
" Nek, Adam minta Maaf, kalo bukan karena Adam Nenek tidak akan seperti ini," Kata Adam ketika hanya mereka berdua saja dan Adam menangis
" Nek Bangun lah, Aku akan turutin semua ke inginan Nenek asal Nenek sehat kembali, Nenek dengar sendiri kan Kiona juga setuju, dia mau menikah dengan ku Jadi Aku mohon Bangun lah," Kata Adam memengang tangan Nenek nya
" Adam Sayang, Akila memanggil mu Nak," Kata Mamah Adam ketika masuk ke kamar Nenek Adam
" Menginap saja di sini beberapa Hari, pasti Nenek Mau mendengar kabar bahagia Ini," kata Mamah Adam lagi
" Baik Mam, setidak nya Aku mau melihat Nenek Bngun," kata Adam sedih dan keluar dari kamar Nenek nya
" Rencana mu berhasil Mah," kata Rima ketika berdua saja
" sudah Aku bilang hanya satu cara ini yang bisa membuat mereka mau menikah," Kata Nenek Adam membongkar kebohongan nya
" besok panggil lagi Dr Arya aku ingin mengakhiri kebohongan ini," kata Nenek Adam
" Jangan dulu mah, Nanti Adam pasti curiga kalo Mamah bisa secepat itu sembuh," saran Rima Mamahnya Adam
" Mamah Pegal harus tiduran seperti itu sepanjang Hari," protes Nenek Adam
" Mamah tahan dulu aja, ini kan demi keinginan Mamah," kata Rima Mamah Adam
" Baik lah Demi Akila," kata Nenek Adam
DI RUANG TAMU
__ADS_1
" Kita Akan memginap di sini," kata Adam Pada Akila ketika ia duduk di sebelah Akila yang lagi main Game di Hp nya
" Hoooollleeeee Killa nginep di lumah Eyang buyut," kata Akila senang
" Dimana Kaka Cantik Sayang," Tanya Adam
" Di dapaul," Kata Akila Yang Asyik main di hp Papahnya
DAPUR, SEDANG APA DIA DI DAPUR, pikir Adam. Dan Adam pun mencari Kiona di dapur.Adam terkejut melihat Kiona sedang Asyik mengobrol sama pelayan pelayan di sana
Adam pun menghampiri Kiona
" Sedang Apa Kalian," kata Adam mengagetkan Kiona dan Pelayan pelayan lain nya
" saya Hanya memberi tau indy untuk memasak bubur sehat untuk Nenek sebelum saya pulang Pak," Kata Kiona tanpa sadar menyebut Nama pelayan yang baru ia kenal
" Jadi Kita Gak pulang Pak," tanya Kiona
" hmmmmm," hanya Itu jawaban dari Adam dan membuat Kiona senang.
" Indy biar Aku saja yang memasak untuk Nenek, kalian boleh mengerjakan tugas kalian, tapi Indy yang akan membantuku," Kata Kiona senang dan Adam Malah tersenyum.
para pelayan pun keluar dari dapur kecuali Indy.
Adam terus saja memperhatikan Kiona yang lagi Masak Bubur untuk Nenek Adam dan tanpa mereka sadari pelayan yang bernama Indy sudah tidak Ada di Dapur
__ADS_1
" Indy tolong Ambilkan wortel," kata Kiona tanpa menoleh ia terus saja sibuk mengiris Sayur untuk ia masak Nanti untuk makan siang mereka di sini
Adam takjub melihat keterampilan Kiona memasak
" Itu bukan Wortel indy, ini labu, kamu tidak tau mana Wortel ya," kata Kiona pada Indy menurutnya
" Aku tidak tau, Mana wortel mana labu," Jawab Adam, Kiona terkejut ternyata Adam Masih di sini dan ia yang mengambilkan Wortel itu bukan Indy, Kiona mencari keberadaan indy namun tak menemukannya
" Dimana Indy Pak," tanya Kiona
" Aku tidak tau, Aku bukan pengasuh nya," kata Adam santai
" Padahal kan Aku membutuhkan bantuan nya," kata Kiona lagi
" Kau bisa minta bantuan padaku," Kata Adam Datar
"Bapak,, hahahahhahha yang Ada makanan nya jadi gak enak kalo bapak yang bantu," kata Kiona bercanda
" saya bisa masak, kamu pikir saya Tidak bisa," kata Adam kesal
" Ya ya ya, Kalo begitu tolong kupasin bawang putih sama bawang merahnya Pak," Kata Kiona
" tinggal potong bawang saja kan, apa susah nya" kata Adam, dan benar saja Adam memotong Bawang ia melepas Jas dan menggulungkan lengan kemejanya
Kiona tercengang melihat Adam yang mau mengerjakan urusan dapur
__ADS_1
INI BENERAN BOS GALAK ITU KAN, AKU GAK SALAH LIHAT KAN, batin Kiona tak mempercayainya.
mereka tidak tau kalo ada dua pasang mata yang memperhatikan nya