
"Lupakan Leon menikah la dengan ku."ucap Farid
"Ngak Mel aku sangat mencintai mu ingat janji kita bahwa kita akan tetap saling mencintai sampai ada yg salah satu dari kita pergi aku mohon Mel aku lebih baik mati".ucap Leon
"Jadi kamu ingin mati."ucap Farid memberikan aliran listrik lagi
aaaa.teriak Leon
"Apa yg harus aku lakukan."gumam Mely
"Sayang kamu jangan binggu menikah la dengan ku".ucap Farid
"Kamu udah mengkhianati persahabatan kita Farid kamu bilang cinta sama aku tapi kamu mau mengambil kebahagiaan ku aku benci sama kamu".ucap Mely emosi
"Mel kamu jangan pernah menikah dengan dia aaaaa.teriak Leon
"Kenapa Farid kenapa kamu lakuin ini".teriak Mely
"Karna kamu Mely kamu."teriak Farid memberikan aliran listrik lagi dengan lama sampai Leon hampir tak sadar kan diri
"M.Mely a.aku mintak maaf jika aku tidak bisa menepati janji ku aku mintak maaf jika ngak bisa ada di samping kamu ".ucap Leon dengan sisi kesadarannya
"A..aku mencintaimu."ucap Leon
"Hiks hiks aku juga mencintaimu Leon hiks hiks jangan tinggal kan aku hiks hiks".ucap Mely menangis
Dor
Farid menembak tepat di jantung Leon membuat Leon mati seketika
"Leeoonnn."teriak Mely histeris
"Hahahaha sekarang Mely akan menjadi milik ku hahahah."ucap Farid dengan tawa nya
"Aku benci sama kamu".teriak Mely lalu pingsan. saat Mely sadar sudah ada di rumah sakit di samping nya sudah
ada mama nya yg menangis
Mely berusaha membuka mata nya
"Mely kamu udah sadar nak".ucap mamanya menghapus air mata nya
"Mama aku tadi mimpi buruk hiks hiks" .ucap Mely menangis
"Tenang sayang di sini ada mama."ucap mama nya memeluk dengan erat
"Leon mana ma aku mau ketemu sama Leon".ucap Mely
"Leon..... Leon" .ucap mama nya tidak sanggup
"Leon kenapa ma jangan-jangan mimpi ku itu benar."ucap Mely
"Kamu yg sabar sayang mama ngerti apa yg kamu rasa".ucap mama nya
"Engak ini ngak mungkin terjadi".teriak Mely melepas infus nya lalu berlari keluar menelusuri rumah sakit Mely melihat keluarga Leon berkumpul
"Mama leon mana."ucap Mely menghampiri
"Mely kamu harus iklas Leon udah ngak ada hiks hiks."ucap mama nya Leon
"Ngak mungkin "teriak Mely masuk ke ruangan jenazah di lihat nya tubuh Leon terkujur pucat
"Leon bangun hiks hiks kamu ngak boleh ninggalin aku bangun Leon hiks aku cinta sama kamu hiks bangun Leon hiks hiks" .ucap Mely mengoyang kan badan Leon
"Sayang kamu harus ikhlasin Leon mungkin dia bukan jodoh kamu."ucap mama nya
__ADS_1
"Ini semua salah ku ma aku penyebab Leon meninggal hiks".ucap Mely kembali lagi pingsan
Setelah pemakaman Leon selesai Mely masih tetap berdiri di depan kuburun Leon dengan pandagan kosong sampai pingsan di kuburan Leon. setiap hari Mely selalu mengurung diri nya di kamar dan menangis Mely selalu menyalahkan diri nya atas kematian Leon Mely sering ke kuburan Leon bersyukur ada Agatha dan Riana yg sering datang untuk menguatkan Mely biar Mely bangkit lagi selama 2 tahun Mely terpuruk dan bisa bangkit lagi sedang kan dari keluarga Leon tidak pernah mengganggap kematian Leon kesalahan Mely mereka mencari keberadaan Farid tapi menurut pencarian polisi Farid kecelakaan dan mati terbakar bersama mobil nya dan keluarga Leon pindah ke tempat baru sehingga Mely tidak bisa menemukan keberadaan mereka karna mereka tau setiap Mely melihat keluarga Leon pasti Mely merasa bersalah
Flashback and
Nathan yg mendengar cerita mama nya ikut meneteskan air mata
"Kamu harus berhati -hati Nathan".ucap mama nya menghapus air mata nya
"Iya ma Nathan akan hati-hati tapi gimana sama Mely".ucap Nathan
"Farid ngak akan nyakitin Mely karna dia cinta sama Mely yg mama khawatir kan kamu Nathan Farid tidak akan tinggal diam dia akan melakukan sesuatu".ucap mama nya khawatir
"Farid prananta ".gumam Nathan
"Nathan akan jaga diri ma Nathan ngak akan biarin Farid mengambil Mely dari Nathan karna hidup Nathan ada sama Mely."ucap Nathan
"Mama percaya sama kamu sebaiknya nya kamu jangan nunggu Farid bergerak tapi kamu harus siapkan sesuatu sewaktu kamu berhadapan sama Farid".jelas mama nya
"Mama benar kayak nya dia cukup berbahaya".ucap Nathan
