LIN HAO: BLACK DRAGON

LIN HAO: BLACK DRAGON
CH 6 . ZHOU MIA


__ADS_3

Malam pun tiba. Lin Hao sudah siap untuk pergi ke pesta ayahnya, dia memakai setelan baju putih dan memakai hodie hitam dan celana jeans hitam.


"Nak.. apakah kau sudah siap?." Tanya ayah Lin Hao, Lin Feng.


"Sudah ayah." Lin Hao menjawab sembari turun dari tangga lantai atas.


Ibu Lin Hao Ruo Rong melihat penampilan Lin Hao, dia mengernyitkan alisnya.


"Nak, kembali kekamarmu ibu akan mendadanimu." Ujar Ruo Rong.


Lin Hao diatas tangga seketika berhenti melangkah, dia kemudian menatap ayahnya dengan memohon.


"Sayang, tidak apa, biarkan saja Hao'er memakai pakaian seperti itu, lagipula jika kamu mendandaninya lagi, pasti pestanya sudah selesai." Ujar Lin Feng mencoba menyelamatkan Lin Hao.


"Em.. benar ibu, apa yang dikatakan ayah." Lin Hao tersenyum dengan jantung berdetak lebih cepat.


"Baiklah, kalau begitu hati-hati dan jangan lupa bawakan pacar untuk menemani ibu." Kata Ruo Rong mengusap kepala Lin Hao.


Mendengar itu Lin Hao hanya mengangguk. Untung saja ibunya tidak keras kepala untuk mendandaninya, jika tidak maka ini akan berakhir.


Bukanya dandanan Ruo Rong jelek, tapi tak pantas untuknya, karena Lin Hao adalah Laki-laki sedangkan Ruo Rong jika mendandani Lin Hao, seperti mendandani seorang wanita.


Didalam mobil Lin Hao duduk dibelakang bersama ayahnya sedangkan sang sopir didepan. Keluarga Lin adalah keluarga besar di kota Guangzhao, perusahaan keluarga Lin memiliki Banyak cabang dinegara B, dan bahkan diluar negara juga ada beberapa.


Tapi walaupun keluarga Lin Sangat kaya, mereka selalu rendah hati dan tidak memamerkan kekayaan mereka didepan umum.

__ADS_1


Untuk keluarga Lin Hao termasuk anggota pusat dari keluarga Lin, dan ayahnya memegang beberapa perusahaan yang berdiri dikota GuangZho.


Sudah lama Lin Hao diajak untuk belajar berbisnis oleh ayahnya, tapi Lin Hao selalu menolak, karena menurutnya berbisnis dan mengatur perusahaan adalah hal yang sangat merepotkan, sebagai orang yang tidak mau ambil pusing, Lin Hao tentu saja menolaknya.


Tak lama kemudian didepan Kaisar Hotel, mobil yang ditumpangi Lin Hao berhenti. Lin Hao dan ayahnya keluar dari mobilnya.


"Ayah, apakah pestanya akan lama?." Tanya Lin Hao.


"Mungkin 2 sampai 3 jam, pestanya akan selesai. Ada apa memangnya apakah kamu ada urusan?." Ucap ayah Lin Hao.


"Tidak ayah, cuma saja aku tidak terlalu suka keramaian." Jawab Lin Hao.


"Ya sudah ayah duga. Baiklah ayo kita masuk kedalam." Kata ayah Lin Hao mengajak Lin Hao.


Pada saat keduanya masuk, mereka disuguhkan interior hotel yang mewah, dan keramaian anggota pesta.


Lin Hao muak melihat ini, inilah yang tidak ia suka dalam pesta seperti ini. Banyak orang munafik yang terselubung demi mencari keuntungan semata atau hanya sekedar pamer.


Lin Feng di samping Lin Hao disambut oleh temanya, mereka saling berpelukan dan mengobrol, dan memperkenalkan Lin Hao dan juga anak perempuan dari teman ayahnya itu.


Anak perempuan dari teman ayahnya itu melirik Lin Hao dengan penuh minat, walaupun Lin Hao memakai setelan biasa tapi dia adalah pria tampan dengan aura maskulin.


Nama gadis itu adalah Mia, anak dari keluarga Zhou.


Untuk paras Mia ini tergolong sebagai kecantikan yang dapat menjatuhkan kota dan negara, atau bisa dibilang Mia adalah wanita yang sangat cantik, sejak keberadaan Mia atau Zhou Mia disini, menyebabkan mata dari semua pemuda tertuju padanya dengan tatapan penuh hasrat.

__ADS_1


"Halo..! Perkenalkan saya Mia, kamu bisa memanggil saya Mia." Mia tersenyum ramah kepada Lin Hao.


Entah kenapa ketika melihat Lin Hao, gadis itu begitu tertarik denganya. Mungkin karena tatapan Lin Hao yang biasa dan sama sekali tidak penuh hasrat seperti pemuda lainya.


"Lin Hao." Ujar Lin Hao dingin.


Zhou Mia tersenyum.


"Lin Hao jadi bagaimana jika kita jalan-jalan." Zhou Mia mengajak Lin Hao dan langsung menarik tangannya tanpa memberi aba-aba pada Lin Hao.


"Eh...." Lin Hao berucap singkat dan pasrah mengikuti wanita yang menarik dirinya.


"Hehe... Anak muda memang bersemangat." Ujar Lin Feng melihat Lin Hao dan Zhao Mia.


"Benar, sepertinya keduanya juga sangat cocok." Tambah Zhao Ming ayah Zhou Mia.


Zhou Mia membawa Lin Hao berkenalan dengan teman-temannya. Tentu karena Zhou Mia adalah orang kaya teman-temanya juga orang orang dikalangan berada.


Para pria disana terlihat memakai jaz dan juga perlengkapan glamor, seperti jam tangan Philips atau rolex lalu sepatu mahal dan hal lainya. Untuk para wanita seperti biasa mereka memakai pakaian yang sedikit terbuka dan berbagai aksesoris mahal.


"Hai, apakah aku terlambat." Ujar Zhou Mia kepada teman-temanya yang sedang mengobrol.


Mendengar suara Zhou Mia, mereka kemudian menoleh dan tersenyum kearahnya.


"Tidak, kamu tidak terlambat Mia." Kata salah seorang wanita yang merupakan sahabat karib Zhou Mia, Lu Zian.

__ADS_1


.......


BERSAMBUNGG...


__ADS_2