
"Happy Reading!"
Maaf Author telat update nya karena harus baca dari awal episode yang udah pernah author publish biar ngak aneh dan beda jalan cerita nya
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Cepat bawa masuk!" perintah Tegas William pada semua nya
Belum sempat mereka membawa Lisa masuk
Lisa sudah lemas
"LISAAAAAA" Teriak Histeris Sarah
Dengan sigap Arga menahan badan Lisa
"Arga bawa cepat bawa Lisa" ucap Keano yang di angguki oleh Arga mereka semua mengikuti Arga ke dalam kamar yang sudah disiapkan sejal awal oleh Lisa
"Marvin panggil Dokter Andi" ucap Wijaya
--
Saat ini mereka sudah ada di kamar dengan desain kupu kupu kamar yang cantik modern dan elegan
ada Dewi juga disana
Berbicara tentang Dewi dia sudah 3 bulan ada di rumah ini dan dia sangat tidak suka dengan kehadiran Lisa dia sangat iri mengapa bukan dirinya saja yang di takdirkan menjadi putri dari keluarga ini pasti hidup nya akan nyaman dan terjamin.
Awal masuk ke dalam rumah besar ini Dewi sudah tertarik pada Arga tapi karena sifat Arga yang sangat cuek bahkan tidak pernah melirik nya sedikitpun lalu dia berpaling pada Bagas berusaha mengambil simpati nya setiap hari tapi yang dihasilkan tetap sama, sama sama cuek dan dingin
Awalnya Dewi senang karena dia satu satu nya pembantu yang di biarkan makan bersama para majikan dia pikir akan lebih mudah mendapatkan hati para majikan nya itu
Wijaya selaku tuan besar dari awal melihat Dewi sudah tidak suka begitu dengan Sela Nessa dan Mario jika di tanya Jonathan dan Keano? tentu dia tidak memikirkan ini karen dia sangat cuek dengan lingkungan sekitar nya apalagi hanya masalah Dewi
Bagas Arga dan para sepupu nya sangat muak melihat Dewi karena ada saja macam macam cara untuk mendapatkan perhatian dari Sarah
Ya, hanya sarah yang sangat peduli pada Dewi alasanya hanya saja dia kasian melihat Dewi yang baru berumur 17 tahun sudah menjadi pembantu dia tidak bisa membayangkan bagaimana jika anak perempuan nya yang ada di posisi Dewi
Dan hari ini hari yang sangat tidak Dewi harapkan terjadi ..Dia Lisa, putri keluarga itu telah kembali
***
Lisa mengerjapkan mata nya melihat sekeliling tempat tang sangat asing di mata nya dan juga banyak orang disini ya dia baru teringat mimpi harapan nya telah terjadi mereka keluarga kandung nya telah ada di depan mata nya
"LISA!?"
"PRINCESS"
"SWEETY"
"HONEYY"
Ucap mereka secara kompak
"Kamu ngak apa apa sayang?" tanya Sarah Lisa hanya menggeleng
__ADS_1
"Permisi" ucap Seseorang dengan di dampingi Maid
laki laki dengan Jas dokter datang menghampiri mereka
"Dokter Andi cepat tangani cucu saya" ucap Wijaya
yang di angguki oleh Dokter Andi
Dokter Andi langsung menyiapkan peralatan nya
dan siap memeriksa
Lisa yang dari tadi memerhatikan semua peralatan Dokter Andi menangkap sebuah suntikan dengan jarum suntik yang mengkilap
"AGHHHHHHHHHH"
Teriak Lisa membuat semua nya terkejut termaksud dokter Andi yang baru saja ingin memeriksa Lisa menghentikan aktivitas nya
1 Detik....
2 Detik...
3 Detik...
"Sayang kamu kenapa?"
"Princess kamu kenapa?"
"Lisaa kamu kenapa sayang?"
