Lisa And Posesif Family

Lisa And Posesif Family
Pesta BBQ


__ADS_3

"Happy Reading!"


Jangan lupa Like and Vote nya


 


Malam ini pukul 19:00 seluruh anggota keluarga Wijaya sudah berkumpul disini di taman belakang Mansion disini sudah lengkap ada lampu lampu hias mengelilingi kolam renang dan juga ada alat bakar bakar yang sudah disiapkan Erland dengak Kenzo.


Lisa dituntun oleh Sarah dan juga Arga sampai ke taman belakang dia sangat takjub dengan dekorasi nya abang abang nya ini sangat kreatif dan apalagi pesta ini untuk merayakan kehadiran diri nya di tengah tengah keluarga mereka.


"Lisaa gimana?" tanya Arga sambil menatap taman yang sudah di hias dengan secantik mugkin "Lisa bahagia bang terimakasih buat semua nya" Senyum Lisa "Apa pun buat kamu sayang kamu mau apa? rumah? apartemen? mobil,semua akan abang kasih buat kamu" ucap Arga yang membuat Sarah tersenyum.


"Lisa ngak mau dan ngak minta apa apa Lisa udah sangat bahagia sama keluarga kandung Lisa ketemu dengan kalian saja udah keajaiban dalam hidup Lisa sebelum nya belum pernah lisa bayangkan kalo Kalian adalah Keluarga kandung Lisa" jelas Lisa sambil menatap lembut ke arah Abang dan juga Mommy nya


"Sayanggg" Sarah memeluk Lisa dia sangat terharu dengan apa yang di ucapkan oleh Lisa dia sangat berbeda dari gadis kebanyakan di masa remaja nya dulu dia sangat sering menghabiskan uang untuk kesenangan tapi Lisa anak nya tumbuh dengan ke dewasaan dan juga ke rendah hatian dirinya sangat bersyukur


"Terimakasih dengan keadaan yang telah Mendewasakan ku secara paksa" Batin Lisa


"LISAAAA" Panggilan menggelegar dari Vano


"Ayo Lisa gabung duduk di saung sambil bakar bakar"ajak Vano yang di angguki Lisa, Vano dan Arga membantu Lisa hati hati memang di kolam renang itu terdapat dua saung yang satu berukuran single dan yang satu berukuran double


Maksud dari Single saung itu hanya dapat menampung 3-5 orang jika Saung berukuran Double bisa menampung 6-13 orang Saung itu memang biasa untuk bersantai maupun kumpul keluarga seperti ini


" Lisa sini duduk samping Abang"ajak Marvin


"Eh Btw anywe Busway si abang Kulkas mau pulang?" celetuk Arland "telat lu bang Kevin dah sampai bandara Indonesia" jelas Bagas "Whatt? serius kok gw ngak tau sih" tanya Kenzo


"Denger denger bang Kulkas bawa Cewek loh" heboh Erland, Marvin dan Arga saling pandang


sementara Lisa hanya membatin penasaran siapa perempuan yang akan di bawa oleh Abang nya itu apa perempuan yang sama dengan Foto yang di tunjukan oleh abang Marvin dan juga Arga.


"A**** lu serius? Kah??? Mas--


"Kenzo ngomong nya!" peringat Sela yang tiba tiba datang membawa sirup untuk diminum mereka semua


"Ehh Mommy" Kenzo hanya cengegesan karena sudah di tangkap basah oleh mamah nya sendiri


"Ini buat kalian semua" Sela menyerahkan pada Arga yang di terima oleh Arga


"Makasih Aunty/Mommy" ucap mereka semua serempak yang di angguki oleh sarah

__ADS_1


"Aunty Erland mau tanya emang bang kul--eh maksudnya bang kevin mau bawa cewek ya??" tanya Erland yang sedari tadi penasaran mereka semua mengangguk minus Marvin dan Lisa "Kayak nya sih iya tadi dia telfon Mommy lagi perjalanan ke mansion katanya dia bawa temen perempuan nya" jelas sarah


Tapi jawaban sarah belum membuat mereka semua puas "temen ya" Vano pura pura berfikir "temen apa teman" ucap Kenzo "udah kalian abisin itu minuman nya,Lisa abisin ya sayang kalo kurang tinggal bilang abang kalian aja" ucap Sela


