Legenda Putri Langit

Legenda Putri Langit
Ch. 3 : Hari Pertama Latihan


__ADS_3

“Kalau begitu, ayo kita mulai latihannya!" ajak Feng Li.


Xiao Lian mengangguk kemudian dia bergegas mengikuti Feng Li. Tetapi, tiba-tiba, Wang Xuemin menahan tangan Xiao Lian.


“Apa maksudnya latihan?" tanya Wang Xuemin.


“Maaf aku merahasiakannya darimu. Aku adalah seorang Putri Langit. Aku diutus oleh Dewa Langit untuk mengalahkan Jia Li dan mengembalikan kedamaian dunia," jelas Xiao Lian.


“Putri Langit?!" tanya Wang Xuemin terkejut.


Xiao Lian mengangguk, mengiyakan pertanyaan Wang Xuemin. Mendadak, Wang Xuemin terdiam.


“Wang, apakah kau baik-baik saja?" tanya Xiao Lian.


“Apakah ini mimpi?" tanya Wang Xuemin.


“A... Apa maksudmu?" tanya Wang Xuemin tidak mengerti.


“Aku bertatapan langsung dengan seorang Putri Langit. Apakah ini semua mimpi?" tanya Wang Xuemin lagi.


Xiao Lian menatap Wang Xuemin dengan tatapan bingung.


“AKU BERTEMU DENGAN SEORANG PUTRI SUCI UTUSAN DEWA, APAKAH INI SEMUA MIMPI?!" Wang Xuemin melompat kegirangan.

__ADS_1


Xiao Lian menatap Wang Xuemin sembari tersenyum tipis.


“Nona Lian, ayo silakan masuk!" Feng Li mempersilakan Xiao Lian untuk masuk ke dalam tempat latihannya.


“Aku ikut lah," Wang Xuemin juga ikut masuk ke dalam tempat latihan.


Saat masuk, Xiao Lian kagum. Di sana, terlihat banyak lukisan para kaisar legenda Tongkok. Di sana terdapat lukisan Gong Chen yang adalah Kaisar yang terkenal akan ketampanan dan kebijaksanaanya dalam menyelesaikan masalah.


“Wuisshhh... Lukisan pria ini tidak buruk juga," puji Wang Xuemin.


“Hei jangan sentuh apapun!" perintah Garu sambil menggigit kaki Wang Xuemin.


“Argghhh!!" Wang Xuemin berteriak.


“Lepaskan, dasar hewan sialan!" Wang Xuemin menggoyangkan kakinya berulang kali, berharap Garu bisa melepaskan gigitannya.


“Ok, kita mulai latihannya," ucap Feng Li.


”Baik Guru," Xiao Lian menyimak penjelasan dari Feng Li.


“Ssttt... Kita tidak boleh mengganggunya!" perintah Garu.


“Iya iya, aku diam," Wang Xuemin menuruti permintaan Garu.

__ADS_1


Akhirnya, mereka berdua duduk dan melihat Xiao Lian yang sedang berlatih.


“Baiklah, yang pertama, kita akan berlatih kekuatan. Nona Lian, mulailah menyerangku!" suruh Feng Li.


Xiao Lian menuruti permintaan Feng Li, dia mulai menyerang. Berbagai pukulan dan tendangan telah diluncurkan oleh Xiao Lian. Namun, sayangnya Feng Li selalu bisa menahan serangannya.


“Huft... Huft...." Xiao Lian kelelahan.


“Arah pukulan dan tendanganmu sudah cukup baik. Ok, sekarang aku yang akan menmberikan sebuah pukulan untukmu. Kau tidak boleh menghindar, melainkan tetap bertahan!" perintah Feng Li.


Xiao Lian memasang kuda-kuda untuk bertahan. Sementara itu, Feng Li mengumpulkan kekuatannya dan memusatkannnya di tangan kanan.


Feng Li bergerak secepat kilat, dan melepaskan sebuah pukulan yang keras kepada Xiao Lian. Alhasil, Xiao Lian terpental ke belakang dan menabrak pohon.


“Awww...." Xiao Lian merintih kesakitan sambil memegangi bahunya.


Feng Li, Wang Xuemin, dan Garu datang menghampiri Xiao Lian.


“Aku rasa, latihan hari ini, cukup sampai di sini saja. Kita lanjutkan besok pagi, ok?" tanya Feng Li sambil mengulurkan tangannya kepada Xiao Lian.


“Baik Guru," Xiao Lian menjabat tangan Feng Li dan berdiri.


“Lagipula, kamu juga belum makan sedari tadi. Tadi, makananmu belum habis," ucap Wang Xuemin.

__ADS_1


“Benarkah? Kalau begitu makanlah dulu! aku sudah membuat sup," ujar Feng Li.


Xiao Lian menganggukan kepalanya. Xiao Lian, Wang Xuemin, Feng Li, dan Garu memutuskan untuk makan sup bersama.


__ADS_2