
HAPPY READING!!
Jangan lupa Like And Vote nya!
...----------------...
"KAK DENISHH HIKSS BANGUNN JANGAN KAYAKK GINII LISA BUTUH KAKAKK MANA PAHLAWAN LISA KAKK MANAAAA" Histeris Lisa dia benar benar menjadi dia tidak perduli jika di katakan orang gila atau sejenis nya yang terpenting adalah Denish dan hanya Denis.
"Lisaaa" Sarah Jonathan Arga dan juga Kevin memanggil lisa yang menyusul ke Ruang IGD
di belakang nya ada Darrel yang kembali masuk ke ruangan ini
"KAK PLIASEE BANGUNNN JANGAN TINGGALIN LISAA KAKAK BOHONGGG MANA JANJI KAKAK UNTUK NGAK TINGGALIN LISA MANAAAA KAK!!"
BRAKKKKKK
Suara pintu yang dipaksa dibuka disana terdapat pria paruh baya yang tampan masih lengkap memakai Jas dan dasi nya dibelakang nya terdapat perempuan yang sudah lanjut usia mengikutinya dari belakang.
Mereka adalah Alvin dan omah Denish, Alvis adalah papah dari Darrel dan juga Denish yang baru pulang dari Jerman.
"Ada apa ini" tanya Alvis dingin
Darrel mencoba tenang dan dia melirikan matanya tanda kode Alvis segera mengalihkan pandanganya.
Dia mematung di tempat
"D-denish" Alvis mencoba menyadarkan dirinya dia yakin ini mimpi dia tidak mau dan tidak sanggup melihat anaknya seperti ini
tak lama ada suster yang membawa kain putih untuk menutupi jenazah Denish.
"T-tuan muda" Suster itu terkejut melihat Alvis Alvian Dinarga pemilik Rumah sakit besar ini.
"Kenapa anak saya di tutup seperti itu cepat buka!" bentak Alvis dia tidak yakin dengan keadaan yang ada sekarang.
"Ranii" Omah memanggil Mamah Denish yang sedari tadi menangis "Hiksss mahhh Denish hikss" Rani menangis di pelukan sang mamah "Rann ada apa sama anak kita rann" Alvis panik dan juga khawatir.
"Hiksss D-denish--
" RANIII"Teriak Oma saat Rani kehilangan kesadara nya
"Alvis" panggil Jonathan kebetulan dulu Alvis dan juga Jonathan adalah sahabat karib sedangkan Sarah dan juga Rani adalah sahabat bisa dibilang dulu dimasa lalu dia sering double date tapi ketika mereka menikah dan mempunyai anak mereka menjadi jarang bertemu ditambah masalah bisnis.
__ADS_1
"Jonathan" ucap Alvis yang baru menyadari keberadaan sahabat lama nya Jonathan melangkah "Lo harus sabar Denish udah pergi dia udah sembuh" Jonathan memeluk Alvis erat dia bisa merasakan sahabat nya itu sedih.
Alvis mematung di dalam pelukan Jonathan tidakkkk! dia tidak mau anak nya itu meninggalkan dia "D-DENISHHHHH" Teriak Alvis dia menghampiri jenazah anak nya dan memeluk nya erat.
"Maafin Papah Denishh maafin papah ngak ada saat kamu butuhh Denishhh banguunnn!!" Alvis mencoba membangunkan anak nya tapi sia sia
tubuh Alvis lemas dia mundur kebelakang.
Darrel menghampiri papah nya "Maafin Darrel pahh" Darrel menatap papah nya "Darrel gagal nyelametin Denish pah" Darrel memejamkan matanya dan menarik nafas nya sangat dalam.
Alvis menatap anak pertama nya anak yang saat ini hanya dia miliki "Kamu ngak salah Darrel papah makasih sama kamu ini sudah takdir semoga Denish diterima di sisi tuhan" Walau bagaimana pun Alvis tetap tidak menyalahkan Darrel karena dia yakin Darrel sudah melakukan pertolongan terbaik untuk setiap pasien terlebih lagi itu adiknya sendiri.
