
●●☆ DI TEMPAT LAIN ☆●●
" berengsek, Seharusnya orang suruhan ku itu membunuhmu kiona, Aku benar benar membencimu, kau sudah merebut orang yang aku cintai jadi kau harus mati di tangan ku," Kata Kirana kesal
" Jangan salahkan Aku jika aku melakukan cara yang lain untuk menyingkirkan mu," Kata Kirana lagi
" Aku akan merebut orang yang kamu cintai, aku pastikan itu," Kata Kirana kesal
●●●☆ KE ESOKAN HARINYA ☆●●●**
" Mah, Papah akan datang kan," tanya Akila,
" iya, Papah Bilang Akan datang ko sayang," Kata Kiona ketika sedang memandikan Akila
" Benal mah, Mamah Gak Boong," Kata Akila
" Mamah Gak Boong sayang, Papah tidak akan ke kantor hari ini," Kata Adam tiba tiba ada di sana
" Holeeeeeeeeeee Papah Gak Boong kan," Kata Akila
" Tentu saja sayang, Nanti Kita berangkat kesana bersama sama, iya kan Mah," Kata Adam
" Iya sayang, Mamah sama papah kan sudah janji," Kata Kiona
" Holeeee," teriak Akila kesenangan
Setelah semua selesai Mereka bertiga pun Ke Sekolah Akila, Di sepanjang Jalan Akila terus saja berceloteh.
__ADS_1
Entah kenapa Hati Kiona merasa tak tenang Seperti akan terjadi sesuatu, Namun Kiona tepis itu semua, Mungkin hanya persaanya saja.
KENAPA HATI AKU TAK TENANG YA, SEPERTI FIRASAT BURUK AKAN TERJADI, batin Kiona
MUNGKIN INI HANYA PERASAAN AKU SAJA, Batin Kiona lagi,
Mereka tidak tau Bahwa Ada seseorang yang terus memperhatikan mèreka dari kejauhan
" Ok Bos, Bos tenang saja kami sudah melihatnya," Kata Seseorang berbicara Pada Bos nya tersebut di hp.
Adam yang melihat Kiona seperti tak tenang ia pun mendekati Kiona
" Ada apa, Kenapa kau seperti tak tenang begitu," Tanya Adam
" Aku tidak tau Mas, Sepertinya Firasat aku berkata Akan terjadi sesuatu, Tapi aku tidak tau itu apa," Kata Kiona pada Adam
" Sudah lah, Mungkin itu hanya perasaanmu saja," Kata Adam mennangkan.
Dan mereka berdua pun melihat penampilan Akila yang sedang menari di atas panggung,
" Lihat itu Anak ku," Kata Adam
" Anak aku juga Mas," kata Kiona kesal
" Iya Anak kita berdua," Kata Adam dan memeluk Kiona lembut
Kini Kiona tak Canggung lagi saat Adam Memeluknya seperti ini, Justru ia merasa nyaman dan Aman di dekat Adam.
__ADS_1
Penampilan Akila pun selesai,
" Mamah, Papah," Teriak Akila senang ketika menghampiri kedua orang tua nya.
" Sayang,, Kila pasti cape ya," Kata Kiona pada Akila.
" iya Mah, Cape banget, tapi Kila senang mah, Mamah sama Papah Ada di cini," Kata Akila
" iya sayang Mamah juga senang," Kata Kiona
" papah juga senang dan Papah juga bangga sayang," Kata Adam bangga
" Iya Pah," kata Akila dan memeluk papahnya.
" Ayo pulang Pah," Kata Akila
" iya Sayang, tapi sebelum pulang Akila mau apa dari Papah sama Mamah," Tanya Adam
" Hmmmmmmmm," Akila berpikir
" Bagaimana Kalo Es Criem," Kata Kiona
" Iya Mah Akila Mau," Kata Kila senang.
" Ya sudah Kila tunggu sama Papah ya di sini, Mamah beli Es Criem nya dulu," Kata Kiona ketika mau pulang dan berada di luar parkiran
" Akila tunggu di mobil ya sayang," Kata Adam
__ADS_1
" gak mau, Kila mau tunggu mamah di sini," Kata Akila menunggu Kiona di luar
Tak lama terdengar suara hp Adam berbunyi, Dan Adam pun mengangkat telvonya