
" Kamu pikir aku wanita seperti apa, kamu pikir aku wanita yang haus akan harta,sehingga kamu berpikir seperti itu tentang aku," Kata Kiona sedih dan berbicara sendiri, Karena Kiona sudah mengusir Adam keluar dari Kamarnya
" Apa sekarang kamu menyesal telah menyentuh ku, Apa kamu sekarang merasa Jijik padaku," Kata Kiona lagi dan menangis di sana.
" kenapa Hatiku sangat sakit mendengar perkataan nya seperti itu terhadapku," Kata Kiona lagi di sela tangisnya
Kiona pun tertidur karena kelelahan menangis,
DIRUANGAN LAIN
Adam bingung kenapa Kiona malah marah padanya,
" Apa ucapan aku salah," Kata Adam bingung kenapa Kiona marah besar.
" Bukankah itu yang semua wanita inginkan," kata Adam berbicara pada dirinya sendiri
Adam tidak tau kalo dia sudah menyakiti hati Kiona.
" Perempuan, memang benar benar membuatku pusing," Kata Adam dan memejamkan Matanya.
SIANG HARINYA
Kiona bangun kesiangan, Dan Adam sengaja tidak membangunkan nya, Kiona pun turun dari kamar nya Dan menuju Dapur,
__ADS_1
" Siang Nyonya," Sapa pelayan di sana ketika Kiona melewatinya
" Pak Adam kemana bi," tanya Kiona sopan
" Oh Tuan dari pagi sudah pergi Nyonyah," Kata Bibi yang bekerja di sana
" Tapi Tuan pesan sama Bi minah, Kalo nyonya bangun Nyonya jangan kemana mana, Sebelum Tuan Pulang," Kata Bibi itu yang bernama Bi Minah
Dan Membuat Kiona kesal setengah Mati
APA BOS GILA ITU MAU MEMENJARAKAN AKU DI SINI, DAN AKU TIDAK BOLEH KELUAR DARI SINI,dalam hati kiona kesal
" Dia sudah merenggut kesucian ku, Sekarang dia pun mau merenggut Kebebasan ku,Dasar pria kejam," Kata Kiona kesal dan sedikit menaikan Nada berbicaranya Dan membuat Bi Minah terkejut
" Bilang Padanya Kalo dia pulang Aku ingin berbicara padanya," Kata Kiona kesal dan kembali ke kamarnya,
" Dia pikir dia itu siapa Mau mengurungku di sini," Kata Kiona kesal ketika ia sudah ada di kamarnya.
" Dasar Bos Gila, Sedeng," Kata Kiona kesal
DITEMPAT LAIN
" Apa,,, Kenapa Kamu mau meninggalkan Aku," Kata seseorang yang bernama Kirana
__ADS_1
" Maaf kan Aku kirana, Aku tidak bisa berbuat Apa apa, Nenek selalu mengawasiku," Kata Adam pada Kirana
NENEK TUA ITU LAGI, KAPAN MATI NYA SIH TUH NENEK TUA, MENGHALANGI SAJA, batin Kirana kesal
" Apa kamu mulai mencintai Gadis dungu itu," tanya Kirana
" Namanya itu Kiona,bukan Gadis dungu yang kamu katakan," Kata Adam membela Kiona
" Kenapa kamu malah membelanya," Kata Kirana kesal
" Kiona, sekarang Adalah Istriku, Siapa pun yang menghinanya dia juga menghinaku," Kata Adam tegas
" Tapi dia kan hanya Istri sementaramu," Kata Kirana
" Bukan kah itu yang kamu bicarakan padaku," kata Kirana lagi
GUE JUGA GAK TAU APA YANG SEBENARNYA GUE MAU, batin Adam bingung
" Aku tidak tau," kata Adam, ia sangat bingung dengan Hati dan pikirannya sekarang,
" kamu mungkin hanya bingung sayang, jadi untuk apa aku dan kamu harus berpisah seperti itu," Kata Kirana merayu Adam agar tak memutuskan hubungannya,
" Aku tidak tau Kirana, Aku harap kamu jangan hubungi atau pun ke kantor dan ke kaffe aku lagi saat ini, Aku tidak mau Nenek ku sakit lagi, bila mendengar kabar Aku dan kamu masih menjalin hubungan," kata Adam
__ADS_1