
" Ada apa,, Kenapa kamu ingin bertemu denganku di sini" tanya Adam pada seseorang
" Aku hanya merindui Kekasih ku, Memang nya salah Jika aku meeinduimu hah," kata Seseorang itu manja
" Aku Tau itu sayang," Kata Adam
JADI KIRANA BELUM MENDENGAR PERNIKAHAN GUE ,BAGUS KALO BEGITU batin Adam senang
" jadi aku tidak salah kan," kata seseorang itu yang bernama Kirana
" Tidak sayang,Kau tidak salah" kata Adam
" Kemana saja kau selama ini, tidak pernah menemuiku lagi," kata Kirana kesal
" Nenek sakit Sayang, Jadi Aku menemaninya," Kata Adam
JADI GARA GARA NENEK TUA ITU, KENAPA TIDAK MATI SAJA SI TUH NENEK, UDAH TUA JUGA NYUSAHIN AJA, batin Kirana kesal
" Ah Nenek kamu sakit sayang," tanya Kirana pura pura perduli
" iya,"
" kenapa Kamu tidak memberi tau aku kalo Nenek sakit sayang," kata Kirana
" Aku kan bisa menjenguknya," kata Kirana mencari perhatian Adam
"Maaf sayang, Saat itu aku sangat hawatir dan tidak mengingat itu," Kata Adam
" Tapi sekarang Nenek sudah Baikan bukan," tanya Kirana
__ADS_1
" iya,"
" Sukurlah kalo begitu," Kata Kirana
Ketika Adam mau berbicara Mata nya menangkap sosok seseorang yang ia kenal dan seseorang itu sedang menangis di depan seorang Pria,
KIONA, KENAPA DIA MENANGIS, batin Adam bertanya dan sedikit kesal melihat Kiona sedang bersama Laki laki lain
Dan Adam melihat tangan laki laki itu menyentuh Pipi Kiona yang penuh dengan Air mata dan menghapus air mata itu
Adam yang melihat itu pun sedikit tersulut emosi dan menghampiri Kiona dan Laki laki itu, Kirana yang melihat Adam berdiri pun memperhatikan Adam yang menuju Meja seseorang dengan keadaan marah
ADA APA DENGAN ADAM batin kirana bertanya Dan terus saja memperhatikan Adam
Adam yang tersulut Emosi ketika melihat tangan laki laki itu menyentuh yang akan menjadi miliknya pun menghampiri mereka dan menyentuh lengan laki laki yang menghapus Air mata Kiona
" JANGAN MENYENTUH YANG BUKAN MILIK MU," kata Adam kesal dan ternyata yang menyentuh pipi Kiona itu Bagas Adik tiri nya.
" Pak Adam," kata Kiona terkejut
" Ka Adam," Kata Bagas hampir berbarengan dengan Kiona
" JANGAN MENYENTUH NYA," ancam Adam Lagi
" KAU IKUT AKU," kata Adam lagi, dan menyeret Kiona dengan paksa untuk mengikutinya
" Pak Adam lepaskan, Sakit," Kata Kiona kesakitan
" Ka apa yang kau lakukan, Lepaskan Kiona ka," Kata Bagas tak tega melihat Kiona kesakitan
__ADS_1
" INI BUKAN URUSANMU," kata Adam Dengan Nada Marah
" Tapi Kiona kesakitan ka," kata Bagas kesal melihat Kaka nya Kasar pada Gadis yang ia Cintai
" ITU BUKAN URUSAN MU," Kata Adam lagi
" Itu urusan ku juga ka, karena kau menyakiti orang yang Aku cintai," Kata Bagas marah
" Apa Kiona tidak memberi tau mu, Kalo Dia itu CALON ISTRI KU," kata Adam dan membuat Bagas tak bisa berkutik atau pun membantu Kiona, Karena Bagas bukan siapa siapa Kiona,
Kiona yang mendengar pengakuan Bagas tidak tau harus senang atau sedih.
Dan Adam pun membawa Kiona keluar dari restauran itu dan menuju Mobilnya,
" MASUK," kata Adam penuh penekanan, mau tidak mau Kiona pun Masuk ke mobil Adam, dan mereka pun melaju cepat dan membuat Kiona ketakutan
" Pak saya Mohon pelankan Laju mobilnya," Kata Kiona
" KENAPA APA KAU TAKUT MATI HAH,"kata Adam menahan Amarah
KENAPA GUE SANGAT MARAH MELIHAT ORANG LAIN MENYENTUH NYA, batin Adam Aneh
" saya belum mau mati, Kalo Bapak mau mati ya bapak Mati aja sendiri, jangan Bawa bawa saya," kata Kiona kesal pada Adam yang sudah menyeret nya keluar dan tangan nya kini ada Bekas tangan Adam.
" Segitu benci kah kau padaku hingga mendo'akan ku Cepat Mati," kata Adam kesal
" Bukan kah sebentar lagi kau akan menikah dengan ku, kalo aku mati Kau pasti akan kesepian tanpa aku," Kata Adam
" Ah iya kau tidak akan kesepian, bukan kah Bagas tadi menyatakan cintanya padamu, Hingga kau menangis di hadapan nya," kata Adam lagi
__ADS_1
"Aku lebih baik kesepian dari pada harus menikah dengan mu," kata Kiona semakin kesal dengan ucapan Adam yang tak beralasan
MAKASIH BANYAK MASIH SETIA BACA NOVEL KU INI, MAAF YA KALO CERITA NYA KURANG BAGUS 😘😘😘😘😘