
DI TEMPAT LAIN WAKTU SEMALAM
21 : 00
" kalian benar benar Bodoh, mengerjakan tugas sekecil itu saja tidak becus, Kalian Lihat, karena kAlian tidak becus mengerjakan tugas sekecil itu, membuat pernikahan mereka terjadi" kata seseorang marah
" Sori Bos, Kami minta maaf" kata seseorang lagi
" saya tidak mau tau, Gimana pun caranya pernikahan mereka harus di pisahkan," kata Seseorang yang mereka bilang BOS
" baik Bos, Nanti kita rencanakan.bos tinggal beri perintah saja,"kata Seseorang itu lagi
"oke Nanti saya kabari kalian lagi," Kata bos mereka
"Kalian pergilah, dan ini bayaran kalian," kta Bos mereka lagi
" Baik Bos permisi," kata seseorang itu lagi dan meninggalkan Bosnya
" GUE BAKALAN HANCURIN PERNIKAHAN LOH," kata yang di bilang Bos itu marah
DI HOTEL
06 : 30
RASAIN, GUE KERJAIN JUGA DIA, batin Adam tersenyum
Kiona bingung Harus bagai mana, Kiona benar benar Kaku se kaku Kakunya karena Adam memeluknya seperti itu.
__ADS_1
KENAPA PAK ADAM MALAH MELUK SIH, AKU KAN MAU BANGUN, batin Kiona, Dan Kiona pun berlahan mengangkat tangan Adam dari tubuhnya. Namun Adam malah mempererat pelukannya.
Kiona pun Bergerak bermaksud menjauh dari Adam Namun Adam tetap Terus memeluknya lebih Erat
" Berhentilah Bergerak, Jika kamu tidak mau membangunkan Junior ku," Kata Adam serak ketika bangun tidur
APA MAKSUD PAK ADAM, batin Kiona membeku
" Tapi pak, Saya mau bangun," kata Kiona pelan
" Ini Masih pagi Kiona, kau mau kemana sepagi ini. " Tanya Adam dengan suara seraknya
" Sudah lah kembali tidur lagi saja," Kata Adam dan tetap memeluk Kiona
" tapi Pak, Bapak jangan peluk aku seperti ini," Kata Kiona
" tapi kan Bapak sudah janji untuk tidak menyentuh ku." kata Kiona
" Aku hanya memeluk mu, tidak menyentuh mu," elak Adam
" Ini kan sama Saja Bapak menyentuh ku," kata Kiona kesal berusaha melepaskan pelukan Adam
" Ini Bukan menyentuh, ini namanya memeluk kau tidak bisa membedakan mana pelukan dan mana sentuhan hah," kata Adam pelan
" Bagiku itu sama saja," kata Kiona kesal
" Apa kau mau aku ajari yang namanya Sentuh menyentuh," kata Adam menggoda di telinga Kiona dan membuat Kiona merinding mendengar nya
__ADS_1
" Bapak ngomong apa sih, sudah lepaskan aku pak." kata Kiona melepaskan pelukan Adam
" Kau terus saja memanggil ku Pak, Aku ini suami mu bukan Bapak mu," Kata Adam kesal dan Kiona malah tersenyum dengan tingkah Adam yang merajuk seperti itu.
" Apa bapak akan melepasku kalo aku tidak memanggil anda Bapak," Kata Kiona
" Hmmmmm," Jawab Adam namun ia masih memeluk Kiona,
" Baik lah, Mas Adam bisa kan Lepasin aku,Aku udah gak tahan pengen pipis," Kata Kiona menahan keinginanya.
" Baik lah baiklah," Adam pun melepaskan pelukannya, Kiona pun berlari ke kamar mandi
" Dasar Gadis Aneh," Kata Adam tersenyum, Adam sengaja mengerjai Kiona.
Meraka berdua pun memakan sarapan nya di Kamar Hotel saja,
" Kita Pulang sekarang kan Pak," tanya Kiona
" Jangan memanggilku Pak," Kata Adam kesal
" MmmMaaf Pak, eh maksud saya Mas,? kata Kiona gugup
" Biasakan memanggilku dengan sebutan itu," kata Adam
" Iya Mas," Kata Kiona, Kiona akan berusaha untuk mengingatnya.
" Setelah sarapan Kita Akan pulang ke rumah, Kata Mamih Akila selalu menanyakan mu," Kata Adam
__ADS_1
" Iya Mas," kata Kiona