
Masih bagian dalam Flasback!
Nisa berjalan menuju tasya yang terduduk
"Kaki lo kenapa?kok kayak gini" Ucap nisa
memegang kaki tasya
"Shhhh auu sakit hikks,,nis" Tangisan nya tak dapat di sembunyikan lagi bayangkan saja dari jendela yang lumayan tinggi
ditambah dia Mendorong dirinya sendiri ke depan untuk loncat dari jendela
"Ehhh kok nangis?Kenapa lo bisa ada disini?di deket gudang" Curiga nisa
Tasya menunduk ia tak tau mau bilang apa
sementara bagas dia masih bergelut dalam fikiran nya mengapa perasaanya sakit ketika melihat perempuan di depanya tadi menangis perasaan aneh yang menjalar di tubuh nya
''Jangan bilang!?"Ucap nisa tergantung
Tasya hanya mengangguk lemah ia tak mau sahabat nya marah,,bisa bisa sekolah hancur di buat nya
"Sshhh auu" Rintih Tasya ketika kakinya seperti berdenyut menahan sakit
nisa mengarahkan mata nya menemui sosok bagas
"Kak bagas?" ucap nisa hati hati
"Hmmm" Dibalas deheman dingin dari bagas
"Lahh tadi waktu nanya sama aku biasa aja malah lembut?" Tanya tasya dalam hati melihat sifat baru yang di keluar kan bagas
"Ehh buset ini orang dingin banget sih! gw kan udah tanya hati hati" Kesal nisa dalam hati
"Ehh kenapa gw kayak gini? bisa bisanya sama cewek itu tadi gw lembut kenapa sama cewek lain dingin?" Heran bagas dalam hatinya
"Ehh udah yuk tas kita ke uks dulu" Ajak nisa
"Ngakk shhh kuat" Ucap tasya sambil meringis kesakitan
"Saya bantu" Ucap bagas tiba tiba
bagas langsung menggendong tasya ala bridal styel
membuat Tasya kaget dan nisa melongo
"Cepat tunjukan dimana Uks nya" Ucap bagas lagi
"E-ehh iya di sebelah sana''Jawab nisa yang baru sadar dari lamunan nya
bagas berjalan sambil menggendong tasya menuju ke uks yang diikuti oleh nisa di belakang nya
tasya mengantungkan tangan nya di leher bagas entah dari keberanian apa dia bisa melakukan itu
banyak sepesang mata yang melihat nya karena dia melewati koridor kelas
mungkin Jonathan habis lewat situ jadi banyak yang mengikutinya sampai melihat bagas dan tasya dan nisa berjalan
__ADS_1
koridor uks dan kantor/ruangan guru tidak berjauhan
"Hmm,, k-kak" ucap tasya pelan
bagas beralih menatap nya mata mereka kembali bertemu tapi tasya memalingkan matanya
"A-aku sampai sini aja" Ucap tasya pelan
"Kenapa" Tanya bagas datar
"A-aku I-izin pulang aja" Ucap tasya
"Nis " Panggil Tasya
"Apa sya?" Jawab nisa
"Anterin aku pulang ya kaki ku sakit ngak bisa di gerakin lagi pula nanti kalo pulang sekolah aku kan jalan takut ngak kuat tolong ya" Ucap tasya pada nisa
"Ya udah ayo gw antar pulang gw juga sekalian izin deh" Ucap nisa
"Ehh jangan kamu izin nya buat anterin aku pulang aja kamu harus balik ke sekolah" Ucap tasya
"Enggak udah gak apa apa" Tegas nisa
Bagas menurunkan gendongan nya pelan pelan nisa mengambil alih untuk memapah tasya
"K-kak M-makasih ya " Ucap tasya tulus
Flasback Off
"Kurang ajar" Ucap Jonathan marah
"Oh ya lisa siapa dad?" Tanya Tasya karena sedari tadi mereka memanggil Tasya dengan sebutan lisa
"Lisa adalah nama kamu nama asli kamu adalah Lisa Anastasya Wijaya"
"Benarkah jadi namaku itu aku senang karena tasya juga memang termaksud dari nama ku" Ucap tasya girang
Bagas yang melihat nya Mencubit pipi chuby milik tasya membuat sang empu nya meringis
"Nanti pasti banyak yang memanggil kamu lisa jadi jangan heran ya" Ucap Jonathan yang di angguki oleh tasya
"Gerry percepat mobil ke bandara" Perintah Jonathan
"Siap pak"
••••
Saat ini Lisa sedang berada di bandara dia akan terbang menuju jakarta ibu kota dari Negara ini Indonesia
Note: Nama tasya author ganti karena tasya itu ada di dalam lingkungan lama
dan Lisa akan menjadi nama yang sering di panggil untuk tasya di episode ke depan
Tidak perlu khawatir karena tasya juga masih ada dalam Bagian nama lisa😊
"Sayang kamu kenapa?" Tanya bagas
__ADS_1
"Tidak bang aku ngak apa apa" Ucap lisa
"Kamu sudah pernah naik pesawat nak?" Tanya Jonathan
"Sudah dad aku pernah waktu itu ke malang waktu lomba olimpiade" jawab lisa
"Kamu pinter ya sayang daddy bangga sama kamu" ucap Jonathan
"Aku seperti ini biar bisa secepat nya ketemu sama keluarga kandung aku dulu kata ibu panti kalau
kita pinter insya allah pasti ada jalan nya apalagi kalo ada usaha" jelas Lisa
Jonathan salut kepada anak nya itu dia tidak mudah menyerah dan sangat berambisi mirip dengan nya waktu semuda dulu
"Kamu pernah Olimpiade kemana aja dek" tanya Bagas
"Ke Malang, Surabaya sama Madiun" ucap Lisa
"Kamu hebat dekk" puji bagas
"Nah Contoh adik mu bagas Lisa nanti kamu ajarin abang kamu supaya pintar" canda Jonathan
"Daddd" teriak Bagas protes
"Hahahaha" semua tertawa
Pesawat sudah lepas landas dan sedang terbang ke Jakarta
"Dad bang kok sampai pesawat nya terbang ngak ada penumpang yang masuk ya seragam pramugari nya juga beda sama yang lain" ucap Lisa sambil melihat ke sekeliling nya
"Emm Lisa coba baca di tempat duduk yang kamu dudukin" Petunjuk Bagas
Lisa langsung mengalihkan pandangan nya ke tempat yang di maksud abang nya
"Wijaya Family's Private Plane" jawab Lisa
sejenak dia terdiam
"M-maksud abang ini pesawat milik keluarga abang? wahh hebat sekali" ucap Lisa takjub
"Apa maksudmu keluarga abang? ini adalah keluarga kita" koreksi Bagas
"Hehe iya abang ini adalah keluarga kit--
" AUUU"Pekik Lisa sedikit keras karena kaki nya yang bengkak tak sengaja menyentuh kaki sebelah nya "Kamu kenapa sayang?" tanya Bagas dan Jonathan serempak"
"Lisa ngak apa apa kok bang tapi tadi kesenggol kaki aku yang satu lagi shh" ucap Lisa dengan sedikit meringis
"Sesudah sampai kita harus segera periksa" ucap Jonathan
"Tapi Dad--
" Daddy tidak terima bantahan"
***
Sampai sini dulu ya semua jangan lupa pencet tombol Like dan juga Vote ya!
__ADS_1
See you!!