
"Happy Reading!!"
**Jangan lupa Vote dan juga Like ya bab ini Sebenarnya udah ada sejak lama tapi kemarin waktu author publish kelewat part nya jadi author akan publish di sini
Ok**..
*****
"D-dadd" panggil Lisa pelan
"Ada apa sayang??" tanya Jonathan pelan sambil mengelus rambut anak nya
"Mereka siapa? selain Mommy dan bang Bagas" tanya Lisa Jonathan menepuk kepala nya lupa
Mereka Adalah keluar Wijaya yang sedari tadi Lisa perhatikan
"Emm sayang maaf Daddy lupa" ucap Jonathan dengan senyum tak enak Keano melotot pada adik nya itu bisa bisa nya dia lupa mengenalkan keluarga nya pada putri nya
"Dia nama nya Arga Stevano Wijaya kakak kandung kamu usia nya 22 tahun abang yang ada di pojok itu nama nya bang Marvin anak nya uncle Keano dan Aunty Sela, Sebelum nya kenalin adik Daddy Aunty Nessa yang pake baju merah dan Uncle Keano adalah kakak Daddy" dengan perlahan Jonathan mengenalkan keluarga mereka
"itu yang ada di samping Bagas nama nya Kenzo usia nya 18 tahun anak uncle Keano sama Aunty Sela ada lagi yang di Amerika nama nya Kevin dia akan pulang sebentar lagi" Lisa mengangguk dan berusaha mengingat siapa dan siapa yang di sebutkan Daddy nya
"Kalo laki laki yang kembar itu nama nya Arland dan Erland abang Arland dia yang pakai Hodie dan Erland Yang pakai Levis usia mereka 18 tahun " Jelas Jonathan lagi
"Dan itu yang lagi di samping Aunty Nessa nama nya Vano dia sepantaran sama kamu usia nya 16 tahun" ucap Jonathan
"Dan itu--
Sebelum Jonathan melanjutkan kata kata nya Wijaya sudah maju menghampiri sang cucu
" Lisaa ini kakek, Kakek kamu sayang "ucap Wijaya
Lisa berkaca kaca memandang kakek nya akhirnya dia bisa memiliki sebuah keluarga yang lengkap dan utuh semoga dirinya bisa terus bahagia seperti
ini
" Kakekk"Lisa memelum kakek nya menyalurkan rasa kerinduan nya dan di balas erat oleh kakek nya mereka semua tersenyum melihat nya
"Hai Princes" ucap Laki laki bertubuh tinggi Lisa melepas pelukan kakek nya dan beralih menatap orang itu "Kenalin ini Uncle om Kamu suami dari u
Aunty Nessa Uncle Mario" ucap nya memperkenalkan diri Lisa mengangguk Mario mengusap kepala Lisa sayang
"Hai Princes kenalin ini Uncle Keano Kakak Daddy kamu suami dari Aunty sela daddy nya Marvin dan Kenzo" ucap Keano Lisa mengangguk
Dan Keano tersenyum "Jangan pergi lagi sayang" Keano mengecup kening Nessa
Akhirnya terjadi perkenalan dan moment melepas rindu satu keluarga itu
•||•
"Keano Jonathan Mario ikut Papah ajak istri kalian" ucap Jonathan yang di angguki para lelaki itu
Sebenarnya dia sudah tau apa tujuan Wijaya memanggil mereka tidak lain adalah untuk membahas tentang Lisa penyebab Lisa seperti ini
--
Kamar Lisa
"Princes" ucap Semua nya serentak
Lisa yang merasa masih canggung hanya tersenyum gugup
"Hei kamu bikin Princes malu" ucap Vano tertawa dengan raut wajah Lisa
"ehh liat pipi Lisa merah" timpal erland
Pletakkk
Marvin menyentil kening Vano dan Erland membuat sang empu nya meringis kesakitan sambil mengusap dahinya
"Abang ish sakit" ucap mereka berbarengan yang tidak di sahuti oleh Marvin
"Geser" ucap Marvin dingin pada Bagas
__ADS_1
Marvin memang di kenal dingin tapi masih ada raja nya lagi yaitu Kevin yang saat ini masih berada di Amerika
Mau tak mau Bagas harus menyingkir Dan Marvin menggantikan posisi Bagas yang berada di samping Lisa
lisa berada di tengah tengah antara Arga dan Marvin
**Untuk memperjelas Author kasih Gambaran silsilah keluarga mereka ya!
WIJAYA FAMILY**
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Wijaya William menikah dengan Almh. Senna Wijaya
Mempunyai anak
•Keano Wijaya
•Jonathan Stevano Wijaya
•Nessa Wijaya
Keano Wijaya menikah dengan Sela Anggraini Mempunyai Anak
•Kevin Wijaya (25 thn)
•Marvino Wijaya. (23 thn)
•Kenzo Putra Wijaya (18 thn)
Jonathan Stevano Wijaya menikah dengan Sarah Anastasya Mempunyai anak
•Arga Stevano Wijaya (22 thn)
•Bagas Stevano Wijaya (22 thn)
•Lisa Anastasya Wijaya (16 Thn)
•Arland Dirgantara Wijaya (18 thn)
•Erland Dirgantara Wijaya (18 thn) [TWINS]
•Vano Dirgantara Wijaya (16 Thn)
...----------------...
