LEGENDA PEDANG NAGA SURGAWI

LEGENDA PEDANG NAGA SURGAWI
Berkunjung Ke Kekaisaran Zhou Dan Dihadang Perampok


__ADS_3

Lima hari telah berlalu setelah pertarungan antar Pihak Kaisar dengan Klan Kang, Pihak Kaisar telah menghancurkan tapi tidak seutuhnya karna mereka hanyalah sebua cabang.


Di Istana, Ruang Rapat.


"Salam Yang Mulia."ucap serempak mereka membungkuk memberihotmat melihat kedatangan Kaisar Yang.


Kaisar Yang hanya tersenyum mengangguk sebagai jawabanya lalu duduk ditemani oleh istrinya, Permaisuri Yang bernama Yang Lian.


"Baiklah.. aku memanggil kalian semua untuk memberitahu tentang sebuah ancaman bagi Alam Rendah, Ancaman kali adalah sebuah Klan hmm mungkin Klan ini berasal dari Alam Immortal, tapi aku belum yakin dia dari Alam Immortal aku mempunyai firasat bahwa Klan itu bukan dari Alam Immortal tapi mereka sangat berbahaya. Klan itu bernama Klan Darah mereka kemungkinan adalah Iblis atau orang yang menyembah Iblis."kata Kaisar Yang berhenti sejenak melihat semua orang terkejut kecuali anaknya Yang ji sedang ikut dalam rapat dia tidak terkejut karna sudah diberitahu oleh Yang chen begitupula dengan Kakek dan Nenek nya.


"Yang Mulia, Apa anda sudah pernah melawan anggota Klan Darah karna Yang Mulia mengatakan bahwa mereka sangat berbahaya?."kata Reng san Patriak Sekte Bangau Putih bertanya.


"Tidak, Bukan aku yang melawan mereka tapi cucuku yang pernah melawan mereka adalah Ketua Organisasi Malam."jawab Kaisar Yang mengejutkan mereka semua lalu semua perhatian tertuju pada Yang ji ayah Yang chen seperti meminta jawaban apakah benar anaknya melakukan itu, Yang ji yang dilihat oleh semua orang hanya mengangguk sebagai bahwa itu adalah kebenaran.


"Baiklah... Aku perintah kan kepada kalian semua latih lah anggota kalian untuk bersiap jika ancaman itu terjadi dan menyebabkan kekacauan di Alam Rendah dan aku akan berbicara kepadan Kaisar Zhou untuk membahas tentang masalah ini aku akan pergi lama karna setelah membahas masalah dengan Kaisar Zhou aku akan berkunjung ke Kaisar Tang, Jadi yang menggantikan ku sementara adalah Yang ji. Apa kau bersedia anakku."kata perintah Kaisar Yang yang akan pergi sementara.


"Aku bersedia Ayahhanda."kata Yang ji tegas.


"Kalian semua paham."kata Kaisar Yang tegas.


"Kami paham Yang Mulia."lalu mereka bangun memberi hormat kepada Kaisar Yang meninggalkan ruang rapat bersama istrinya untuk beristirahat terlebih dahulu sebelum berangkat menuju Kekaisaran Zhou membutuhkan waktu selama satu minggu untuk sampai.


...----------------...


Di Sekte Pedang Naga, Dikediaman Patriak Sekte.

__ADS_1


Tepat di belakang kediaman Patriak Sekte terdapat dua pemuda berumur enam belas tahun dan tiga belas tahun sedang berlatih tapi bukan pemuda berumur tiga belas tahun melainkan pemuda enam belas tahun dilatih olehnya mereka adalah kakak adik walaupun si hanya adik angkat tapi kakaknya sudah menganggap dia seperti adiknya sendiri.


"Teknik Sekte - Naga Memangsa."kata Yang zi Kakak Yang chen.


Sebuah siluet tebasan melesat menuju batu besar lalu mengenainya tapi tidak terjadi apapun tapi beberapa detik kemudian batu besar itu terbelah miring secara perlahan jatuh lalu hancur menyisakan bagian bahwa saja.


"Hahahah aku berhasil adik chen, terimakasih karna telah membantu kakakmu ini dan aku berjanji suatu saat aku akan seperti mu untuk melindungi keluarga dan orang orang yang kusayangi dan dirimu adik chen."kata Yang zi tertawa lalu berterima kasih kepada Yang chen.


