Legenda Ratu Naga

Legenda Ratu Naga
ch . 5 - perjalanan menuju kerajaan gongyang 2.


__ADS_3

karena mengenal dua orang tersebut, Leeteuk,xhi hoa dan para prajurit memberi hormat kepada jendral Liu fang dan adiknya tersebut.


"apa yang terjadi di sini..??dan mereka semua tahanan orang orang yang sudah mati ini...??"


"iya jendral..."


melihat tahanan tersebut jendral Liu fang langsung mengira bahwa mereka adalah rakyat yang desanya terbakar tadi pagi, karena bentuk muka mereka dan ciri-ciri anak- anak perempuan mereka yang di sebutkan tadi.


fakta yang kuat lagi mayat-mayat yang memakai pita merah di kepala mereka.


dan memastikan apakah mereka bisa pulang ke desa mereka tanpa rasa takut lagi.


"tuan jangan merisaukan kami,kami bisa pulang sendiri tuan..."salah seorang menjawab.


"kami mengucapkan terima kasih banyak telah membebaskan kami..."seorangnya lagi menjawab.


jendral Liu fang langsung menceritakan kedatangannya di desa mereka tersebut dan peristiwa pemadaman api yang membakar desa mereka itu.

__ADS_1


"dan lebih baik kalian menghubungkan diri di kerajaan gongyang atau kerajaan Yeonguok, karena desa kalian berada di antara perbatasan dua kerajaan tersebut."


"apa pajak di kerajaan terlalu besar untuk di keluarkan, hingga kalian tidak mau berada di bawah kendali kerajaan...??"


"tidak tuan,.."salah seorang menjawab.


"setelah ini cobalah bicara dengan orang tua kalian dan warga di desa kalian tentang usulan ku itu...."


"baik tuan..."


di waktu kakaknya mengobrol dengan para tahanan tersebut, Liu Zhang lebih memilih duduk sedikit menjauh dari mereka semua, karena kakinya dari tadi sudah lelah berlari mengejar perampok atau kelompok orang yang memakai pita merah di kepalanya tersebut yang membawa sebagian warga tuk di jadikan tahanannya.


setelah itu mereka semua mengucapkan terima kasih lagi karena telah banyak menolong mereka.


setelah selesai, pendekar Leeteuk dan pendekar xhi hoa dan yang lainnya balik menuju tandunya pangeran goryeo dan para pengawal yang di tinggalkannya tadi.


sambil menunduk dan memberi hormat,"maaf pangeran lama menunggu kami.."

__ADS_1


"yah aku memang sudah lama menunggu kalian, kenapa lama sekali...??"goryeo sedikit kesal, bahkan tadi sempat berniat untuk menyusul para pendekar dan prajuritnya untuk ikut bertarung, tapi di halangi pengawalnya dan di beri sedikit nasehat agar lebih sabar lagi menunggu.


"maaf pangeran, di sana kami bertemu jendral Liu fang dan ahli jurus Liu Zhang pangeran..."sambil menoleh ke belakang yang dari tadi jendral Liu fang dan adiknya Liu Zhang sang ahli jurus itu sudah berada di belakang Leeteuk.


sambil melirik dan sedikit kaget,"kenapa tuan fang ada di sini...??


menunduk memberi hormat," maaf pangeran, kami di perintahkan untuk menyusul dan menjemput pangeran karena Baginda raja sangat kwuatir dengan keselamatan pangeran di perjalanan pangeran."


"oohhh.."sedikit mengangguk.


"jangan mengawatirkan ku, siapa yang berani melukai ku..??kau tidak lihat kekuatan ku..?? siapa yang berani melawan ku....??ah'....ah'....ah'...!!!"sambil mendongak, memperlihatkan salah satu ciri khas seorang pangeran.


"Baginda raja hanya kwartir pangeran.."sambil menunduk.


"baiklah, tunggu apalagi...?? lanjutkan perjalanan, sebelum aku melampiaskan kekesalan ku ke kalian, hatiku sedang tidak baik saat ini..."


"baik pangeran.."

__ADS_1


tidak menunggu lama lagi, rombongan pangeran sudah mulai bergerak meninggalkan tempat tersebut.


di pertengahan malam tidak jauh dari rombongan pangeran, sudah nampak di depan mereka berdiri sebuah istana yang megah dan menyilaukan mata saat melihatnya....


__ADS_2