
Setelah Kejadian malam tadi di sebuah toko dipojok pasar Yang chen langsung menuju Istana Zhou mencari Kakeknya.
"Kakek!!."teriak Yang chen melihat para Kakek nya sedang bersantai di gazebo belakang istana terdapat sebuah taman yang lumayan luas.
"Ada apa nak."Kata Kakek Yang.
"Kakek tadi ketika aku berkeliling di pasar aku menemukan toko berada di pojok pasar ketika aku memasuki nya tidak ada seorang tapi tiba tiba ada yang memukul ku ketika aku melawanya kembali dia menghilang entah kemana dan dia mengatakan Jika Kau Mencari Maka Akan Aku Tunggu Di Alam Immortal."kaya Yang chen menjelaskan semua apa yang terjadi.
"Apa Alam Immortal, Sial sepertinya ini ada hubungan nya dengan Klan Darah kau harus berhati hati nak."kata Kakek Zhou langsung tau bahwa sosok tersebut adalah anggota Klan Darah karna tidak ada yang akan lolos dari Yang chen di Alam Rendah.
"Hmm Saudara Zhou lebih baik kita percepat keberangkatan kita menuju Kekaisaran Tang dan membahas semua masalah ini aku takut mereka akan bergerak lebih dulu dan insting ku mengatakan mereka sangat lah berbahaya."kata Kakek Zhou serius.
"Baiklah aku akan mengirim surat untuk Kaisar Tang secepatnya."Kata Kakek Zhou lalu dia menyuruh Jendral nya mengirim surat dengan burung pengantar.
Lalu mereka langsung bersiap siap karna besok nya mereka akan langsung menuju Benua Tengah untuk menanyakan tentang masalah ini secepatnya.
Keesokan Harinya.
"Apa kalian sudah siap."Kata Kaisar Zhou kepada prajurit nya untuk berangkat menuju Tenua Tengah yang membutuhkan beberapa jam saja karna jarak antara Benua Tengah dan Benua Utara dekat mereka sudah bekerjasama membuat jalan agar lebih cepat perjalanan menuju Benua masing masing.
"Kak Chen apa kau akan bermain dengan ku lagi."kata seorang bocah berumur enam tahun.
"Yah ketika kembali kita akan bermain lagi Adik Don."kata Yang chen mengusap kepala bocah iti, Di adalah cucu dari Kakek Zhou mereka berdua sering bermain bersama.
"Don'er kau tidak usah khawatir Kak Chen pasti akan bermain lagi dengan mu tapi kau harus juga bermain dengan teman mu yang lain."kata Kakek Zhou.
"Heem.. Baiklah kakek."Zhou Don.
__ADS_1
"Baiklah kita berangkat, aku berangkat dulu sayang."kata Kakek Zhou kepada istrinya Zhou Qin.
"Hati hati sayang semoga masalah ini cepat selesai."Kata Zhou Qin.
Lalu Kakek Yang pun sama berpamitan kepada istrinya, akan tinggal di istana Zhou dengan Zhou Qin.
"Baiklah Kami Berangkat."kata Kakek Zhou melambaikan tangan kepada keluarganya.
Dalam perjalanan mereka tidak terhambat sama sekali walaupun ada sekumpulan beast tingkat lima langsung dibereskan oleh para jendral dari Kaisar Yang dan Kaisar Zhou mereka semua sudah berteman ketika bertemu di Kekaisaran Zhou.
Setelah beberapa jam akhirnya mereka sampai di gerbang Benua Tengah yang megah dan kua seperti gerbang Kekaisaran Yang dapat menahan kekuatan tingkat saint.
"Selamat Datang Kaisar Zhou dan Kaisar Yang di Benua Tengah mari aku antar menuji Istana Tang."kata Jendral Kekaisaran Tang berada di tingkat Pertapa Tinggi.
"Terimakasih Jendral, Baiklah kita langsung berangkat saja ke Istana Tang."Kakek Zhou.
ketika mereka memasuki Ibukota Tang mereka disuguhkan dengan pemandangan indah dan damai, bangunan bangunan yang terlihat megah apalagi Istana Tang yang terlihat paling megah dari yang lainnya.
