
" Lihat kan Pah, Adam sudah berubah dia tidak pernah seperti ini saat bersama Kirana, Mamah mau Adam menikahnya dengan Kiona bukan Kirana pah," kata Mamah Adam
" Papah tau Mah, tapi kan kebahagian mereka bukan kita yang menentukan sayang," kata Papah Bagas, Bagus dan Adam yaitu Papah Brama
" Mamah tau sayang, tapi apa salah nya kalo kita mencobanya terlebih dahulu," Kata Mamah Adam
" Baik lah ini demi kebahagian Anak kita juga kan," kata Pak Brama dan mengajak istrinya untuk tak mengganggu calon menantunya nanti
" Hahahahahah baru aja beberapa bawang Bapak kupas Bapak udah menangis gitu aja," ejek Kiona
" Berhenti Mengejek ku Nyonya Adam putra Frayoga," Kata Adam dan membuat Kiona kebingungan dengan panggilan Adam
" Kenapa Bapak memanggilku seperti itu," kata Kiona aneh
" sebentar lagi kau akan menjadi nyonya Adam, jadi tidak salah bukan jika saya memanggilmu seperti itu," Kata Adam memulai pembicaraan.
" Tapi kita kan belum Menikah Pak, Jadi jangan panggil seperti itu," kata Kiona pelan
" Apa kau benar benar akan menikah dengan ku," tanya Adam
" Tidak Ada pilihan lain bukan, Kiona tidak mau melihat Nenek sakit pak," kata Kiona
__ADS_1
" Kau benar Nona Kio, Saya juga tidak mau melihat Nenek Sakit seperti itu," kata Adam lagi
" Kita tidak punya pilihan lain," kata Adam lagi
" tapi bagaimana dengan Mbak Kirana Pak," tanya Kiona
BENAR JUGA APA KATA KIONA GUE SAMPAI LUPA SAMA KIRANA batin Adam
" itu urusan Saya, Biar saya saja yang menanganinya," Kata Adam
" Adam, Adam sayang, Nenek Udah siuman." kata Mamah Adam berlari untuk memanggil Adam. Adam dan Kiona pun berlari menuju kamar Nenek,
Papah Adam yang mengetahui kebohongan Ibu dan juga istrinya Hanya tersenyum melihat akting mereka,
" Nenek," Panggil Kiona senang ketika melihat Nenek Adam sudah siuman
" Apa Nenek Tidak Apa apa," tanya Adam pada Nenek nya
" Aku tidak mau berbicara Padamu Anak nakal," kata Nenek Adam marah dan malah berbicara sayang pada Kiona
" Nenek Mau bertanya padamu Nak, kenapa Kamu tidak mau menikah dengan Adam," tanya Nenek Adam padahal Nenek Adam sudah tau semuanya.
__ADS_1
PASTI TANTE BELUM BICARA PADA NENEK, KALO AKU DAN PAK ADAM SUDAH PASRAH DENGAN PERNIKAHAN INI, Batin Kiona
" Nenek bicara Apa, Kiona dan pak Adam sudah merencanakan pernikahan Ko Nek, Dan Kita Akan menikah, Bukan kah begitu pak Adam," Kata Kiona. Kiona tidak mau kalo Neneknya kembali sakit kalo ia menolak pernikahannya lagi
" Iya Nenek ku sayang, Kiona dan Aku akan melangsungkan pernikahan 3 bulan lagi." kata Adam
" Apa tiga bulan, itu terlalu lama Adam, aku mau minggu depan kalian menikah tidak Ada kata penolakan untuk ku." Kata Nenek Adam tegas
" Tapi Nek.....," protes Adam terputus oleh Omongan Kiona
" iya Nek, apa pun permintaan Nenek akan Kiona dan pak Adam turutin,Asalkan Nenek sehat sehat saja," kata Kiona menenangkan Nenek nya
" tapi Dengan satu syarat Nek," kata Adam mengajukan persyaratan
" Baik lah katakan apa persyaratan nya," kata Nenek
" Aku tidak mau Pernikaham Kita di exfose di media Nek, Dan Aku tidak mau semua tau kalo aku sudah menikah dan mempunyai istri,Aku ingin pernikahan ini dirahasiakan," kata Adam memberi satu syarat pada Nenek nya
" Baik lah, tapi Nenek Mau kalian menikah secara Agama dan hukum" kata Nenek Adam
" oke, kita menurut saja apa kemauan Nenek," kata Adam.
__ADS_1
TERIMA KASIH MASIH SETIA MEMBACA NOVEL INI SEMOGA SUKA MAKASIH😘