Lisa tersenyum"Makasih aunty"


"Sama sama sayang" Sela mengacak rambut Lisa gemas dan pergi menghampiri suami dan para ipar nya yang sedang Berkumpul


Wijaya juga ada mereka semua sedang duduk di meja besar yang disiapkan di kolam renang


Lisa menatap suasana malam di kota besar ini tapi tiba tiba dirinya merasa ingin buang air kecil rasanya dia ingin saja jalan ke kamar mandi tapi dia tidak tahu dimana kamar mandi nya selain di dalam kamar nya sedangkan kamar nya harus menaiki Lift dulu dia belum hafal dengan ruangan ruangan di rumah besar ini


Dia bisa sendiri tapi dia sudah menduga pasti akan ramai jika abang abang nya tahu mengingat betapa posesif nya mereka padahal baru 24 jam bertemu. Entahlah tapi yang jelas Lisa bersyukur dan merasa nyaman dengan lingkungan baru nya.


"Lisa kamu kenapa?" tanya Arga yang memperhatikan gerak gerik adik nya


"Lisa mau ke kamar mandi" ucap Lisa menunduk "Ayo!!" tiba tiba dua tangan terulur secara bersamaan Lisa kaget dia mendongak ternyata ada Vano dan juga Marvin


"Haah" dia berguman kecil bingung memilih siapa


"Vano antar Lisa Bagas abang mau ngomong sama kamu" ucap Marvin mengambil keputusan Vano mengangguk dan segara mengandeng sepupu nya untuk diantar ke kamar mandi


Gw ngerasa beda sama sifat Princess atau lisa dari pertama ketemu dia biasa biasa aja tapi kenapa saat ada yang nyebut nama angle Syliya dari raut wajah nya berubah


Udah gw tanya berkali kali tapi hanya di jawab gelengan dan juga kata 'Gpapa'


Gue cukup peka kalo di balik kata "Gapapa" ada kata "Kenapa-napa" entah hari ini dia sedikit pendiem mungkin gw belum tau kebiasaan dia selama ini kayak apa , apalagi ini lingkungan baru buat dia. Denger denger dari Bagas kalo dulu Lisa itu jadi korban bully di sekolah nya rasanya pingin gw bales saat itu juga mungkin dengan memberi peringatan merah pada sekolah itu


"Bagas!"


"Iya bang"


",,,,,,,,,,,,,,,,,,,,"


"Hah? Buat apa"


"Udah ikutin aja"


"Siap bang"


--

__ADS_1


Pov Author


"Udah?" tanya Vano yang di amgguki lisa


"Eh Vano kayak nya kamu duluan aja deh" pinta  Lisa karena dia melihat sesuatu yang sulit untuk dijelaskan


"Emang kenapa?" tanya Vano lagi


"Gapapa duluan aja Aku bisa sendiri kok" yakin Lisa "Ngak vano gak mau pergi nanti kamu kenapa napa bisa abis kalo abang tau"ucap Vano


Lisa menghela nafas nya


" eh lis tunggu bentar"ucap Vano yang membuat Lisa menengok


"Mau ngapain?" tanya Nya


"Mau minum air putih bentar haus" ucap Vano


Lisa mengangguk lagi pula jarak kamar mandi dan dapur tidak jauh


Vano pergi untuk mengambil minum


Lisa terus menatap ke arah yang sedari tadi mencuri arah pandangan nya


Terdapat perempuan yang duduk di Sofa membelakangi Lisa dengan rambut panjang yang di urai setau dia disini tidak ada siapa siapa jika pembantu tidak akan memakai pakaian se feminim itu


Lisa berjalan melangkah sampai dia tak sadar


PRANKKKK


Dia tidak tahu jika ada maid yang lewat


"Maaf maaf nona saya benar benar ngak sengaja" ucap maid itu takut di pacat


"Eh ngak kok lisa yang salah jalan yang ngak liat liat" ucap Lisa dirinya memang merasa bersalah


Keributan dan suara itu berhasil menarik perhatian seorang perempuan yang sedari tadi duduk


**Sampai sini dulu ya maaf untuk telat update nya karena urusan di dunia nyata


jangan lupa like and vote nya**

__ADS_1


__ADS_2