"Pokok nya kamu hati-hati dan jangan gegabah."ucap mama nya
"Ya ma Nathan akan dengarin nasehat mama Nathan pulang dulu ma ."ucap Nathan berdiri
"Iya kamu hati-hati ya".ucap mama nya
Selama di perjalanan pulang Nathan terus berpikir bagaimana cara melawan Farid sampai rumah pun Nathan terus berpikir
Cklek
"Tumben udah tidur."gumam Nathan ikut berbaring dan memeluk Mely dari belakang
"Aku hanya butuh memeluk mu rasa nya satu hari saja aku tidak memelukmu kayak ada yg kurang."ucap Nathan
"Tumben tidur jam segini."tanya Nathan
"Iya perut ku nyeri danpak datang bulan".jawab Mely
"Apa yg bisa aku lakukan biar sakit nya hilang."tanya Nathan
"Hanya tiduran nanti juga akan hilang".jawab Mely
"Ya udah kamu tidur aja dulu sambil aku peluk" ucap Nathan
"Mandi dulu Nathan" .ucap Mely
"Ya udah aku mandi dulu."ucap Nathan masuk ke kamar mandi setelah 15 menit Nathan sudah memakai baju santai nya ikut berbaring lagi
"Sakit banget ya".ucap Nathan
"Sedikit dengan kamu udah memeluk ku sakit nya berkurang".jawab Mely
"Udah tidur aja lagi biar aku peluk biar sakitnya berkurang".ucap Nathan
"Nathan".ucap Mely
"Hhmm.gumam Nathan
"Jika seandainya nanti aku pergi aku harap kamu bisa jaga diri".ucap Mely dengan mata terpejam
"Kamu ngomong apa sih Mel aku ngak suka kamu ngomong kayak gitu".ucap Nathan
"Maaf."ucap Mely
__ADS_1
"Mel apa bener kamu mencintai ku."tanya Nathan
"Kenapa kamu nanya kayak gitu ."ucap Mely menghadap Nathan
"Aku nanya aja aku pikir kamu masih mencintai Leon karna kamu mau ninggalin aku" .ucap Nathan
"Hah ! dulu memang aku mencintai Leon tapi itu dulu Leon hanya cerita masa lalu ku sebelum aku bertemu dengan mu aku sudah tidak mencintai Leon tapi bukan berarti aku ngelupain Leon dan kamu adalah kebahagiaan ku dan kamu kehidupan ku aku sangat sangat mencintaimu suatu saat kamu akan mengetahui sebesar apa cinta ku pada mu hidup mu jauh lebih penting dari pada hidup ku" .jelas Mely
"Maafkan aku udah meragukan cinta mu".ucap Nathan mencium kepala Mely
"Aku ngerti kok ! oh ya Nathan aku punya sesuatu buat kamu ".ucap Mely mengambil sesuatu di dalam laci
"Pisau lipat".ucap Nathan
"Iya kamu bawa kemana pun kamu pergi ini akan berguna nanti nya ".ucap Mely
"Nanti aku di kira akan melakukan tindakan krimininal".ucap Nathan
''F..f...Farid itu orang nya licik dan kejam kamu bisa sembunyiin di tempat yg ngak bisa orang ketahui mungkin di bawah tali pinggang atau di bawah sepatu jika nanti sewaktu f...f...Farid menyerang kamu kamu bisa gunakan ini meski ini cuman pisau lipat aku yakin ini akan berguna."ucap Mely
"Iya aku akan bawa kemana aku pergi."ucap Nathan
"Terimakasih".ucap Mely mencium pipi Nathan
🌞🌞🌞🌞
"Nathan mandi nya cepetan nanti kamu telat" .teriak Mely membereskan kamar nya
Cklek
"Ini baju kamu cepat nanti kamu telat ke kantor nya."ucap Mely memberikan baju Nathan
"Aku ini bos mereka ,buat apa takut telat."ucap Nathan
"Iya aku tau tapi hari ini aku ingin kamu nganterin aku ke restoran entah kenapa hari ini aku ingin sekali bertemu sama mama."ucap Mely
"Ok bos".ucap Nathan memberi hormat
"Cepat sana."ucap Mely mendorong Nathan ke ruang ganti
Ting
+628xxxxxxxxxx
*S*ayang kayak nya kamu ngak lakuin apa yg aku mintak apa kamu mau Nathan mu bernasib sama sih leon sialan itu
Ini pasti dari Farid apa yg harus aku lakukan.batin Mely
"Sayang kamu kenapa bengong liat handphone mu".ucap Nathan memberikan dasi nya
Mely memberikan handphone nya ke Nathan dan membenarkan baju Nathan dan memakai kan dasi Nathan lalu memeluk Nathan menangis dalam diam
"Aku tidak akan apa-apa "ucap Nathan
"Semoga saja".jawab Mely
"Udah jangan nangis sekarang katakan pada ku kapan datang bulan mu itu hilang".tanya Nathan mengalih kan pembicaraan
"Sekitar 1 mingguan" .jawab Mely
"Lama amat aku ingin kamu mengandung dan kita akan jadi orang tua".bisik Nathan
"Sabar Nathan aku yakin nanti nya anak kita akan tampan kayak kamu dan kita akan bermain bersama nya."ucap Mely tersenyum
"Ya udah mending kita berangkat".ucap Nathan .Nathan mengantar kan Mely ke restoran nya lalu Nathan menuju kantor nya
__ADS_1