
Setelah beberapa jam bekerja Agatha sudah selesai mengerjakan pekerjaan nya
"Ini pak udah selesai."ucap Agatha memberikan dokumen nya Bagas memeriksa teliti
Selalu sempurna bertanggung jawab dan cantik ini yg aku suka dari Agatha.batin Bagas
Dret dret dret
Dret dret dret
"Maaf pak apa sebaiknya di angkat dulu telpon nya siapa tau penting ".ucap Agatha memberi tau
"Kenapa kau mengganggu ku jika tidak penting aku akan lenyap kan" .bentak Bagas kepada orang yg menelponnya
Kenapa bahasanya selalu berubah -ubah .batin Agatha
"Maaf bos saya mau kasih tau Aileen sudah kembali dari liburan nya dan sekarang dia ke kantor pak Nathan".ucap orang yg di suruh Bagas mengawasi Aileen Bagas tau Aileen akan mengejar Nathan lagi itu kenapa Bagas masih menyuruh orang mengawasi Aileen untuk berjaga-jaga
"Apa kau yakin".tanya Bagas
"Iya bos saya masih mengikutinya kayak nya ini jalan kantor pak Nathan."ucap orang itu
"Baik la bentar lagi saya akan dateng".ucap Bagas memutuskan telpon nya kembali mengejek dokumen nya
"em. ......p..pak boleh saya tanya."ucap Agatha takut
"Silakan."jawab Bagas
"Kenapa cara bicara bapak berubah -ubah. tanya Agatha
"Mau tau aja nyesel lho jika tau jawabannya dan lho tidak gue lepas".jawab Bagas menutup dokumen lalu berdiri
"Ikut gue sekarang".ucap Bagas
"Mau kemana pak."tanya Agatha mengikuti Bagas
"Dodi batalkan semua janji saya hari ini bilang saya ngak ada di kantor".ucap Bagas lalu pergi bersama Agatha
"Pak kita mau kemana".tanya Agatha tapi tidak ada jawaban dari Bagas
"Pak apa bapak tidak berbuat macam-macam "tanya Agatha takut
Nih cewek buat gue gemes aja cerewet lagi jika tuh bibir gue comot tau rasa.batin Bagas tersenyum tipis
"Kita mau kemana sih pak saya ngak mau ikut bapak kalau ngak ada tu...mmppp."ucapan Agatha terputus karna Bagas mencium bibir nya mata Agatha membulat setelah itu Bagas melepasnya Agatha hanya bengong atas apa yg di lakukan Bagas
Salah sendiri ngak bisa diam jadi gini kan .batin Bagas
"Hiks hiks hiks b..bapak jahat hiks hiks".ucap Agatha menangis seponta Bagas menghentikan mobil nya
"Ya jangan nangis dong kenapa lho nangis".tanya Bagas khawatir
"B..bapak jahat...hiks hiks."ucap Agatha masih menangis
"Apa yg gue lakuin."ucap Bagas binggung
"Bapak udah ambil ciuman pertama ku hiks hiks."ucap Agatha
"Buahhhhhhh ! lho sangat lucu nangis karna ciuman pertama lho gue ambil udah diam diam gue akan tanggung jawab."ucap Bagas memeluk Agatha
harum banget bau pak bos jadi pengen peluk terus.batin Agatha
"Diam ya makan nya jangan banyak ngomong gue jadi gemes mau comot tu bibir tenang gue ngak akan ngapa ngapain lho dan soal cium lho tadi gue akan tanggung jawab apa perlu gue nikahin lho".ucap Bagas santai melanjutkan mobil nya
"Ngak perlu."jawab Agatha singkat
"Maaf tapi lho harus mau nanti jika lho hamil nama baik gue bisa hancur".ucap bagas becanda melihat wajah Agatha seperti itu rasanya Bagas ingin ketawa tapi keburu mobil mereka sampai di tempat kantor Bagas dan Agatha keluar dari mobil mereka di samperin oleh 2 orang berbadan besar
"Bos nona Aileen sudah sampai dari tadi".ucap pria itu
Aileen itu bukan nya nama perempuan masa lalu Nathan.batin Agatha
__ADS_1
"Baik la kalian boleh pergi tapi inget tetap awasi dia karna saya yakin dia itu orang yg licik saya ngak mau rumah tangga sahabat saya hancur".ucap Bagas
"Baik bos "ucap orang itu bersama .lalu Bagas dan Agatha pergi di lantai atas ke ruangan Nathan tanpa mengetuk pintu
Brak
Nathan dan Aileen sedang berpelukan Bagas tidak kaget lagi tapi Agatha kaget seketika Nathan mendorong Aileen
"Sialan lho Nat ini untuk Mely."ucap Bagas memukul Nathan
Buuk
"Sabar dulu gas ini tidak seperti yg lho liat."ucap Nathan
"Nyesel gue ngak ngajak Mely tadi."ucap Bagas
"Engak engak lho salah paham lho percaya sama gue tadi dia tiba-tiba dateng dan meluk gue dengan erat dan mencium gue saat gue ngindar lho keburu dateng".jelas Nathan
"Udah Nathan ngaku aja".ucap Aileen dengan tersenyum sinis
"Diam kau jangan memperkeru keadaan jika sampai Mely menjauh dari ku akan ku gantung kau ngerti".bentak Nathan ke Aileen
"Jangan gitu sayang "ucap Aileen mendekati Nathan dan ingin mencium Nathan lagi tapi
Plak
"Maaf nona dia punya istri jangan di goda tidak tau malu" .teriak Agatha menampar Aileen