"Kaisar Zhou dan Kaisar Yang telah datang."teriak Prajurit Tang melihat kelompok Kaisar Zhou dan Kaisar Yang telah datang lalu menuntun mereka menuju dalam istana.
"Selamat datang di istanaku Saudara Zhou dan Saudara Yang."kata Kaisar Tang seperti biasa menyambut hangat saudara nya.
"Terimakasih saudara Tang, dan aku perkenalkan Cucu angkat kami Yang Chen."kata Kakek Zhou memperkenalkan cucunya.
"Salam Yang Mulia Kaisar Tang, Saya Yang chen Cucu angkat Kakek Zhou dan Kakek Yang."kata Yang chen membungkuk hormat.
"Hahaha tidak usah terlalu formal panggil saja aku Paman Tang karna kau adalah cucu dari kedua saudaraku maka kau adalah keponakan ku hahaha."kata Kaisar Tang tertawa dan kagum melihat kesopanan Yang chen.
__ADS_1
"Baik Paman Tang."Kata Yang chen santai tanpa gugup.
Kaisar Tang melihat keponakan nya dengan santai tanpa gugup terkejut biasanya keponakan dia yang lainnya pasti akan gugup ketika memanggil dirinya dengan sebutan Paman Tang tapi berbeda dengan Yang chen dia terlihat santai.
"Ekhem... Baiklah silahkan duduk terlebih dahulu dan kita akan membahas masalah itu setelah makan makan terlebih dahulu agar tenang.
Lalu mereka mulai makan dan mengobrol tentang masalah sebelum mengobrol Kaisar Yang menyuruh semua bawahan dan pelayannya untuk pergi karna ini adalah masalah yang sangat penting takut terjadi yang tidak tidak jika yang lainnya tau.
Kakek Zhou mulai menjelaskan semuanya seperti biasa awalnya Kaisar Yang tidak percaya bahwa keponakannya atau Yang chen menghancurkan Organisasi Malam, tapi Yang chen meminta Kaisar Yang menutupi area sekitar mereka Yang chen langsung melepaskan kan aura tingkatnya yang membuat Kaisar Tang tertekan hampir terjatuh dan terkejut terkagum melihat kekuatan keponakannya yang lebih tinggi darinya mungkin leluhur mereka bertiga pun akan kalah jika dibandingksn aura Yang chen yang belum dikeluarkan seluruhnya.
Lalu Yang chen juga menjelaskan tentang masalah di pasar Kekaisaran Zhou yang membuat Kaisar Tanf terkejut.
"Klan Darah ya.. aku pernah mendengar nya tapi aku lupa, nanti aku akan mencari di perpustakaan Tang."kata Kaisar Tang.
Setelah membahas masalah itu akhirnya mereka setuju akan mencari Organisasi Malam dan Klan Darah untuk mengenali Organisasi Malam adalah dengan giok jiwa yang dia bawa kemana mana dan untuk Klan Darah hanya Yang chen saja yang mengenali karna Qi iblis mereka sangat pintar menyembunyikan nya tapi jika berhadapan dengan Yang chen itu percuma saja kecuali sosok yang di toko Yang chen tidak merasakan apapun dari sosok misterius tersebut.
Didalam kamar tamu.
Yang chen sedang tidur sambil memikirkan tentang sosok misterius tersebut dia mengatakan bahwa aura dirinya seperti dia.
"Akhhh sialan apa yang dimaksud dengan aura ku mirip dengan dia, sosok tersebut sangat kuat mungkin dia berada di atas tingkat saint, tapi bagaimana dia menuju Alam Rendah dengan mudah apa dia memiliki teknik perpindahan dalam sekejap dengan jarak jauh itu sangat tidak mungkin."kata Yang chen kebingungan dengan sosok misterius.
Sosok tersebut menyerupai pria tua, karna terlalu malas memikirkan nya akhirnya Yang chen tertidur pulas.
...****************...
Jangan Lupa Like Biar Author Semangat Up Nya.
__ADS_1