"Hehe baiklah kak sama sama."kata Yang chen.


Lalu mereka memberhentikan kegiatan mereka karna sudah di panggil oleh ibu mereka.


"Zi'er, Chen'er kemarin kita makan bersama."Teriak Zhou yu dari ruang makan memanggil kedua anaknya.


"Baik Bu."kata mereka serempak lalu bergegas menuju kedalam untuk mandi terlebih dahulu lalu makan bersama.


"Ya Ayah akan menggantikan Kakek untuk sementara."kata Yang ji lalu menjelaskan perintah kakeknya untuk melatih lebih ketat kepada anggota nya.


...----------------...


Dua hari kemudian Kakek Yang menjemput cucunya untuk mengajak nya ke Benua Utara sekalian berkunjung Kakek dari ibunya Zhou Wen.


"Jadi apa kau sudah siap cucuku."kata Kakak Yang melihat cucu nya telah datang.


"Aku sudah siap kek."kata Yang chen lalu mereka semua menaiki kereta kuda cukup mewah dan ada bendera Kekaisaran Yang didalam kereta kuda terdapat Kakek Yang, Nenek Yang dan Yang chen saja diluar terdapat beberapa prajirit dan tiga jendral di tingkat Inti suci menengah dua dan satu Inti Suci Puncak lalu untuk prajurit mereka rata rata berada di tingkatan Suci kenapa mereka sangat kuat karna sumber daya yang diberi Yang chen untuk Kekaisaran terlalu banyak.

__ADS_1


"Selama pagi Cucuku Yang chen."sapa Nenek Lian melihat cucunya.


"Selamat pagi juga nenek, bagaimana nek apa sudab naik?."jawab Yang chen dan bertanya.


"Sudah nenek sudah naik dua tingkat sekaligus dan sekarang nenek suda ada di Pertapa Menengah."kata neneknya tersenyum.


"Woahh selamat nenek hehe kita akan makan makan ketika sudah sampai kan?."kata Yang chen terseyum.


"Hahahah tentu saja kita akan makan di istana Zhou mungkin mereka juga akan menyambut mu karna kau adalah anak dari Putri Kaisar Zhou."kata neneknya tertawa tersenyum.


Lalu mereka berangkat menuju Benua Utara yang membutuhkan waktu satu minggu lamanya kadang mereka beristirahat karna suda seharian dan tinggal satu hari lagi mereka sampai di Benua Utara.


...----------------...


"Bos lihat itu kereta dari Kekaisaran Yang mereka akan menuju Kekaisaran Zhou apa kita akan merampok mereka saja."kata bawahan.


"Hahahah tentu saja kita akan menjarah mereka pasti tidak akan bida mengalahkan ku yang sudah setara dengan Kaisar Zhou, Inti Suci Puncak ingin melawan ku yang sudah di Pertapa Menengah mereka akan kalah."kata Ketua Perampok sombong dan percaya diri dia tidak tahu bahwa mereka sedang memlawan seekor Harimau apalagi didalam kereta kuda terdapat seekor Naga sudah mengetahui keberadaan dan niat mereka menjarah kereta kudanya.


"Kakek sepertinya ada yang ingin merampok kita."kata Yang chen tersenyum lembut tapi jika orang lain melihatnya mereka akan ketakutan.


"Heh jaman sekarang masih ada perampok aku bingung."kata kakeknya menghela napas lalu memerintah jendral nya untuk berhenti lalu memberitahukan perampok yang tingkata sama dengan Permaisuri mereka, para prajurit dan jendral hanya menganggukan walaupun mereka jumlah kalah tapi mereka tidak takut walaupun lawan mereka lima puluh orang ketua mereka berada di Pertapa Menengah dan prajurit hanya tiga puluh ditambah tiga jendral tidak terlihat takut.


"Jendral jika kau sudah tidak kuat melawanya biar aku turun langsung menghadapi nya dan ini juga untuk latihan kalian semua apakah dapat membunuh Pertapa Menengah jika kalian bisa membunuhnya atau membunuh bawahannya akan ku beri hadia." kata Kaisar Yang memberi tantangan agar mereka bersemangat dalam bertempur.


"Siap Yang Mulia, Kami akan laksanakan."kata mereka semua hormat dan semangat jika berhasil membunuh ketua perampok dan bawahannya akan mendapatkan kan hadia.

__ADS_1


...****************...


(Salam Sloth)


__ADS_2