Alvis beralih pada Rani dilihatnya wajah istrinya yang saat ini direbahkan di sofa IGD Rani sedang ditangani oleh Sarah memeberikan minyak aromaterapi ke hidung nya.
Wajah Rani merah matanya membengkak sembab karena terlalu banyak menangis.
Alvis pun melihat seorang gadis yang terus memeluk jenazah anak nya Alvis menghampiri Gadis tersebut.
...----------------...
"Kak Denishhhh hiksss hiksss hiksss" Lisa terus memeluk Jenazah Denish dia ingin puas untuk bebas memeluk Denish karena ini yang terakhir kalinya sebelum dia di bawa di tempat per istirahatan terakhir nya.
"Kamu siapa?" tanya Alvis pada Lisa
"Selamat Jo, perkenalkan om Alvis papah Denish dan Darrel" ucap Alvis, Lisa terkejut beru pertama kali dia melihat kedua orang tua Denish sebelum nya dia hanya tau omah Denish.
"P-papah Kak Denish" ucap Lisa yang di angguki Alvis
Tiba tiba Darrel berdiri di samping Papah nya dan membisikan sesuatu Alvis sedikit terkejut dengan apa yang dibisikan oleh anak nya bahwa gadis di depanya adalah gadis yang di cintai anak nya Denish yang baru saja pergi dari dunia ini.
Alvis melangkah mendekati Lisa dia memeluk Lisa yang membuat Jonathan terkejut terutama Kevin dan juga Arga yang sedari tadi di samping Darrel
"Terimakasih telah Mencintai Denish" ucap Alvis tulus dia bisa merasakan Ketulusan cinta gadia di dekapan nya Lisa mengangguk dan kembali menangis Alvis memeluk nya kembali.
"Sudah jangan menangis ikhlaskan Denish supaya dia bisa pergi dengan tenang, Mungkin kalian belum berjodoh harus tetap semangat! Denish pasti tidak suka jika melihat gadis nya menangis" hibur Alvis pada Lisa.
Lisa mengusap air mata nya dan mengangguk dia kembali menatap Jenazah Denish.
Alvis meninggalkan Lisa dan berjalan kembali ke arah Istrinya ini merupakan pukulan besar bagii keluarga nya.
apalagi Rani yang telah mengandung dan membesarkan Denish dia pasti sangat sangat kehilangan anak nya itu.
__ADS_1
"Iisa" panggil Omah
omah merentangkan tangan nya lebar seperti isyarat Lisa untuk berjalan ke pelukan nya.
Lisa memeluk omah mereka sama sama menyalurkan kesedihan yang mendalam
"Hikssss hiksss omahhhh" tangis Lisa
Omah juga meneteskan air mata nya "stt sudah sayang tolong maafkan Denish atas semua Kesalahan Denish ya" Omah menyiumi kepala Lisa dengan sayang dia juga sudah menganggap Lisa sebagai cucu nya setelah dulu Denish pernah mengajak Lisa kerumah dengan alasan hanya bermain.
Lisa mengangguk "Iya hikss Omah , omah juga harus hikss sabar" ucap Lisa ''Itu pasti sayang"Omah kembali memeluk Lisa erat
"Halo" terdengar suara alvis di telfon
"Cepat siapkan pemakaman bagus yang sepesial untuk anak saya sore ini akan dimakamkan"
"......."
"Ya terimakasih maafkan Denish jika dia ada salah"
"......"
...----------------...
Alvis baru saja menelfon orang suruhan nya
dia menatap jenazah sang anak
"Kenapa harus kamu dulu yang pergi sayang". Alvis menghembuskan nafas Berat
setelah ini dia tidak akan melihat semua sifat dan juga wajah senyum Denish.
...***...
Sampai sini dulu ya
Author ngak mau banyak bicara!
tapi author minta Like and Vote nya untuk Author lebih semangat!!
Buat yang besok ujian!
__ADS_1
GOOD LUCK!!
SEE U NEXT TIME