
23 : 00
" Kenapa kau mengajak Kiona ke acara Ini,"Kata Adam pada Bagas di depan Rumah yang punya Pesta sebelum pulang.
" Aku hanya ingin mengajaknya," Kata Bagas saat ia mau pulang Adam malah mengajaknya berbicara,
" Kenapa Kau tidak berhenti untuk mengejar Kiona Bagas, Dia itu Istriku," Kata Adam datar
" Aku tau, Tapi jangan salahkan Kiona ka, Karena Aku masih sangat mencintainya," Kata Bagas Jujur
KENAPA HATI AKU BENAR BENAR MARAH,SAAT BAGAS BILANG SEPERTI ITU PADAKU, dalam Hati Adam
" Tapi dia istriku Bagas, Apa Kau akan membunuh ku dulu agar kau bisa memdapatkan Kiona, Hah," Kata Adam
" Kalo Aku Bisa, Aku akan melakukannya," Canda Bagas, Bagas senang melihat Kaka nya ini Cemburu. dan bagas Malah Menggodanya, Dan Bagas pun meninggalkan Adam sebelum Naik Mobilnya,
NO PLATNYA SEPERTI TIDAK ASING, batin Adam Mengingat,
YA TUHAN... JADI BENAR, batin Adam Semakin mencurigainya. dan mengingat plat No mobil yang berusaha menabrak Kiona kamrin kamrin Lalu.
JADI KECURIGAAN GUE BENAR, batin Adam Waspada
" Gue Gak nyangka, Adik loh bisa ngomong kaya Gitu," Kata Jhoni di belakang Adam.
" Mungkin dia hanya bercanda Jhon," Kata Adam menutupi kecurigaan nya terhadap Bagas pada Jhoni,
" Gue Pikir, Sepertinya Bagas harus kita Curigai," Kata Jhoni.
" Kenapa kau mencurigainya," tanya Adam pura pura tak tau.
__ADS_1
" berdasarkan penilaian ku, Bagas sangat mencintai Istrimu, Mungkin saja dia yang ingin membunuhmu, karena dengan kematian mu, Dia bisa menikahi Istrimu," Kata Jhoni.
Perkataan Jhoni membuat Adam semakin Waspada,
" Baiklah Gue akan memikirkan perkataan Loh ini, dan akan terus waspada," Kata Adam
" Oke kalo begitu, Loh tenang saja gue akan terus selidiki semua," Kata Jhoni
" Oke, Gue pulang dulu," Kata Adam
Baru saja Adam dan Jhoni Melangkah mau pulang,. tiba tiba, terdengar Letusan Pistol,
DOOOOOOR
Namun pletukan Pistol itu tak mengenai Adam, Dan hanya Terkena tembok sisi Kanan Adam tepat ia berdiri.
Jhoni pun dengan sigap menembak Balik Orang Yang berusaha menembak Adam, Namun berhasil Kabur dengan Motor nya.
" Gue lihat Bentuk tubuhnya sangat kurus seperti seorang Wanita, Namun mereka berdua, gue Gak tau yang Mana yang menembak Gue,," Kata Adam karena Kedua penmbak itu memakai Helm.
APA JANGAN JANGAN KIONA, pikir Adam berburuk sangka
" Wanita, Apa jangan jangan Istrimu," Kata Jhoni membuat Adam kesal akan pemikiran Jhoni.
" Bagaimana Kau beranggapan Kalo penembak itu Istriku Jhon," Kata Adam kesal
" Bukan kah istrimu sangat pandai bela diri," Kata Jhoni membenarkan
" Kalo memang dia Istriku, sasaran nya tidak akan meleset," Kata Adam
__ADS_1
" Penembak itu kan menaiki Motor Bro, Sepintar dan selihai Apa pun kalo menembak menaiki Motor itu sangat susah Bro," Kata Jhoni
" Aku akan pulang sekarang, Kalo Istriku tidak ada Di rumah, Aku akan pertimbangkan itu," kata Adam dan menaiki Mobil yang tadi mengantar Kiona.
" Apa Kau benar benar mengantar Istriku sampai Rumah," Tanya Adam pada supir barunya yang bertugas menjaga Kiona.
"Iya Tuan, Saya juga melihatnya Masuk ke rumah Tuan," Kata Supir itu
BAGUS LAH KALO BEGITU, dalam Hati Adam tenang
Tak berapa lama Adam pun sampai
24 : 00
" Dimana istriku," Tanya Adam ketika Masuk,
pelayan dan suster serta tukang kebun bingung harus menjawab Apa, Karena yang ia Tau nyonya itu belum pulang.
" Saya tidak tau Tuan, Setau saya Nyonya belum Pulang, Karena saya belum membukakan pintu untuk nyonya," Kata Kepala pelayan itu,
SIALAN DIMANA KAU GADIS BODOH,, upat Adam kesal
" Cari istriku, sampai ketemu, Sebelum ketemu jangan ada satu pun yang tidur, Kalian mengerti," Kata Adam melampiaskan kekesalannya pada semua pelayan.
Adam pun menuju Kamar Akila siapa tau Kiona Ada disana,
Adam pun membuka Kamar Akila Namun Kosong, Kiona juga tidak di sana,
" KEMANA KAU GADIS BODOH," kata Adam sedih karena Takut apa yang di katakan Jhoni benar adanya,
__ADS_1
Mereka semua tidak tau kalo Kiona tertidur di kamar sempit yang tak pernah terpakai dan Kiona tertidur lelap,