
"Ternyata kau ingin ngelabuhi ku Bagas kamu tau cinta ku sangat besar hahaha" .tawa seseorang
"Kerja bagus kalian boleh pergi."ucap seseorang
####
"Sayang kamu yakin ngak ikut acara nanti malam."ucap mama Agatha
"Iya ma aku capek seharian ini bekerja titip salam aja buat anak nya teman mama yg nikah."ucap Agatha
"Aku kayak nya ngak ikut deh kak kepala ku pusing."ucap Riana
"Apa aku ngak usa pergi."ucap Rizal khawatir
"Jangan bang kasian mama pergi sendiri kak Riana biar aku yg jagain."ucap Agatha
"Kamu bilang tadi capek".ucap Rizal
"Iya jagain sambil tidur hehehe."ucap Agatha cengengesan
"Kakak tenang aja aku cuman butuh istirahat ."ucap Riana
"Tapi aku khawatir ninggalin kalian sendiri di rumah."ucap Rizal
"Kakak tenang aja kami akan baik baik saja."ucap Riana menyakinkan
"Ya sudah mama siap siap dulu kamu juga Zal siap siap".ucap mama nya lalu pergi untuk siap siap setelah 40 menit bersiap Rizal dan mama nya pergi
####
"Lapor bos."ucap peria tegap
"Ada apa".ucap seorang
"Tuan Rizal dan seorang ibu ibu keluar dengan pakaian rapi dan tinggal istri dan nona Agatha."ucap pria tegap
"Bagus laksana kan rencana nya".ucap seorang
"Baik bos".ucap pria itu lalu pergi
#####
Brak brak brak
"Abang sama mama kan lagi keluar terus itu siapa".gumam Agatha lalu mengintip di pintu kamar nya
"Astaga kayak nya mereka maling".ucap Agatha menelpon abang nya tapi ngak ada jawaban
"Bagas iya Bagas".ucap Agatha lalu menelpon Bagas
Hallo sayang kamu kok belum tidur.ucap Bagas di sebrang telpon
"Bagas di rumah cuman ada aku sama kak Riana" .ucap Agatha cemas
Hei kita belum nikah.ucap Bagas
"Ih Bagas aku serius bang Rizal sama mama lagi pergi ke resepsi nikahan teman mama tadi aku liat ada 3 pria di dalam rumah aku takut kayak nya mereka maling".ucap Agatha takut
*A*pa! kamu tenang aku akan segera datang.ucap Bagas memutuskan telpo nya
Brak
Seseorang berhasil mendobrak kamar Agatha
"Siapa kalian mau apa."ucap Agatha ketakutan
"Hahaha ayo ikut dengan ku".ucap pria itu lalu menyeret Agatha keluar
"Lepas lepaskan aku".teriak Riana
"Kita apa kan mereka."ucap teman nya
"Sesuai perintah bos kita harus bunuh mereka".ucap peria 1
"Jangan aku mohon lepaskan kakak saya dia sedang hamil".ucap Agatha
"Kau baik hati sekali nona".ucap pria 3 menyeret Agatha dan Riana untuk turun kebawah
"Lepas lepas."teriak Riana dan memberontak saat di tangga
"Riana awas".teriak Agatha
"Aahhhhh brak brak.Riana terjatuh dari tangga sampai ke lantai bawah
"Ternyata dia memilih mati sendiri."ucap pria 2 Agatha berlari memeriksa keadaan Riana
"Riana bangun kamu berdarah kamu harus kuat".ucap Agatha mengangkat kepala Riana
"T....Tha p...perut ku sakit aaahhh".ucap Riana memegang perut nya
"Aku mohon selamat kan kakak saya hiks hiks."ucap Agatha menangis
"Kamu ngak perlu nona kami akan lenyapkan kalian berdua".ucap pria 1 menyeret Agatha untuk berdiri
"Ngak kalian ngak boleh bunuh dia."ucap Riana dengan sisi kekuatan nya memegang kaki yg memegang Agatha
"Kalian boleh bunuh saya tapi tolong selamat kan sahabat saya".ucap Agatha memohon
"Hahaha ternyata kalian sangat menyanyagi"ucap nya
__ADS_1
"Lepas kan teman saya".ucap Riana
Buuk
Laki laki itu menendang Riana dan terpental jauh sampai Riana tidak sadarkan diri
"Riana."teriak Agatha
"Kalian jahat".ucap Agatha memberontak
"Hai tenang saya akan mengirim kamu ikut dengan nya."ucap pria 1 ingin menembak kepala Agatha .Agatha hanya memejamkan mata nya pasra atas hidup dan mati nya
