LOVE BOS GALAK

LOVE BOS GALAK
BAG 116


__ADS_3

" Ikuti Caraku kalo kau tidak mau Mati," Kata Adam menakutkan, yang memegangi tangan Kedua penjahat itu


" Baiklah, Aku Aku Aku akan mengikuti mu," Kata penjahat itu takut takut


" apa yang harus aku lakukan," tanya penjahat itu pada Adam,


" Bilang pada mereka, Kalo kau sudah menangkap ku," Kata Adam.


" Baik lah Baiklah," Kata Penjahat itu merasa sakit di kedua tangannya,


" Bilang pada mereka juga untuk menyalakan Lilinnya," Kata Adam karena didalam gubuk itu terlihat sangat gelap.


" Buka pintunya,, Aku sudah mendapatkannya," Kata Penjahat itu


" Kenapa di sini gelap sekali," Kata Penjahat itu lagi.


Mereka pun Menyalakan Lilin,


Betapa terkejutnya Orang itu melihat Kalo Adam lah yang Sedang mensandra penjahat itu bukan sebaliknya,


" BAGUS,,," Kata Adam Kaget,


" Ka Ka Ka Adam," Kata Bagus gugup,


Adam pun memukul Penjahat itu sampai pingsan,Dan tergeletak.


Bagus yang melihat itu pun langsung diam,


JADI BAGAS DAN KIONA MENYURUH BAGUS MENUNGGU DI SINI, batin Adam kesal.


TERNYATA MEREKA BERDUA BENAR BENAR LICIK, Batin Adam lagi.


" Kenapa, Apa kau terkejut," Kata Adam,

__ADS_1


" Tidak usah buru buru, Kau pasti menunggu seseorang lagi bukan," Kata Adam, dan Duduk di sana.


DI TEMPAT LAIN


Kiona menyusuri Jalan setapak, Ia menemukan Cangkir yang tadi di pakai Adam Minum, Ia mencari kesana kemari takut Takut kalo Adam mabuk dan pingsan,Karena kebanyakan minum,


Namun Kiona tak menemukannya di mana mana,


" Dimana Mas Adam," Tanya Kiona Pada dirinya


Ketika Kiona Melangkah Tak Sengaja ia menginjak Pistol kecil


" Pistol, Ya tuhan, Mas Adam," Kata Kiona Panik, Ketika Kiona Mau mencari lagi keberadaan Adam tak sengaja Ia menabrak Tubuh seseorang,,


BRUUUUUG.......


" Ka Bagas," Kata Kiona terkejut ternyata yang menabraknya Bagas


" Kiona, Apa Kau tidak apa apa," Tanya Bagas


" Apa kau menemukan Adam," Kata Bagas


" tidak Ka,"


" Ya sudah, Kamu kembali lah, Biar aku saja yang mencari ka Adam," Kata Bagas.


" Tapi Ka,"


" Kiona Ini demi keselamatan kamu sendiri," Kata bagas


" Biar aku saja yang mencarinya," Kata Bagas Lagi


" Ka, Bawa ini,, Siapa tau ini akan ke pake Nantinya." Kata kiona

__ADS_1


" Kamu dapat dari mana Pistol ini," tanya Bagas cemas


" Aku menemukan di sana Ka, Sama dengan Cangkir yang di pake mas Adam Tadi," Kata Kiona


" Ya sudah Kamu kembali lah, Ini berbahaya Kiona," Kata Bagas,


" iya Ka," Kiona pun kembali.Namun Kiona tak kembali yang Bagas Katakan, Ia menghampiri Anak Remaja sedang bermain tembak tembakan


" Berikan itu padaku," kata Kiona,


" Nyonya Frayoga," Kata Remaja itu takut takut dan memberikan Pistol itu pada Kiona


" Apa isi nya penuh," Tanya Kiona


" Penuh nyonya," Kata Remaja itu lagi,


" Terima kasih," Kata Kiona, Dan kembali menyusuri jalan setapak itu lagi.


DI TEMPAT LAIN


30 MENIT PUN BERLALU,


Adam merasa bosan, kenapa Penjahat utamanya belum juga datang,


Tak berapa lama pintu gubuk pun terbuka, Bagas pun berlahan Lahan masuk, Takut Kalo penjahat itu mengetahui kedatangan nya, Ketika Bagas masuk ia benar benar terkejut, Melihat Adam sedang menahan seseorang dan satu lagi pingsan,


SUKURLAH KALO KIONA TAK IKUT DENGAN NYA, batin Adam bersyukur karena Kiona tak ikut Andil atas rencana pembunuhan dirinya,


"Masuklah, Kedatangan mu sudah di tunggu dari tadi," Kata Adam datar dan santai


" Apa yang kau lakukan,"tanya Bagas pada Adam saat melihat Adiknya di Sandra Adam.


" Apa yang Aku lakukan, Bukankah Kau lebih tau dari aku," Tanya Adam

__ADS_1


" Kiona mencarimu, Takut takut Kalo kau dalam Baha.......," Kata Bagas teputus oleh Adam


" Apa Kiona juga ikut Andil," Kata Adam sinis


__ADS_2