
" Apa Kiona juga ikut Andil," Tanya Adam sinis
" Apa maksudmu Ka," Tanya Bagas Bingung
Tak berapa lama pintu itu pun terbuka berlahan Nampak lah sesosok Mata yang Adam kenal,
Pupus sudah harapan Adam, Ternyata Mereka bertiga adalah dalang dari semua ini,
" Masuk lah Sayang, Kedatangan Mu sudah aku tunggu," Kata Adam Sedikit sinis
Kiona pun Masuk dan memeluk Adam
" Sukurlah Kalo kau tidak apa apa,,"Kata Kiona
" Aku tau orang itu juga yang menyera.......Aaaaaaaah Sakit Mas," Ringis Kiona kesakitaan,, Kiona bermaksud memberi tau pada Adam Kalo Orang yang mau membunuhnya Adalah orang yang sama yang sedang terkapar pingsan itu, Namun Adam malah menjambak Rambut Kiona.
" Saaaaakiiit Mas,," Ringis Kiona
" Lepaskan Kiona Ka ," Kata Bagas menodongkan Pistol pada Adam.
" Jangan Paksa aku untuk melakukan Ini,," Kata Bagas,
" Lakukan lah," Kata Adam
" Tidak,Jangan Ka, Aku Mohon," Kata Kiona dan Bagas pun Menurunkan Pistolnya dan dengan secepat Kilat Adam mengambil Alih Pistol Bagas, Dan mendorong Kiona ke tembok dan Pelipisnya pun terluka dan berdarah dan pistol yang di bawanya pun terjatuh.
" Aaaaah," Ringis Kiona pelan.
__ADS_1
MAS ADAM BENAR BENAR KETERLALUAN, batin Kiona kesal badan nya sakit semua karena di Dorong Adam sampai terjatuh dan terluka pun Adam tak menghiraukannya,
" Kiona," Kata Bagas cemas.
" Diam di sana, Kalo Tidak Aku akan Membunuhnya," Kata Adam mengancam Bagas untuk membunuh Bagus,
" Mas Adam Apa yang kau lakukan, Apa kau sudah gila Hah," Kata Kiona tak tahan lagi,
" Gila,,, hahahahahaha Bukan kah Kalian yang gila," Kata Adam
" Kenapa kalian menginginkan Aku Mati," Kata Adam
APA, MATI, Pikir Bagas Bingung.
APA MAKSUDNYA MAS ADAM, batin Kiona Bingung
" Mas Adam ngomong apa," kata Kiona bingung
" Kalian tidak usah pura pura, Penjahat itu buakan kah kalian yang menyuruh nya untuk membunuh ku," Kata Adam Menunjuk Penjahat yang pingsan itu,
" Apa yang kau bicarakan," Kata Bagas
" Aku sama sekali tidak mengerti apa yang kau bicarakan Ka," Kata Bagas
" Tidak usah pura pura," Kata Adam geram dan menembak Bahu Kiri Bagas,
Dooor,,,
__ADS_1
Bagas pun Meringis kesakitan, dan terjatuh menahan sakit yang Adam tembakam
KENAPA KA ADAM SEPERTI INI, batin Bagas aneh.
Karena tak Tahan Lagi atas Kelakuan Adam Dia pun mengungkapkan yang sebenarnya
" Jangan sakiti Bagas Adam," Kata Bagus Kesal
" Karena sesugguhnya Bukan dia yang menginginkan Kamu Mati, Tapi Aku," Kata Bagus
" Bagus Apa yang kau katakan," Kata Bagas tak mempercayai perkataan Adiknya
" Diam lah kau Bagas," Kata Bagus
" Apa,, Kau,,," Kata Adam menyepelekan Nya,
" Kau tidak percaya, Apa kau lupa dengan tembakan yang aku lakukan saat Pesta undangan itu,sayang nya itu meleset, Apa kau melupakannya," Kata Bagus
" Apa kau Juga yang berusaha menabrak Kiona," Kata Adam
" Tentu saja, Aku ingin Gadis sialan ini Mati, Karena dia sudah membuat Bagas Jatuh Cinta Padanya, Dan membuat rencanaku Gagal Total,Karen itu Aku ingin menyingkirkannya Juga," Kata Bagus.
APA, APA YANG KA BAGUS KATAKAN, BUKAN KAH KA BAGUS SELALU BAIK PADAKU, batin Kiona sedih,,
JADI KIONA DAN BAGAS TIDAK TAU SAMA SEKALI DENGAN RENCANA INI batin Adam sedikit tenang,
" Jadi penjahat Ini juga yang Kau..." Kata Adam tak sanggup meneruskan ucapannya.
__ADS_1
" Iya itu Aku, Apa kau tidak menyangka, Orang yang Cacat sepertiku bisa melakukannya dengan Mudah," Kata Bagus