"Maafkan aku Bagas aku sangat mencintai mu".ucap Agatha memejamkan matanya
Buuk buuk bukk
"Apa yg kamu lakukan, kamu mau ninggalin aku".teriak seseorang dan 3 pria itu sudah terjatuh
"Bagas."ucap Agatha mendengar teriak kan ternyata Bagas
"Siapa kau".ucap pria 2
"Kamu jangan macam macam."ucap pria 1 menondongkan senjata nya
"Jangan tembak dia kamu boleh bunuh saya".ucap Agatha
"Kamu bunuh saja saya "ucap Bagas
"Jadi saya harus bunuh siapa."ucap pria 1
Wel wel.anggap suara mobil polisi
"Sial polisi kita pergi dari sini sebelum tertangkap".ucap pria 3 lalu mereka pergi
"Riana".ucap Agatha berlari menuju Riana
"Bangun Na bangun".ucap Agatha menepuk wajah Riana
"Sebaiknya kita bawah Riana ke rumah sakit "ucap Bagas dan mengangkat Riana masuk ke dalam mobil lalu meluncur kan mobil ke rumah sakit
"Na kamu bertahan demi abang demi ku dan anak kamu hiks hiks".ucap Agatha menangis
"Kamu tenang sayang Riana akan baik baik saja".ucap Bagas menenangkan Agatha 10 menit mobil mereka sampai
"Tolong tolong".ucap Bagas dan suster segera mengambil brangkar untuk membaringkan Riana dan masuk ke UGD
"Ini semua salah ku jika aku ikut mama ke sana pasti Riana juga ikut dan ngak akan seperti ini."ucap Agatha
"Hei kamu jangan ngomong kayak gitu itu bukan salah kamu".ucap Bagas menenang kan Agatha
"Sayang kamu ngak papa kan Riana mana kenapa ada darah di baju kamu."ucap mama nya khawatir karna saat Bagas nelpon harus ke rumah sakit
"Riana kenapa dek."ucap Rizal khawatir
"Tadi saat kalian pergi tidak berapa lama ada 3 orang datang Agatha menceritakan semua nya dan mama nya kaget
Aku yakin itu bukan maling buktinya mereka kayak nya mau bunuh Riana dan Agatha.batin Bagas
"Keluarga pasien".ucap dokter keluar dari ruangan Riana
"Iya dok kami".ucap Rizal
"Hah ! maaf pak kami ngak bisa nyelamatkan kandungan pasien karna perut nya terbentur keras kami turut berduka cinta."ucap dokter yg menyesal
"Terus istri saya gimana keadaannya dok".tanya Rizal
"Istri bapak baik baik saja hanya saja ada beberapa luka akibat benturan".jelas dokter itu
"Apa boleh kami menemui nya dok".tanya Rizal
"Boleh pak kalau begitu saya permisi dulu."ucap dokter lalu pergi
"Maafin aku bang gara gara aku kalian kehilangan anak kalian".ucap Agatha berderai air mata
"Ini bukan salah kamu ini takdir kita harus iklas."ucap Rizal
"Abang yg sabar dan iklas".ucap Bagas menepuk bahu Rizal
"Makasih bro aku mau liat Riana dulu".ucap Rizal lalu pergi
"Sayang kamu ngak papa."ucap mama nya
"Aku udah bunuh anak abang sama Riana ma".ucap Agatha
"Itu bukan salah kamu ini udah takdir mending kita liat Riana dulu".ucap mama nya masuk mengajak Agatha diikuti Bagas
"Maafin aku Na".gumam Agatha mengengam tangan Riana
"Bang aku ingin berbicara".bisik Bagas lalu Rizal menjauh
"Ada apa."tanya Rizal
"Aku rasa kejadian ini di sengaja karna saat aku datang Riana sudah tidak sadar dan orang itu menodongkan senjata ke Agatha lagian jika maling di rumah kalian ngak ada yg hilang tidak ada barang yg mereka bawa pergi."jelas Bagas
"Tapi buat apa mereka melakukannya aku rasa aku ngak pernah ada musuh".ucap Rizal
"Biar aku yg menyelidiki ini semua".ucap Bagas
"Ma sebaiknya mama dan Agatha pulang aja dulu biar Rizal jagain Riana".ucap Rizal mendekati mama nya
__ADS_1
"Tapi bang aku mau jagain Riana".ucap Agatha
