
"Happy Reading!!"
jangan lupa like and vote nya ya supaya author tambah semangat lagi
...----------------...
"A-apa L-lisa" ucap Kevin terbata bata sambil menatap Lisa, Lisa tidak menatap nya balik karena Lisa masih menunduk sambil menangis dalam diam
"P-princess" Kevin melangkah mendekat
semakin dekat..
dan..
"MUNDUR! JAUHI CUCUKU!" Ucap Wijaya yang membuat semua nya terkejut kevin syok dirinya belum pernah di bentak oleh kakek nya
"Kenapa kek dia adik Kevin" bantah Kevin
"Dia adikmu? lalu kakak seperti apa yang bisa bisanya membawa seseorang yang sudah melukai hati adikmu itu kakak seperti apa?!" ucap Wijaya dengan muka dingin
Kevin terdiam dirinya juga merasa bersalah ini sangat di luar dugaan nya dirinya tidak pernah membayangkan ini terjadi padahal baru pertama kali dia membuka hati untuk perempuan tetapi dia juga patah hati saat itu juga
"Maaf" Kevin menunduk
"Sayang bawa Lisa ke kamar" perintah Jonathan yang di angguki Sarah.
Sarah Sela dan Nessa mengajak Lisa untuk pergi dari sana menuju kamar nya untuk beristirahat karena hari juga sudah malam, Lisa terus menunduk dia tidak mau tangisan nya di lihat semua orang batin nya terluka dengan tuduhan sekaligus hinaan dari mulut Angle
POV WIJAYA
Walaupun aku tahu ini bukan Kesalahan Kevin cucu ku tapi aku sangat tidak suka jika kedua cucuku Vano dan Juga Lisa mendapatkan kata kata tidak pantas dari mulut perempuan yang kurang pendidikan itu.
"DIMAS!" Teriak Wijaya
"Iya tuan"
"Seret perempuan ****** itu dari mansion ini jangan biarkan sekali pun dia menginjakan kaki di mansion ini!" Perintah Wijaya tegas
"NGAKKK SAYA NGAK SALAHH LEPASS" Angle meronta saat 2 pengawal berbadan besar menyeret nya ingat dengan cara di Seret
Dia terus meronta dan meminta pertolongan pada Kevin orang yang sudah mengajak nya ke sini
"Kevinnn hikss tolong aku" suara Angle tak berdaya
tapi Kevin hiraukan hatinya saat ini terasa gelap seketika perasaan nya pada Angle hilang
beruntung dia sudah tau kebusukan Angle lebih awal supaya dia tidak melangkah lebih jauh lagi karena jika dia sudah terlanjur melangkah pasti akan lebih sakit rasa patah hati nya
"Marvin permisi mau ke Lisa"
"Vano juga"
"Bagas juga"
"Arland/Erland juga" ucap mereka berdua serempak
"Kenzo juga"
"Arga permisi"
__ADS_1
Ke tujuh pangeran itu pergi dari situ menyisahkan Jonathan, Mario,Keano,Wijaya dan juga Kevin
"Kevin duduk" ucap Wijaya tegas dia langsung duduk di sofa mahal milik keluarga itu tampa menunggu semuanya
Author POV
Saat ini mereka semua sudah duduk dengan tegak
tidak ada senyum di raut wajah mereka hanya datar dan dingin dua kesimpulan jika dijelaskan
"Welcome to my home" ucap Wijaya menepuk bahu Kevin
"Kamu tau Kesalahan kamu?" tanya wijaya lagi kevin mengagguk "Maaf Kevin minta maaf Kevin ngak tau ini semua akan terjadi ini semua salah kevin karena sudah membawa perempuan yang baru 2 minggu Kevin kenal di LA dan dia juga yang pernah membuat Princess menderita" ucap Kevin dengan rasa bersalah.
"Uncle maaf" Permintaan Maaf kevin pada Jonathan, Jonathan menghela nafas nya sebagai seorang ayah dia tidak terima dengan kata rendahan dari perempuan yang sudah di bawa oleh ponakan nya tapi disisi lain ponakan nya juga tidak sepenuh nya salah.
"Hftt Uncle maafin kamu" Jonathan tersenyum tipis mengusap punggung Kevin
"DAD--"
GREBBB
Keano memeluk putra sulung nya sudah lama Kevin tidak menginjak tanah air sudah 15 tahun mereka bertemu dengan Keluarga Wijaya yang menghampiri nya di LA itu pun bukan kemauan Kevin dia yang merasa paling terpukul selain Sarah dan Jonathan saat itu pristiwa hilang nya Lisa.