"L-lisa takut di suntik" Cicit Lisa pelan
"Ha? takut di suntik Bwahhahahahahha yampunn hahahah" tawa seorang remaja pria meledak
"Kenzo!" Tegor wijaya
"Hahahah Maaf Opa" ucap Kenzo sambil tetap menyembunyikan tawa nya
"Adohh" pekik Kenzo lagi karena perut nya di sikut Oleh bagas
"Tenang Lisa sebelum kamu di suntik Daddy terlebih dahulu yang akan suntik Dokter Andi" ucap Jonathan sambil melirik Dokter Andi
sementara yang di lirik
"Hufttt jadi Dokter pribadi di keluarga ini harus sabar untung gaji nya besar bisa buat modal Nikah" Batin Dokter Andi
"Cepat periksa anak saya" ucap Jonathan tak sabar
dengan perlahan Dokter Andi memegang kaki Lisa membuat sang empu nya meringis
Arga yang peka terhadap Adik nya itu segera menyerahkan tangan nya Lisa menyeringit dan menatap nya dia belum tau itu siapa
"Jadikan tangan abang buat limpahin semua rasa sakit kamu" ucap Arga dengan perlahan Lisa memegang Tangan Arga dan mengenggam nya erat Arga tidak merasakan sakit malah dia senang dengan begini dia sudah menjadi kakak yang berguna yang ada saat adik nya butuh
"Jadi bagaimana?" tanya Para perempuan di sana yaitu Sarah,Nessa dan juga Sela selaku para Mommy di rumah itu
__ADS_1
"Luka nya tidak terlalu par---
" APA KAMU BILANG TIDAK TERLALU PARAH?LIHAT LUKA ANAK SAYA SAMPAI MEMBIRU DAN MEMBENGKAK INI ANDA BILANG TIDAK TERLALU PARAH?"Ucap Jonathan emosi
Sarah memegang Tangan Jonathan supaya tidak marah marah terhadap Dokter Andi
"Dokter Andi periksa ponakan saya sekali lagi" ucap Keano membuka suara Dokter Andi hanya mengangguk
**
"Luka ini seperti nya di sebabkan jatuh dari ketinggian ini termaksud luka luar karena tulang kering yang membentur benda keras menyebabkan menimbukal warna kebiruan dan juga bengkak"
" tidak perlu di Rongsen hanya perlu di olesi salep secara rutin dan saya akan kasih resep obat mengurangi rasa nyeri dan jaga pergerakan selagi mengikuti anjuran saya luka ini bisa sembuh dari 3-4 hari yang terpenting batasi pergerakan"ucap Dokter Andi sejelas jelas nya
"Saya masih belom tanang perik--
Ucapan Jonathan terpotong karena Lisa memegang lengan nya meng isyaratkan sesuatu
" Sudah dadd Lisa ngak apa apa Lisa baik baik aja"ucap Lisa meyakinkan
"Sayang Kamu i--
Kali ini ucapan Bagas terpotong karena Lisa dirinya juga masih belum tenang karena Melihat Luka yang di derita adik nya cukup parah
" Ayolah bang" ucap Lisa Memohon
Ehhh Bagas tidak sanggup melihat tatapan mata Lisa apalagi tatapan mata memohon nya rasanya sangat gemas ingin sekali dia menggigit pipi adik nya itu tapi resiko nya besar pasti dia akan di serang dengan beberapa singa galak di depan nya
"Baik lah kalau begitu saya permisi" ucap Dokter Andi
"Terima kasih Dokter, Dewi antar Dokter Andi keluar" ucap Sarah
"Sial tante sarah sudah berani nyuruh aku! dari dulu tante ngak pernah nyuruh aku pasti suruh yang lain! liat saja semua karena anak itu seharus nya aku yang ada di posisi itu!!!" Batin Dewi menggeram
"Dewi! cepat" kali ini Keano yang berbicara
"I-iya tuan, Mari Dokter" Dewi keluar bersama Dokter Andi
"D-dadd" panggil Lisa pelan
"Ada apa sayang??" tanya Jonathan pelan sambil mengelus rambut anak nya
"Mereka siapa? selain Mommy dan bang Bagas" tanya Lisa Jonathan menepuk kepala nya lupa
Mereka Adalah...
****
**Sampai sini dulu ya semua!
jangan lupa tombol Like and Vote nya
P.S: Mungkin ada di sebagian kalian yang men skip bab di cerita ini Author saranin jangan ya karena banyak perbedaan kedepan nya dari awal mula Denish tertabrak sampai Rencana Dewi**
Sekian dari Author Terimakasih!
__ADS_1