
"Lalu bagaimana dengan anda kenapa anda tidak membantu Dewi Mo Yin." Tanya Lin Hao.
"Bocah, aku tidak punya urusan untuk menghadapi para dewa rendahan itu, aku adalah naga hitam, dewa naga terkuat di alam semesta, dan dewa yang memperebutkan kecantikan, Cih ,dewa bodoh seperti mereka hanya pantas menjadi budak tidak penting, bahkan mereka tidak pantas untuk menjadi prajurit ku yang paling rendah." Naga hitam berkata dengan sombong.
"Hmmm... Tapi kenapa aku pernah membaca disebuah buku bila naga hitam adalah naga yang suka menebar benih cinta disetiap wanita yang dia temui." Ujar Lin Hao, meragukan buku yang dia baca setelah mendengar perkataan naga hitam.
"Ehem... Itu tidak benar, bagaimana bisa naga agung sepertiku melakukan hal seperti itu." Ucap Naga Hitam yang terlihat aneh.
"Sialan, siapa yang mencatat sejarah seperti itu, bagaimana bisa dia tahu jika aku memang melakukan itu." Batin Naga Hitam dengan kesal.
"OH ya, ngomong-ngomong siapa yang merantaimu didalam dunia jiwaku." Tanya Lin Hao.
"Ya, dimasa depan kau akan tahu. tuan" ujar naga hitam, sembari mengecilkan suaranya saat ia berkata tuan.
"Bocah, baiklah sekarang cepat ambil buah spiritual naga hitam supaya kau dapat mengendalikan kekuatanmu." Ujar Naga hitam.
Lin Hao mengangguk, kemudian dia menjadi seberkas cahaya dan menghilang dari alam batinya.
Lin Hao membuka matanya, dan menatap pohon yang ia gunakan sebagai sandaran untuk kultivasi.
"Dimana buah yang dimaksud oleh naga hitam itu.?." Ujar Lin Hao bingung.
Karena tak menemukanya, Lin Hao memindai dengan kesadaran spiritualnya.
Beberapa saat kemudian Lin Hao kembali membuka matanya sambil mengerutkan keningnya.
"Pantas, aku tidak melihatnya, ternyata buah spiritual naga hitam tumbuh di akar pohon ini?." Gumam Lin Hao setelah memindai sekitar pohon itu dengan kekuatan spiritualnya.
__ADS_1
Lin Hao melompat dari dahan pohon, menatap tanah kering dibawahnya sesaat dan kemudian tangannya mengepal. Lapisan kekuatan spiritual membungkus tangan kananya yang mengepal, sesaat kemudian Lin Hao meninju tanah dibawah.
Wush.....
Banggh......
Suara benturan antara tanang dan pukulan Lin Hao menggema. Tapi anehnya tanah itu tidak hancur dan masih tetap sama seperti sebelumnya.
"Ini! Bagaimana bisa." Lin Hao bingung. Walaupun dia belum mengerahkan seluruh kekuatanya tapi tinju itu cukup untuk membuat sumur sepanjang 10 meter, tapi anehnya tanah itu sama sekali tidak hancur, bahkan bekas pukulan Lin Haopun tidak ada.
Lin Hao masih belum menyerah. Kali ini dia melepaskan kekuatanya sebanyak 50 persen, dan kembali meninju tanah yang ada dibawahnya, tetapi alhasil itu tetap sama.
"Tanah ini aneh, mungkin buah spiritual naga hitam yang membuat tanah ini menjadi seperti ini." Gumam Lin Hao menatap tanah dibawahnya.
"Bahkan mungkin jika aku menggunakan 100 persen kekuatanku, aku tetap tidak bisa menghancurkan tanah ini, satu-satunya cara adalah untuk melepas segel naga hitam."Tambah Lin Hao.
Lin Hao menggunakan kekuatan spiritualnya dan mengalirkanya ketato itu. Karena segel itu sudah lama dan akan memudar maka Lin Hao dapat dengan mudah menghancurkanya.
Ketika segel itu hancur, awan dilangit yang tadinya gelap, menjadi lebih gelap lagi, angin yang hening menjadi badai besar.
Kilat mulai bermunculan, menandakan bahwa kejadian besar akan terjadi. Sementara itu untuk Lin Hao dia memejamkan matanya, ia tenggelam didalam alam kesadarannya. Tapi anehnya disana bukan tempat yang gelap dan gelap, melainkan adalah daratan tandus dengan banyak orang yang sedang berperang.
Terutama adalah seorang pemuda yang terlihat seperti berumur 25 tahun yang sangat mirip denganya. Pemuda itu memegang sebuah pedang dengan bilah setipis sayap jangkrik dengan noda darah dipedang itu.
Pemuda itu menggunakan penutup mata berwarna putih dan dibelakangnya juga terdapat banyak binatang iblis yang menemaninya dan salah satunya adalah naga hitam.
Lin Hao mengerutkan keningnya, dia bingung dengan hal didepanya.
__ADS_1
Lin Hao melihat itu ingin mendekat kearah pemuda yang mirip denganya, tapi ada sebuah dinding besar didepanya yang menghentikanya.
Hal itu terjadi sekejap dan kemudian Lin Hao sadar kembali. Tetapi kekuatan yang ada ditubuhnya benar-benar sangat besar hingga meluap luap.
"Inikah kekuatanku yang sesungguhnya." Gumam Lin Hao pada dirinya sendiri.
"Bukan, ini hanyalah 5 persen dari kekuatanmu sebenarnya." Ujar sebuah suara dikepalanya yang tak lain adalah suara naga hitam sendiri.
"Apa!! Bagaimana kau bisa tahu jika ini hanya 5 persen saja." Lin Hao terkejut sekaligus syok.
"Itu...! Kau akan tahu dimasa depan." Naga Hitam berbicara misterius.
"Hah.." Lin Hao mendesah pelan, karena sepertinya naga hitam tahu semua tentang dirinya tapi dia dengan sengaja merahasiakanya.
"Naga hitam, sebenarnya siapa namamu dan kenapa kamu ada ditubuhku, dan apakah kau tahu tentang mimpiku barusan." Lin Hao menembak dengan banyak pertanyaan.
Tapi tidak ada respon yang diberikan oleh naga hitam.
"Belum saatnya untuk anda tahu tentang itu tuan." Gumam naga hitam didalam alam kesadaran Lin Hao.
..............
Like, supaya novel ini tetap jalan setiap hari.
Maaf jika setiap chapternya pendek, author memang hanya bisa menulis 700 sampai 800 kata, kalau seribu kata author gampang males.
Bersambunggg.......
__ADS_1