"Bang , bang Kevin kapan pulang?katanya dia on the way" tanya Arga pada Marvin
"Abang ngak tau" jawab Marvin singkat
Sementara Arga hanya mengangguk tanda mengerti
"Lisa Vano penasaran ceritaiin dong gimana kehidupan kamu di panti" Celetuk Vano membuat para abang nya menjadi terfokus pafa satu pertanyaan itu
"Emmm abang juga penasaran ceritain dong Princes" ucap Kenzo yang adi angguki semua
"Lisa di panti --
" Sayang Lisa Bagas Arga Marvin semuaa nya ayo makan malam"ucap Nessa sambil tersenyum di depan kamar Lisa
Mereka semua mengangguk tapi Lisa masih bingung dirinya tidak terbiasa seperti ini
Jika makan tidak ada makan bersama kecuali sarapan kadang dirinya makan juga tidak teratur bahkan dia kadang makan nasi hanya pagi hari saja jika sarapan
"Ayo Lisa Aunty bantu" ucap Nessa pada ponakan nya
"M-makasih Aunty" Lisa gugup
"Ngak usah gugup sayang Aunty itu adik daddy kamu anggap aja Aunty juga mamah kamu ya" Nessa tersenyum ramah yang di balas senyum juga oleh Lisa
"Marvin aja yang bantu" ucap Marvin tiba tiba
"Arga aja aunt"
__ADS_1
"Vano aja vano bisa"
"Bagas aja aunt kasian aunty capek"
"Arland aja"
"Ngakk Erland aja"
"Yang adil Kenzo yang bantu Lisa" ucap Kenzo menangahi
"ITU NGAK ADILL" Teriak semua kecuali Marvin dan Arga tang hanya geleng heleng kepala
"Udahh jangan berantem Lisa sama Mommy sama Aunty Nessa" ucap Sarah tiba tiba yang sedari tadi mendengar keributan
"Lisa bisa sendiri kok mom aunty" Ucap Lisa menengahi yang tidak enak karena dirinya mereka menjadi berebut padahal hanya membantu untuk turun ke ruang makan
Dan itu juga pakai Lift jadi tidak menguras tenaga untuk menuruni tangga
"NGAK BOLEH PRINCES" Ucap mereka semua Serentak Lisa tersentak suara nya seperti sebuah bentakan karena mereka semua berbicara bersamaan
Arga melihat ekspresi Lisa yang berubah langsung mendekat
"Maksudnya itu kamu ngak boleh cape capek sayang kaki kamu lagi capek kata dokter tadi kan ngak boleh banyak gerak"
"Emm Lisa kayak nya ngak usah makan di Meja makan untuk malam ini biar dia makan di kamar aja nanti Mommy sama Aunty Sela dan Nessa nemenin Lisa makan di sini" ucap Sarah yanh baru mengingat Lisa tidak boleh banyak bergerak
"Iya betul mbak lebih baik Lisa makan disini , Kalian cepat turun udah di tunggu Daddy sama kakek" ucap Nessa
"Nessa Sarah" ucap Sela yang baru datang ke kamar dengan satu nampan dan di belakang nya ada 2 pembantu yang membawa makanan untuk mereka ber 4 makan disini
"Loh? Marvin Kenzo Arland kalian semua udah di tunggu kakek loh " ucap Sela yang melihat anak dan ponakan nya masih berkumpul disini
"Iya Aunty/Iya mom" ucap mereka serentak dan keluar dari ruangan Lisa
••
"Hai lisaa"
"Iya Aunty"
"Makan yang banyak ya untuk saat ini kamu ngak boleh banyak gerak dulu jadi kamu makan disini " jelas Sela yang di angguki oleh Lisa
"Tenang sayang Mommy temenin sama Aunty Nessa dan Aunty Sela kita juga mau makan bareng kamu disini" ucap Sarah yang membuat putri nya tersenyum
Sarah Nessa dan Sela akhirnya makan di Sofa kamar Lisa sambil menonton televisi yang memang di setiap kamar ada
Kasur Lisa berukuran Queensize bisa muat menampung 6-7 orang
Lisa sendiri sangat merasa berlebihan dimana kamar nya memiliki AC 2 tapi dia hanya menghidupkan satu
Ada sofa dan juga Televisi di tambah kamar mandi yang mewah di lengkapi bath up dan Shower
Berbanding terbalik 180° dengan kebidupan nya di panti
Kasur yang tipis kipas angin yang sudah macet dan juga tv yang hanya di ruang tamu
Jika mau nonton televisi harus berebut apalagi ada adik panti yang sering menonton kartun
Intinya Dia harus bersyukur dengan kehidupan nya sekarang
"Terimakasih Tuhan..mungkin ini hadiah dari semua kesabaran saya tetap tolong hamba. Agar bisa selalu membantu mereka yang sedang membutuhkan terimakasih dengan takdir mu ini aku percaya bahwa usaha tidak akan menghianati hasil" Batin Lisa Tersenyum menatap jendela kamar nya
.
.
.
**Jangan Lupa like dan Juga Vote nya ya
mohon maaf karena update yang telat**
Tetap stay terus ya!
__ADS_1