
ADAM sangat kesal melihat Kirana berada si sini, apa lagi istrinya sendiri yang mengantarnya Masuk keruangan nya,
APA DIA TIDAK MERASA CEMBURU SAMA SEKALI, batin Adam kesal
GUE SENGAJA MAU MENGHINDAR DARI KIRANA, KARENA GUE GAK MAU NENEK TAU LAGI HUBUNGAN GUE SAMA DIA,DAN GUE AKAN BERUSAHA UNTUK MENERIMA KIONA DAN AKAN MENCINTAINYA TAPI KIONA MALAH SELALU SEPERTI INI, batin Adam kesal
Adam sangat kesal Kirana selalu bergelayut padanya, Adam sudah mengakiri hubungan nya Namun Kirana tak pernah mengerti dan tak menerimanya,
GUE HARUS NGOMONG TEGAS PADANYA, batin Adam
" Sayang, Kenapa kamu seperti ini sih sama aku," Kata Kirana sedih
MASA IYA SIH AKU HARUS MENDENGAR SEMUA INI, LEBIH BAIK AKU KELUAR AJA AH, dalam hati Kiona
" Maaf Pak Saya permisi keluar," Kata Kiona bermaksud Ke luar dari ruangan Adam, Namun Adam Malah menarik Tangan nya dan menariknya ke pelukannya dan mencium bibir Kiona singkat,
" Itu Hukuman mu," Kata Adam dan terus memeluk Kiona
" Tapi Pa..." Kata Kata Kiona terpotong lagi oleh Ciuman singkat Adam Mau tak mau Kiona pun menutup mulutnya rapat rapat agar Adam tak menciumnya lagi
" Saya sudah bilang bukan, Akan menghukumu kalo kau bilang seperti itu," Kata Adam tersenyum menyebalkan.
SIALAN, KENAPA ADAM DAN KIONA BERCIUMAN DI DEPAN GUE SIH, Batin Kirana kesal dan menahan Amarahnyaa.
__ADS_1
" Kamu tetap di sini," Kata Adam pada Kiona
" Ada apa, kamu kesini," tanya Adam pada Kirana
" Memangnya kenapa aku kan Kekasihmu Sayang," Kata Kirana memegang tangan Adam
"Kita sudah tidak ada hubungan apa apa lgi, Dan Maaf, saya sudah menikah, Saya hanya akan berhubungan dengan istri saya saja, Dan saya tidak akan berhubungan dengan Wanita lain," Kata Adam panjang lebar
" Jadi saya harap kamu tidak mengganggu saya lagi," Kata Adam membuat Kiona bingung kenapa Adam berbicara seperti itu pada Kirana.
BUKAN KAH PAK ADAM AKAN MENIKAHI KIRANA NANTI TAPI KENAPA PAK ADAM BILANG BEGITU, batin Kiona Aneh
" Apa maksud kamu sayang," Kata Kirana sedih
" Sekarang keluarlah, Aku tidak mau Karyawan ku membicarakan kau dan aku ada hubungan apa apa, Karena saya hanya akan mencintai istri saya," Kata Adam
" Aku tidak mau," Tolak Kirana
" Kalo Kau tidak mau keluar, Biar aku saja yang keluar," Kata Adam
Kirana, Karena kesal ia pun tak bilang apa apa dan meninggalkan ruangan Adam dengan membanting pintu Ruangan Adam keras.
" BAPAK SUDAH MEMBANGUNKAN MACAN YANG LAGI TIDUR," kata Kiona ketika kirana sudah tak ada di sana.
__ADS_1
" Apa katamu," Kata Adam
" Bapak tau kan kalo Mbak Kirana itu Cintanya Bapak, tapi kenapa bapak bi....?" Kata Kata Kiona terputus oleh Ciuman Adam
" Kenapa bapak terus saja menciumku sih Pak," Kata Kiona Kali ini Kiona memegang Bibir Ada dengan tangannya dan menahannya Agar tak menciumnya lagi,
" Kau tau sendiri hukumannya seperti apa, Kenapa kau terus saja menggoda ku," Kata Adam ketika melepas tangan Kiona dari mulutnya
" Maaf Pak, Maksud saya Mas," Kata Kiona melarat ucapan nya buru buru.
" Sudah lah, Kau boleh keluar," Kata Adam
" Baik Pak permisi," kata Kiona meninggalkan Ruangam Adam, Belum saja Kiona sampai Pintu Adam Sudah Menarik Kiona kepelukannya Dan menciumnya,
" Bapak Apa apan sih," Kata Kiona kesal
" Terus saja menggoda ku," Kata Adam datar
"Apa kau begitu sukanya dengan Ciumanku ini," Kata Adam kegeeran
Kiona menginjak Kaki Adam sangat keras dan Adam meringis ke sakitan dan Kiona pun berlalri keluar
" Siapa juga yang suka sama Ciuman Bapak, Weeeek," Kata Kiona menjulurkan lidahnya dan berlalri.
__ADS_1
" Dasar Gadis Nakal," Kata Adam terkekeh