
di kerajaan Yeonguok,di eguok putri Youn huna sedang berlatih pedang sendirian, pikirannya fokus pada tekanan energi yi pada pedang tersebut, sedikit demi sedikit putri Yeon huna mengalirkan energi yi ke pedang tersebut, melihat pedangnya masih mampu menopang energi yi yang dia alirkan dari dalam tubuhnya, dan mengayunkan pedang tersebut dengan teknik berbeda-beda.
kali ini dia merasa pedang tersebut lebih bagus dari pedang sebelumnya yang telah banyak hancur di tangannya sendiri, karena tidak sanggup menopang energi yi yang dia alirkan Tersebut.
sebagian pedang yang dia gunakan hancur berkeping keping seperti serpihan kaca yang pecah, sebagiannya lagi patah dan retak tak berbentuk.
beberapa gerakan sudah di lancarkannya, dengan bentuk tubuhnya yang ideal, dan umurnya yang masih 20 tahun, sudah bisa di katakan mampu memimpin sebuah peperangan, tentu saja dengan kekuatan besar yang ada dalam dirinya, dan juga kekebalan tubuhnya yang tidak biasa.
Yeon huna tidak bisa di lukai dengan apapun, karena dirinya terdapat roh eyangnya yang sudah 13 tahun meninggal.
kekuatan yang dia miliki sekarang, juga dari eyangnya tersebut yang telah di turunkan waktu kecil dulu, waktu umur 5 tahun putri Yeon huna sudah menopang kekuatan tersebut.
sebelum Youn huna lahir, eyang Hang kesulitan untuk mencari tubuh yang bisa menerima energi yi yang ada di dalam tubuhnya itu
__ADS_1
sebelumnya eyang Hang sudah melihat kondisi tubuh anaknya dan sekarang tubuh cucunya yang juga tidak memiliki tubuh khusus seperti tubuhnya.
selang berapa tahun, terdengarlah sebuah kabar, cucunya yang menjadi raja sekarang mengabarkan, salah satu selirnya akan melahirkan seorang bayi, setelah lahir bayi tersebut di beri nama Yeon huna.
mendengar kabar tersebut eyang Hang tidak yakin tubuh bayi tersebut akan lahir sama dengan tubuhnya, sampai terdengar kabar bayi tersebut mematahkan jari dayang yang mengasuhnya.
eyang Hang kaget dan juga sedikit senang, karena mulai menemukan tanda-tanda tubuh khusus yang selama ini di carinya.
beberapa tahun Yeon huna mulai tumbuh besar hingga berumur 5 tahun, karena eyang Hang mulai merasa tubuhnya pesakitan dan umurnya yang sudah tidak muda lagi, eyang Hang mulai mencoba menyalurkan energi yi ke dalam tubuh Yeon huna, tanpa di duganya tubuh Yeon huna menerima dengan Bagus energi yi tersebut, hingga sepenuhnya energi yi tersebut terserap.
setelah itu eyang Hang mulai mengajari cara mengeluarkan dan menggunakan energi yi
tersebut, karena masih kecil Yeon huna kesulitan menggunakan energi yi tersebut hingga sering kali menghancurkan benda benda yang berada di dekat latihannya dan sering kali menumbangkan pohon yang ada di depannya.
__ADS_1
hingga Yeon huna beranjak dewasa, Yeon huna masih takut takut untuk menggunakan energi yi tersebut.
apa bila Yeon huna berlatih dengan seseorang, Yeon huna lebih memilih di serang oleh lawannya dari pada menyerang, karena
dia yakin dengan kekebalan tubuhnya tidak akan melukainya, karena Yeon huna tidak mau mengambil resiko, karena itulah dia selalu latihan sendirian.
bila dibandingkan kekebalan tubuhnya bisa sekeras sisik naga apabila terkena pantulan benda keras.
tak lama berlatih, konsentrasinya buyar dan kaget dengan kedatangan raja yeunguok yang langsung menangkis pedangnya, tanpa sadar Yeon huna mengeluarkan sedikit energi yi yang membuat raja yeunguok sedikit mundur kebelakang.
"auuggh...!!"
"maaf appa..."kaget.
__ADS_1