"Kamu pulang dulu dek".ucap Rizal
"Benar sayang apa yg di bilang bang Rizal kita pulang dulu besok kita kesini lagi".ucap Bagas
"Iya udah".ucap Agatha lalu pergi bersama Bagas dan mama nya
"Aku bersalah tidak menjaga kamu dan anak kita."ucap Rizal memandang Riana sampai ketiduran
🌞🌞🌞🌞
"Egghhh dimana aku".ucap Riana mulai membuka mata di lihat nya seseorang tertidur di dekat nya
"Kak Rizal".ucap Riana
"Kamu udah sadar apa ada yg sakit atau butuh sesuatu".ucap Rizal khawatir
"Engak ada kak apa yg terjadi di mana Agatha".ucap Riana
"Agatha baik baik aja dari cerita yg aku dengar saat orang itu ingin membunuh Agatha keburu Bagas datang dan membawa kamu ke rumah sakit".jelas Rizal
"Apa kandungan ku baik baik saja".ucap Riana memegang perut nya
"Ehmm itu itu hah ! maaf kamu keguguran maaf karna aku ngak bisa jaga kalian".ucap Rizal menunduk kan kepalanya
Deg
Apa aku keguguran maafkan ibu nak meski kamu ada karna kesalahan tapi ibu sayang sama kamu dan sekarang kamu pergi hiks.batin Riana dengan berlinang air mata
"Kita harus iklas ".ucap Rizal dan Riana hanya diam
"Riana ".panggil Rizal
"Aku mau kita pisah karna anak itu kita menikah dan aku minta kita pisah".ucap Riana Dengan berlinang air mata berusaha tegar
"Jika aku ngak mau pisah dari kamu gimana."ucap Rizal serius
"Kenapa kak orang tua ku pergi dan anak ku yg belum lahir pun pergi jadi buat apa aku disini."ucap Riana
"Dengar kamu masih punya mama Agatha dan aku."ucap Rizal
"Aku ngak mau pergi dari sini pergi hiks hiks."teriak Riana menangis
"Tenang aku akan selalu ada untuk kamu dan aku ngak akan ngelapasin kamu."ucap Rizal memeluk Riana
"Aku ngak mau hiks hiks."ucap Riana memukul Rizal
"Meski aku belum mencintai kamu tapi aku nyaman bersama kamu dan aku mintak tetap la di samping ku apa pun yg terjadi."ucap Rizal menangkup wajah Riana
"Ini semua salah ku jika aku menjaga Riana kalian ngak akan kehilangan anak kalian."ucap Agatha tiba tiba datang tadi nya Agatha mau masuk menjenguk Riana tapi Agatha mendengar Riana minta pisah
"Aku aku yg bersalah maafkan aku".ucap Agatha menghapus air mata nya dengan kasar
"Kamu disini dek."ucap Rizal
"Maafkan aku Na seandainya aku ikut mama dan bang Rizal pasti kamu juga ikut dan ngak akan kejadian nya seperti ini."ucap Agatha lagi
"Udah abang bilang ini bukan salah kamu" .ucap Rizal
"Sini kamu".ucap Riana dan Agatha mendekat
"Maafkan aku Na."ucap Agatha
"Ini bukan salah kamu hiks hiks hiks".ucap Riana memeluk Agatha
"Ini takdir ! kita sahabat bukan ipar."ucap Riana
"Apa aku boleh peluk juga."ucap Rizal mencairkan suasana
"Abang apaan sih nganggu aja".ucap Agatha
"Kamu dateng sama siapa".ucap Rizal
"Kami."ucap Mely dan Nathan bersama di balik pintu
"Mely."ucap Riana senang
"Kangen nya.''ucap Mely memeluk Riana
"Aku juga".ucap Riana
"Na kami turut berduka cita atas apa yg menimpa kamu dan bang Rizal ".ucap Mely
"Makasih Mel."ucap Riana
"Tenang kami akan berusaha untuk membuat nya lagi."ucap Rizal
"Kak malu tau ngomong kayak gitu."ucap Riana
"Hah! Riana udah punya suami dan Mely juga aku kapan ya."ucap Agatha cemberut
"Sabar Tha bentar lagi".ucap Mely
"Awas aja jika Bagas main main habis tu orang."ucap Rizal
"Jangan dong bang aku kan cinta sama Bagas".ucap Agatha
"Tapi tetap aku akan menghajarnya."ucap Rizal
__ADS_1
"Ih abang kasian Bagas nya."ucap Agatha cemberut semua orang tertawa melihat tingkah laku Agatha