"Berani sekali kau menampar ku".teriak Aileen
Plak
Aileen membalas menampar Agatha tapi bukan kena Agatha tapi Bagas yg ada di depan nya
"Kau berani melukai nya akan ku lenyapkan" bentak Bagas memberi tatapan tajam nya Aileen tau Bagas berbeda dari Nathan jika dia sudah marah besar tidak akan selamat lebih aman nya Aileen pergi dari sana
"Bapak terluka."ucap Agatha melihat sudut bibir Bagas terluka
"Dimana kotak obat".tanya Agatha
"Biar saya ambilin".ucap Nathan
"Bapak duduk dulu sini."ucap Agatha
"Ini."ucap Nathan memberikan kotak P3k
"Sini pak biar saya obatin".ucap Agatha
"Udah gue ngak papa."ucap Bagas
"Pak bapak terluka karna saya jadi izinkan saya mengobatinya".ucap Agatha dengan mengobati luka Bagas posisi mereka sangat dekat hanya berapa centi mata mereka bertemu sangat lama
"Ehm ehm".dehem Nathan
"E..eh m...maaf pak".ucap Agatha canggung
Duh kenapa dengan aku jadi deg degan .batin Agatha
"Aku suka dia terlihat seperti itu" .batin Bagas
"Gue mohon ya Gas jangan kasih tau Mely itu semua salah paham".mohon Nathan
"Gue ngak janji."ucap Bagas
"Benar apa yg di bilang pak Bagas saya tau Mely seperti apa dia pasti kecewa dan marah kamu ngak jujur ".ucap Mely
"Kenapa lho panggil dia kamu sedangkan gue lho panggil bapak".tanya Bagas
"Karna Nathan suami dari sahabat saya dan bapak adalah atasan saya ".jelas Agatha
"Ganti jika di luar jam kerja panggil nama ".ucap Bagas
__ADS_1
"Bapak juga ke orang kamu saya dan saya bapak panggil lho gue" ucap Agatha
"Iya karna menurut gue jika saya panggil saya kamu berarti orang itu ngak penting dan kalau gue panggil lho gue itu berarti orang itu penting".ucap Bagas
"Maksud bapak".tanya Agatha binggung
"Gue itu cinta sama lho ngak ngerti banget".ucap Bagas
Deg
Apa dia bilang tadi cinta duh kenapa jantung ku dan kenapa ya saat dia bilang cinta hati ku seneng gini.batin Agatha
"Bapak ngak usah becanda ngak lucu hati jadi candaan".ucap Agatha
"Siapa juga yg becanda gue cinta sama lho saat pertama kali ketemu saat di nikahan Nathan pada saat nya lho ngelamar kerja ya udah gue terima jadi asisten gue lho ngelamar kerja aja langsung gue terima apa lagi ngelamar buat jadi pendamping lho gue ngak pikir dua kali".jelas Bagas
"Tapi bapak selalu marah marah dan ngebentak saya".ucap Agatha
"Iya la gue marah setiap lho keluar atau makan siang selalu mereka melihat nya kayak gitu gue ngak suka jika cinta gue di pandang kayak gitu".ucap Bagas serius
"Tapi saya saya.....ucap Agatha
"Gue tau kok tetap la kerja proposional dan ganti panggil aja lho gue dan jika kita kerja baru panggil bapak satu lagi gue selalu mencintai lho gue akan menunggu sampai lho siap."ucap Bagas
"Tapi pak....ucap Agatha
"Jika lho nolak mau gue cium lagi".ancam Bagas
"Baik la."jawab Agatha pasra
"Gue mau tanya deh gas kok lho tau jika Aileen dateng ke sini".tanya Nathan
"Gue masih suruh orang untuk ngawasin Aileen untuk berjaga-jaga gue tau Aileen itu orang nya pandai bersandiwara dan licik".ucap Bagas
"Saran saya....ucapan Agatha di potong Bagas
"Udah gue bilang jika ngak pakai lho gue mau gue cium."ucap Bagas mendekat kan muka nya ke Agatha
"Iya iya" .jawab Agatha
"Saran g..gue mending Nathan bilang kejadian ini sama Mely sebelum dia tau dari orang lain."ucap Agatha
"Tapi gue takut dia marah."jawab Nathan
"Jika kamu ngak mau bilang biar sa.....mmppp."ucapan Agatha terpotong karna Bagas sudah mencium nya
"Ih kenapa di cium".ucap Agatha kesal
"Udah gue bilang jangan kamu saya tapi gue lho."jawab Bagas
"Ternyata bibir nya manis".ucap Bagas
"l..lho tega."ucap Agatha dengan mata berkaca-kaca Bagas mengambil headphone nya menelpon seseorang
"Kamu cari informasi lengkap nona Agatha Fredella Ulani ".ucap Bagas mematikan telponnya
"Maaf kalau ngak salah itu nama gue".tanya Agatha
"Iya benar".jawab Bagas
"Ngapain lho cari informasi tentang gue".ucap Agatha curiga
"Gue akan bertanggung jawab atas apa yg gue lakuin hari ini gue akan ngelamar lho."ucap Bagas santai
"APA? "teriak Agatha kaget
"Kalau mau debat jangan sekarang mending pikirin gimana cara nya buat jauhin gue sama Aileen gue ngak mau Mely menjauhi gue" .ucap Nathan
"Pikir aja sendiri gue mau ketemu sama camer gue bya".ucap Bagas menarik tangan Agatha
"Sialan".umpat Nathan
__ADS_1