
Seringai tajam terlihat mengerikan, darah disekitarnya berhamburan seperti air yang tak berarti, Tumpukan mayat membentuk bukit kecil diruangan gelap itu.
Disamping itu berdiri seorang pemuda yang sedang menghisap rokoknya sembari memandang tumpukan mayat mayat ini.
"Semut-semut bodoh ini sangat menjengkelkan, Bajuku jadi kotor karena mereka." Ucap seorang pemuda berseragam Sekolah putih itu, sembari menghembuskan asap putih rokok yang ia hisap.
Lin Hao, seorang murid SMA Guangzou. Berumur 18 tahun dengan tinggi 180 cm dengan wajah yang cukup tampan.
Hari ini Lin Hao berencana untuk berangkat sekolah, tapi kelompok gangster yang katanya penguasa daerah jalan yang dilewati oleh Lin Hao memalak dirinya, tapi Lin Hao tentu saja menolaknya, sehingga pada akhirnya terjadilah perkelahian antara mereka, tapi tak disangka kelompok gangster itu membawa banyak rekanya, sehingga Lin Hao memancingnya kedalam gedung kosong dan membuat perhitungan kepada mereka.
Lin Hao awalnya hanya ingin membuat mereka kapok, tetapi karena mereka menghina ibunya dan membuat Lin Hao sangat marah sehingga pada akhirnya Lin Hao membunuh mereka tanpa belas kasihan.
"Dari pada menimbulkan penyakit aku membakar mereka saja." Lin Hao menjentikan Putung rokoknya dan kemudian mengangkat jarinya.
Seketika api diputung rokok itu membesar dan membakar gangster itu hingga habis.
Lin Hao, dia adalah seorang terpilih, dengan kekuatan supranatural yang tinggi, dia sudah memiliki kekuatan yang demikian besar sejak Lin Hao dilahirkan kedunia ini.
Tapi kelainan dari Lin Hao adalah kebiasaanya yang beringas dan kejam, bahkan tidak segan membunuh siapapun, kecuali keluarganya, dia sangat menyayangi keluarganya. jika ada yang menyinggung keluarganya Lin Hao pasti akan memburunya.
Sudah banyak orang yang mati ditangan Lin Hao dan alasan utama mereka karena mereka menyinggung ibu atau ayahnya.
__ADS_1
Walaupun dunia ini adalah dunia hukum, dia sama sekali tidak takut, Bagaimanapun di tubuhnya sudah tertanam sifat alami seperti itu.
Di sekolah Lin Hao memiliki kepribadian yang tenang, menyendiri dan misterius, sehingga dia tidak memiliki banyak teman.
Setelah membakar orang orang itu menjadi abu dan menghilangkan semua barang bukti Lin Hao kembali kesepeda gunungnya yang selalu ia pakai untuk bersekolah.
Bajunya sudah bersih dari darah, karena dia telah menggunakan kemampuan supranaturalnya untuk membersihkannya.
Dengan santai Lin Hao mulai mengayuh sepedanya menuju sekolah.
Singkatnya perjalanan Lin Hao kesekolah berjalan lancar, tapi didepan gerbang dia dihukum oleh guru pengawas karena telah terlambat dan dihukum untuk push up 100 kali.
Selesai melaksanakan hukuman Lin Hao memasuki kelasnya. Lin Hao berada di kelas 12 Guangzhou, jurusan Geologi.
Guru ini memang cantik dan seksi, namanya Alice dan siswa disekolah ini menyebut dia sebagai iblis cantik.
Banyak siswa dan guru laki laki yang menyukai guru Alice, tapi mereka takut dengan guru ini karena wataknya yang kejam dan tidak segan menyiksa muridnya Jika muridnya tidak disiplin.
Lin Hao masih tenang, dan menatap balik Alice yang sedang menatapnya dengan tajam.
"Lin Hao.. dari mana saja kau baru datang Ha.." Kata Alice dengan nada tinggi.
__ADS_1
"Rumah." Jawab Lin Hao singkat tanpa ekspresi.
"Apakah kau tidak melihat saat ini jam berapa?." Alice meninggikan suaranya.
"Lihat, sekarang jam 8." Jawab Lin Hao masih tanpa ekspresi.
" Kau..!! Huh Baiklah sebagai hukuman karena terlambat datang nanti pulang sekolah temui aku diruang olahraga, dan sekarang duduklah." Ujar Alice mengalihkan pandanganya dan mulai mengajar kembali.
Semua murid disana tahu apa yang akan dilakukan guru Alice pada Lin Hao, karena bagaimanapun hal ini sudah sering terjadi.
Diruang olahraga Lin Hao pasti akan dihajar habis habisan oleh Alice, karena kasus sebelumnya juga sama tapi bukan Lin Hao melainkan guru baru yang mesum kepada Alice dan pada akhirnya besoknya guru itu mengundurkan diri dari sekolah itu dengan tubuh yang babak belur.
Tentu semua orang tahu pasti itu adalah perbuatan dari Alice siguru cantik, tapi tidak ada yang berani mentolerirnya karena dibelakang guru Alice itu berdiri sebuah keluarga besar yang sangat kuat.
"Bro, aku sangat kasihan padamu, semoga besok kau tidak babak belur dan keluar dari sekolah ini." Teman sebangku Lin Hao memperingatinya.
"Kau tak perlu mengasihani ku, guru itu benar benar tidak akan bisa menyentuhku." Jawab Lin Hao santai sembari mengeluarkan buku pelajaran Geologinya.
Singkatnya pelajaran telah berakhir, dan waktu istirahat telah tiba.
Semua teman Lin Hao menuju kantin atau membuka bekal yang mereka bawa dari rumah, Sementara itu Lin Hao malah memejamkan matanya, tapi dia tidak tidur melainkan berlatih.
__ADS_1
BERSAMBUNGG...