
Happy Reading!!
Tasya menghambur ke pelukan Bu Henny
mereka sama sama menangis Dinara pun ikut memeluk mereka
"Kembali lah nak" Lirih bu Henny sambil mencium puncuk kepala tasya sambil menangis
"L-lisa apa kamu mau pulang bersama daddy nak?" Ucap Jonathan
Tasya melihat daddy nya dan bu Henny secara bergantian tasya beralih menatap bu Henny dan ibu Henny mengangguk seolah memberikan kode untuk mengiyakan ajakan daddy nya
"A-apa aku tetap bisa berkunjung di sini?" Ucap tasya takut dan hati hati
"Tentu sayang kamu boleh menginap disini bahkan jika perlu bagaimana pun ini adalah lingkungan kamu hidup sejak kecil Saya Jonathan Stevano wijaya berterimakasih pada bu Henny mewakili keluarga wijaya karena sudah mengurus putri saya dengan baik sampai tumbuh menjadi gadis cantik seperti ini saya sangat berhutang budi pada ibu" Ucap Jonathan
"A-apa?!W-wijaya" Ucap bu Henny kaget
"Keluarga kaya raya itu? Ohh tuan maafkan kami kami tidak sopan tadi" Ucap bu Henny
tasya mengerutkan dahi nya sebegitu kaya nya kah keluarga nya
Jonathan tersenyum
"Tidak ibu wajar ingin melindungi tasya karena saya tiba tiba datang dan berbicara seperti itu suatu fakta nya adalah tasya hilang sejak 13 tahun silam di pesta ulang tahun nya" Ucap Jonathan
"J-jadi yang sering ada di berita putri keluarga wijaya hilang itu tasya? Woahhh tasya kamu hebattt" Ucap Dinara heboh
Tasya Hanya tersenyum
Tasya memeluk dinara
"Tasya hikks,,Kamu nanti hikks,, mau pergi aku hikks,,Sendirian hikks,,Ngak ada yang aku hikks,,suruh manjat hiks,, pohon mangga lagi" ucap dinara
"Tidak din aku pasti sering berkunjung disini aku pasti akan merindukan mu percayalah" Ucap tasya ikut menangis
"Bagaimana lisa?apa kamu mau ikut pulang bersama daddy nak?" Ucap Jonathan
Tasya kali ini menjawab dengan anggukan
kecil di kepalanya
"Ya sudah ayo berangkat dad" Ucap bagas sambil mengelap tangisan nya
"T-tapi aku belum bersiap" Ucap tasya
"Tidak usah di mansion kamu sudah disiapkan seluruh keperluan kamu" Ucap Jonathan
tasya dibuat takjup sekaya apa keluarga nya itu
******
Bu Henny dan adik adik panti lainya mengantarkan tasya beserta keluarga dan para bodyguard nya ke depan
di depan sudah terbaris 3 mobil sport mewah yang mengkilap
__ADS_1
"Woahh kak tasya kayak tuan putri" Ucap salah satu adik panti
Tasya tersenyum
"Adik adik jaga ibu ya jangan buat ibu kelelahan kalo kak dinara malas menyapu cubit saja" Ucap tasya yang di hadiahi pelototan dari dinara
"Bagas ajak adik mu masuk daddy ingin berbicara dengan bu Henny" Ucap Jonathan
Bagas Mengajak tasya masuk sebelum masuk
"Ibu Tasya pamit tasya minta maaf kalo ada salah sama ibu maaf kalo tasya suka ngerepotin ibu makasih buat semuanya bu" Ucap tasya di pelukan Henny
"Tidak Sayang kamu tidak merepotkan ibu juga berterimakasih sama kamu kamu harus jadi orang yang baik dan sukses" Ucap bu Henny yang di angguki oleh tasya
Tasya dan bagas masuk ke dalam mobil
anak anak panti lainya juga masuk
"Bu saya tidak berniat mengambil atau membayar ke ibu karena sudah merawat putri saya saya hanya ingin mengucapkan terima kasih sebanyak banyak nya ini belum seberapa dengan budi kalian di sini jadi saya harap ibu bisa menerima nya" Ucap Jonathan memberikan cek sebesar 100.000.000.
bu Henny di buat takjub dengan apa yang du Lakukan Jonathan
"T-terimakasih tuann saya juga senang bisa merawat tasya sampai saat ini" Ucap
"Saya juga ingin menyekolahkan anak di panti ini" Ucap Jonathan
"T-tap--" Ucap Henny terpotong
"Tidak ada penolakan saya masih banyak berhutang budi pada anda besok anak suruhan saya akan datang ke sini" Ucap Jonathan yang di angguki bu Henny
••••
Supir Yang melihat majikan Nya bisa tersenyum lepas seperti saat ini ikut bahagia
Bayangkan saja saat ini Tasya masih lengkap dengan seragam sekolah nya
Daddy nya melihat luka memar di kaki tasya
"Lisa kaki kamu kenapa siapa yang melakukan ini" Ucap Jonathan panik melihat Luka Tasya makin memerah dan bengkak serta warna nya menjadi kebiruan
Bisa di bayangkan betapa sakitnya? :(
"Ahh emm I-iya i-tu eee aa-aku" Ucap Tasya gugup menggantung ucapan nya sambil menatap bagas
Bagas yang mengerti pun mengangguk
"Jadi gini dad waktu itu
~Flasback On
"Dad bagas mau ke kamar mandi ya" Ucap bagas pada Jonathan
seolah mengerti Jonathan mengangguk kan Kepala nya karena putra nya yang satu itu tak suka begitu di perhatikan
apalagi dengan perempuan yang menatap nya dengan tatapan kelaparan
__ADS_1
*****
Bagas berjalan menuju Kamar mandi
karena ia tak tau jalan untuk ke kamar mandi ia memutuskan untuk berkeliling saja
Sambil mengamati sekolah milik keluarga nya ini
ia juga membayangkan akan bertemu adik perempuan yang sangat ia sayangi sekian begitu lamaa nya berpisah
ia sudah membayangkan nanti ketika sudah sampai di mansion pasti dia akan memanjakan adik tersayang nya itu
Tiba -tiba
BRUKKKKKKK
seperti suara seseorang yang jatuh
bagas menelusuri dari mana asal suara itu
sampai mata nya menangkap seorang perempuan yang sedang meringis memegangi kakinya sambil menunduk
bagas berjalan menuju perempuan itu
"Kamu ngak apa apa?" Tanya bagas hati hati
gadis itu mendongak
mata kedua nya saling bertemu
maya biru yang sama sama terang
kedua nya tampak menjadi kaku
Kamu ngak apa apa?" Tanya bagas lagi
"A-ak--" Ucapan nya terpotong karena
"YAAAMPUNN!!TASYAAA!!LO KENAPAAA" Suara cempreng nan nyaring dari mulut nisa sahabat nya itu
Bagas Menutup telinga nya suara yang menggelegar nisa bisa merusak gendang telinga nya
Nisa berjalan menuju tasya yang terduduk
"Kaki lo kenapa?kok kayak gini" Ucap nisa
memegang kaki tasya
"Shhhh auu sakit hikks,,nis" Tangisan nya tak dapat di sembunyikan lagi bayangkan saja dari jendela yang lumayan tinggi
ditambah dia Mendorong dirinya sendiri ke depan untuk loncat dari jendela
•••
Sampai disini dulu jangan lupa pencet tombol Like dan juga Vote nya!!
__ADS_1