
Sementara Nisa
*******
"Tasyaa!!!Lo dimana?" Teriak nisa saat sudah berada di Kantin
Nisa menatap ibu kantin
"Dimana Tasya bu?" Tanya nisa pada salah satu ibu kantin
"I-ibu ngak liat" Jawab Ibu kantin itu sambil menutupi kebohongan dan ke gugupanya
"Serius bu?ibu ngak liat?" Tanya nisa lagi
ibu kantin itu lagi lagi menggeleng
ibu itu takut jika mengatakan nya Felysia akan marah dan membuat ibu kantin itu tidak bisa berjualan disini lagi
Nisa sangat khawatir dengan satu sahabat nya itu dari tadi ia tak melihat Felysia dan antek antek nya pasti ada sesuatu yang terjadi dengan sahabat nya itu
****
Tasya duduk dengan kedua tangan nya memeluk kedua kaki nya yang di tekuk
menundukan wajah nya sambil terus terisak
ia sangat takut dengan gelap dan sepi ditambah kesan kesan pada novel yang pernah ia baca
"Hikss,,Ayahh,,hikks,,ibu" Lirih Tasya gemetar
"Tasya kamu ngak boleh takut kamu harus keluar dari sini" Batin tasya
Tasya melihat ke sekeliling Ia menatap ada jendela Yang bisa menjadi jalan keluar untuk dia keluar dari gudang ini
letak jendela itu Lumayan tinggi tidak sampai jika tidak menaiki sesuatu pijakan
tasya terus melihat lihat ada barang apa saja di gudang ini
hanya ada papan tulis yang sudah rusak dan beberapa alat alat eskul seperti bendera smaphore dan juga Stik Drumband
Mata tasya tertuju pada Satu benda
ya itu adalah kursi guru yang sudah rusak
ia bisa memanfaat kan itu
Tasya mengambil Kursi itu tapi kaki kursi sebelah nya patah membuat kursi itu miring Tasya tak kehabisan ide ia menumpuk beberapa buku agar menyamai tinggi nya dengan kaki kursi itu yang masih utuh
Tasya berusahan Menaik dan meraih Pinggir jendela yang bisa ia gunakan untuk pegangan
Tasya terus berusaha naik dan berhasil kaki satunya sudah berada di luar Jendela
dan kaki satunya masih menjadi pijakan nya
Karena banyak gerak yang di lakukan tasya menyebabkan Bangku Itu ikut bergoyang lama lama tubuh tasya hilang keseimbangan karena satu kakinya masih berpijak dengan bangku itu
__ADS_1
Tasya Mendorong Dirinya sendiri ke depan
agar dan meloncat dari jendela
BRUKKKKKKK
****
Jonathan dan bagas Turun dari mobil
semua mata tertuju pada mereka
banyak yang berteriak histeris dengan ketampanan bagas
dan juga daddy nya yang tak kalah tampan karena masih terlihat awet muda
Bagas Yang di perhatikan seperti itu merasa risih apalagi ada satu permpuan yang terlihat sangat menor mirip dengan perempuan di club club sana siapa lagi juka bukan Felysia yang berniat mencari perhatian dari bagas
"Dad bagas mau ke kamar mandi ya" Ucap bagas pada Jonathan
seolah mengerti Jonathan mengangguk kan Kepala nya karena putra nya yang satu itu tak suka begitu di perhatikan
apalagi dengan perempuan yang menatap nya dengan tatapan kelaparan
*****
Bagas berjalan menuju Kamar mandi
karena ia tak tau jalan untuk ke kamar mandi ia memutuskan untuk berkeliling saja
ia juga membayangkan akan bertemu adik perempuan yang sangat ia sayangi sekian begitu lamaa nya berpisah
ia sudah membayangkan nanti ketika sudah sampai di mansion pasti dia akan memanjakan adik tersayang nya itu
Tiba -tiba
BRUKKKKKKK
seperti suara seseorang yang jatuh
bagas menelusuri dari mana asal suara itu
sampai mata nya menangkap seorang perempuan yang sedang meringis memegangi kakinya sambil menunduk
bagas berjalan menuju perempuan itu
"Kamu ngak apa apa?" Tanya bagas hati hati
gadis itu mendongak
mata kedua nya saling bertemu
maya biru yang sama sama terang
kedua nya tampak menjadi kaku
__ADS_1
"Ada apa ini?mata Itu? mengapa aku merasa ada Ikatan batin dengan nya" Batin bagas
"Perasaan apa ini?mengapa aku jadi seperti ini?ahh tidak tidak" Batin tasya berusaha menepis fikiran fikiran negativ nya
•••
Tasya dan nisa saat ini sedang ada di rumah nisa ia tak akan mungkin pulang ke panti asuhan dengan kedaan kakinya yang seperti itu
"Sudah di kompres nis?" Tanya Sarah Mamah dari nisa
seluruh keluarga nisa sudah tau siapa tasya mereka juga menerimanya dengan baik bahkan mereka sudah menganggap tasya adalah anak kandung nya dan juga adik dari nisa
karena usianya yang masih enam belas tahun
"Sudah kok ma ini lagi di kompres" Ucap nisa pada mamanya
yang di angguki oleh mamah nya
"Makasih ya ma udah Perduli sama aku" Jawab tasya tersenyum
"Sama sama nak Kamu kan sudah mamah anggap anak mamah sendiri jangan sungkan ya sayang" Ucap nayla sambil mengelus pipi Tasya
Tasya hanya tersenyum
************
"Jadi?aku baru saja bertemu dengan adikku?" Batin bagas sangatt tidakk percaya dengan apa yang ia dengar barusan
Ketika kepalas sekolah menyebut Tasya adalah anak dari panti asuhan Jonathan langsung menyuruh dimas untuk mencari tahu nya dan ternyata
benar dia adalah gadis yang menjadi tujuan Jonathan dan bagas ke kota bandung
Ya itu adalah adik nya bagas dan anak kandung dari Jonathan dan sarah
Alangkah terkejut nya mereka
Guru guru juga sama dengan terkejut nya mereka tak menyangka gadis lugu,pintar ,dan ramah itu adalah anak dari tuan besarnya
"Dad!!tadi aku ketemu dia!dia kata sahabat nya abis di kurung di gudang sama siapa ya itu tadi nama yang tukang bully yang di bilang mereka" Ucap bagas yang membuat Jonathan terkejut tak sadar air mata bagas lolos dari mata nya
Ada sirat kemarahan karena berani beraninya mereka membully putri kandung nya jika bukan Putri kandung nya yang di bully ia juga tetap akan marah dan tidak suka apalagi ini Putri sematawayang nya
di tambah ia mendengar jika gadis itu Kaki nya terkilir menjadi sudah amara Jonathan
"Dimas Siapkan mobil ! sekarang juga" Ucap Jonathan yang di angguki dimas
Pengawal nya itu bisa melihat ekspresi Terkejut,Khawatir,marah dari tuan besar nya itu
****
Hai semua sampai sini terlebih dahulu ya!
jangan lupa pencet tombol Like dan Vote carita ini
thanks!
__ADS_1