseluruhan Arena.


"Baiklah sebelum turnamen dimulai, para peserta silahkan turun ke bawah untuk melihat apa kah ada yang kurang." ucap Kaisar Tang.


Lalu para peserta turun lalu menuju arena, ketika mereka turun ada yang langsung bersifat sombong, biasa saja, dan menghancurkan arena karna terkena pijakannya, salah satunya Yang chen dia lupa mengatur kekuatan fisiknya mengakibatkan tempar arena retak walaupun sedikit, semua orang melihat Yang chen penasaran.


"Hey kau tau siapa dia" salah satu peserta.


"tidak tahu tapi sepertinya kuat, kita harus berhati hati." balasnya.


Sedangkan Yang chen dia hanya mengutuk dirinya, karna menyebabkan semua perhatian kepada diri termasuk kedua Kaisar Qin dan Wei, sedangkan ketiga lainnya mereka hanya mengeleng gelengkan kepala, padahal Yang chen diminta untuk menyetarakan kekuatan nya dengan yang lain tapi dia lupa dengan kekuatan fisiknya.


"Sial dasar Yang chen, kenapa kau b*doh sekali."kata nya mengumpat dalam hati.


"Pfftt hahaha, dasar adik, dia memang pelupa" kata Yang zi kakanya.


"Hah.. yasudahlah... nasi sudah menjadi bubur." kata Yang chen lalu menghela nafas, melirik Kaisar Tang untuk mengalihkan perhatian.


"Ekhemm... baiklah mereka adalah para peserta yang akan bertanding nantinya, silahkan kalian semua memberi hormat kepada sesama peserta." kata Kaisar Tang.


Lalu para peserta memberi hormat kepada peserta lainnya seperti yang diperintah kan oleh Kaisar Tang agar saling menghormati.


Setelah memberi hormat, Jendral Kaisar Tang datang lalu memberitahukan peraturan Turnamen Jenius Antar Benua kepada para peserta.


"Aku Jendral Lu, akan memberitahu peraturan pertandingan Turnamen Jenius Antar Benua, 1.Tidak boleh membunuh, jika peserta tidak sengaja memotong bagian tubuh lawan maka akan diberhentikan sementara untuk disembuhkan, jika sengaja maka peserta tersebut akan diskualifikasi.


2.Dilarang menggunakan Pil atau semacamnya, jika ketahuan maka peserta akan diskualifikasi.



Kalian bebas menggunakan senjata apapun sesuai keahlian kalian, Apa Kalian Paham." kata Jendral Lu tegas kepada peserta.



"Kami Paham."


* * *


Aku skip saja, biar langsung menuju Alam selanjutnya, biar Yang chen menemukan lawan yang sepadan hehe.

__ADS_1


Jangan lupa like biar semangat author up nya.


__ADS_2