Pristiwa masa Lalu keluarga wijaya yang sangat kelam dimana hari hari nya menjadi sepi banyak kepribadian Kevin dan juga Marvin yang berubah karena di usia mereka yang sudah mengerti jika saat itu Princess nya hilang dan tidak akan kembali lagi
"Kevin Kangen Daddy" Kevin membalas pelukan Keano dengan erat
mereka melepas pelukan nya ''Kakek"ucap Kevin
Wijaya tersenyum dan merentangkan tangan nya Kevin segera juga memeluk sang kakek yang masih terlihat awet muda
"Apa boleh Kevin Bertemu Lisa?" tanya Kevin
...****************...
"Lisa" Sarah mengelus punggung Lisa yang bergetar karena menangis "Maafin Mommy ya sayang mommy ngak ada saat kamu susah Mommy ngak bisa pinjamkan bahu Mommy buat kamu berbagi tangis Mommy belum bisa jadi Mommy yang kamu impikan yang bisa selalu ada saat kamu susah maupun senang di saat kamu ingin berbagi keluh kesah" ucap Sarah
Lisa mendongak dia tidak selama sekali membenarkan apa ucapan Sarah
"Mommy ngomong apa justru dengan kedatangan Mommy Lisa merasa kalo Lisa adalah anak paling bahagia yang udah pernah lahir di Rahim Mommy Lisa senang walaupun kita baru bertemu setelah sekian tahun pisah Mommy ngak gagal Mommy adalah mamah,ibu,dan juga bunda terbaik buat Lisa" ucap Lisa
Sarah terharu mereka berpelukan
Sarah dan Nessa saling pandang mereka juga terharu akhirnya terjadilah pelukan antara 4 perempuan itu layaknya teletabis yang kekurangan 1 personil
"LISAAA"
GUBRAKKKKK
Teriakan sekaligus suara terjatuh menggema di kamar Lisa terlihat Kenzo dan juga Erland yang terjatuh karena dorongan para abang dan juga sepupu nya
"Kenzo Erland kenapa kalian tiduran?" tanya Sela
"Mommy Kenzo itu jatohh gara gara mereka" Kenzo memasang tampang melas
"Lagian kalian bukanya masuk satu satu itu pintu selebar itu masih kurang" sahut Nessa gantian
"Minggir - Minggir" ucap Arga
__ADS_1
Arga dan juga Marvin menghampiri Lisa
"Keep strong my Little Queen kamu bisa gak usah fikirin orang orang yang ngejelekin kamu. kamu harus yakin dan buktiin kalo kamu bukan seperti apa yang mereka bayangkan" nasihat lembut dari Marvin yang membuat para sepupu nya tercengang begitu juga dengan Kenzo yang adik nya
"*Itu Abang gw?"
"Itu bang marvin kah??an**r bisa lembut juga*"
"Gila bang Marvin ngomong panjang woyy" pekik Heboh Vano
"Sttttt" secara serempak mereka semua memperingati Vano minus Lisa dan juga Marvin
Lisa menjadi tersenyum
"Makasih semua maaf acaranya berantakan karena Lisa dan maa--
" Ngak usah minta maaf sayang Kita semua keluarga kamu kita ngak rela kamu di gituin"ucap Arga yang di angguki semua
Lisa tersenyum tak lama senyuman nya memudar karena terdengar suara
"Lisa"
...----------------...
Sampai sini dulu ya Bab ini
oh ya author mau ngasih bocoran bab selnjut nya nih
Bab besok akan ada kabar mengejutkan ya
siap siap tissue dan juga guling biar ngak ketahuan mewek nya wkwkwkw.
Author ngak bosen bosenya ngingetin kalian supaya Vote dan juga Like Cerita ini sebagai dukungan kalian dengan cerita author agar author juga lebih semangat update nya
Pencet lebel biru yang ada di atas
lalu setelah itu
Pilih cerita 'LISA AND POSESIF FAMILY'
Setelah itu kalian bisa langsung Votenya
seperti di bawah ini
Setelah itu kalian bisa pencet Berikan Poin nanti ada tulisan Konfirmasi
Author mohon dukungan nya ya
Kalian juga bisa pencet aja tombol Vote seperti ini
SEE U NEXT CAPTHER
__ADS_1