LIN HAO: BLACK DRAGON

LIN HAO: BLACK DRAGON
CH. 13- Bukit Long


__ADS_3

Bukit Long.


Lin Hao muncul, dia menatap bukit yang tidak terlalu besar itu. Lin Hao juga mendapati aura iblis yang begitu besar disana, selain itu ia juga merasakan nafas seseorang yang ada didalam sebuah goa, yang tepat berada di kaki bukit Long.


Lin Hao juga melihat bahwa ada formasi besar disana. Formasi ini adalah formasi tingkat tinggi, bahkan dengan kekuatanya sekarang ia tidak yakin bisa menghancurkanya.


Karena penasaran dengan formasi itu, Lin Hao mencoba untuk menghancurkanya. Ia melompat dan melangkah kedalam formasi.


Belum sempat ia menggunakan kekuatanya. Formasi itu aktif dan menembak Lin Hao dengan energi spiritual.


Lin Hao tidak menghindar, dia menggunakan barier pelindung pada dirinya, sehingga dirinya tetap aman tanpa luka.


"Jika kekuatanku masih berada diranah murni, aku yakin hanya dengan serangan seperti ini aku akan hancur menjadi abu." Gumam Lin Hao.


Tembakan kekuatan spiritual terus menghujani Lin Hao, tapi dirinya tetap aman didalam barier pelindung miliknya, dia terus berjalan menuju pusat formasi untuk menghentikan formasi pertama itu. Ngomong-ngomong formasi disini sangat banyak bukan cuma satu saja,Dengan deteksi Lin Hao dia bisa melihat ribuan formasi yang terpasang disetiap sudut bukit itu, dan yang menyerang Lin Hao itu baru satu formasi.


"Pantas saja para dewa tidak berani masuk untuk mengambil Dewi Mo Yin, jadi ini sebabnya" gumam Lin Hao saat melihat ribuan formasi.


Lin Hao yakin bahwa setiap formasi ini juga dapat membuat para dewa mati.


Tak mau terlalu lama, Lin Hao mencoba untuk berteleportasi. Tapi anehnya Medan didalam formasi itu meblokir gerakan, bahkan ruang juga tidak bisa dirobek.

__ADS_1


Lin Hao mengerahkan kekuatanya, dan akhirnya dia bisa merobek ruang. Lin Hao muncul di depan Goa itu, dan pada saat kemunculannya seseorang muncul didepanya.


Orang itu membawa sebuah pedang, dengan caping serta jubah hitam. Mungkin jika orang lain dia akan mengira itu adalah penjaga goa itu supaya tidak ada yang bisa masuk, tapi Lin Hao tahu jika orang itu bukan manusia ataupun makhluk dari ras lain melainkan sebuah boneka yang tergabung dalam jajaran formasi itu.


Kekuatan boneka itu berada diranah yang Lin Hao tidak ketahui, tapi jika berhadapan denganya saat ini, Lin Hao sangat yakin dapat mengalahkan boneka itu.


Boneka itu menggerakkan pedangnya, lalu berancang-ancang dan melesat kearah Lin Hao. Sementara itu Lin Hao masih tenang ditempatnya, dia mengangkat tangannya, dan Dinggg.....


Suara benturan pedang dengan jari Lin Hao terdengar keras. Aura keduanya sangat besar membuat tanah disekitarnya tercabik-cabik.


Tapi aura Lin Hao lebih besar, walaupun ini hanya sekitar 5 persen kekuatanya, tapi jika ia dihadapkan oleh seribu boneka seperti ini dia yakin bisa menang, walaupun memerlukan banyak usaha.


"Apakah ini kekuatan boneka ini. Kenapa sangat lemah." Batin Lin Hao.


"Apakah para dewa itu takut dengan boneka ini." Batin Lin Hao.


Wajar jika para dewa takut dengan boneka itu, karena kekuatan para dewa itu hanya diranah God, sedangkan boneka Pedang ini mungkin 3 tingkat lebih tinggi dari ranah God.


Boneka itu bersalto kebelakang, menyeimbangkan tubuhnya akibat benturan kekuatan itu.


Lin Hao masih diam tidak menyerang, dia menunggu boneka itu melepaskan serangan terkuatnya.

__ADS_1


Setelah menghadapi Lin Hao, boneka itu memiliki Insting bahwa Lin Hao sangat berbahaya, jadi Boneka itu melepaskan seluruh kekuatanya.


Boneka itu memejamkan matanya. Beberapa saat kemudian aura besar menyelimuti boneka itu. Tangan boneka itu terangkat keatas, pedang boneka itu diselimuti oleh aura ungu, serta diatas pedang itu terdapat sebuah siluet pedang yang sangat besar yang bahkan cukup untuk membelah daratan ini menjadi dua bagian.


Lin Hao yang terdiam menatap takjub kearah siluet pedang ungu itu, tapi dia juga waspada.


Lin Hao melepaskan seluruh kekuatanya. Wushh.... angin bertiup dengan kencang, udara menjadi sangat panas, bahkan tanah dibawahnya cair hanya karena aura Lin Hao itu.


Langit membentuk pusaran, dan petir petir menyambar kemana-mana. Tak hanya alam saja yang menjadi khawatir akan kekuatan Lin Hao, tapi aura spiritual juga. Itu bisa dilihat dari aura spiritual yang menjadi kacau, bahkan siluet pedang dari boneka itu yang sangat besar meredup, hal itu dikarenakan adanya kekacauan kekuatan spiritual yang membuat aura spiritual tidak bisa dikendalikan.


Melihat hal itu, Lin Hao kembali menarik kekuatanya.


"Lain kali, aku harus hati hati untuk melepaskan kekuatanku." Ujar Lin Hao yang kembali tenang.


Kemudian Lin Hao kembali melihat kearah boneka itu, dan terlihat bahwa boneka itu sudah tidak aktif lagi. itu terlihat duduk dengan kepala menghadap kebawah, auranya yang sangat besar tadi bahkan menghilang.


"Yah karena boneka itu tidak ada pemiliknya, maka aku akan menyimpannya." Ujar Lin Hao mengambil boneka itu dan memasukan kedalam kesadarannya.


Karena kekuatan Lin Hao sudah kembali sebanyak lima persen, jadi dia bisa mengakses alam kesadarannya sendiri dan memasukan barang apapun kedalamnya.


Setelah menghadapi boneka itu, Lin Hao dapat masuk kedalam goa dengan mudah.

__ADS_1


........


BERSAMBUNGGG....


__ADS_2