Love For You

Love For You
38


__ADS_3

"Sabar sayang kamu masih ada aku "ucap pria itu


"Ini semua gara gara kamu aku ngak kenal sama kamu sekarang pergi dari sini".teriak Agatha geram


"Hahahh ck ck !kasian kamu udah di putusin orang tercinta hahahh".tawa pria itu lalu pergi meninggal kan Agatha .meski di larang Bagas ke kantor nya Agatha tetap pergi ke kantor kadang pergi ke rumah Bagas tapi tetap Agatha tidak bisa ketemu sama Bagas atau mama nya Bagas Agatha hanya menahan sakit hati nya karna mungkin Bagas sudah menikah sama Rina setiap hari Agatha merindukan Bagas sehingga Agatha menyibukkan diri nya bekerja kadang lupa makan tidak ingat waktu


Masa sekarang


"Hei...Tha kamu kok bengong".ucap Riana datang membawa bubur dan Agatha menghapus air mata nya dgn kasar


"Makan dulu ya setelah itu kamu minum obat."ucap Riana duduk di samping Agatha yg terbaring dengan wajah pucat nya


''Mama mana'' ucap Agatha pelan dan berusaha bersender


"Kayak nya di kamar".ucap Riana


"Tha aku tau ini menyakitkan buat kamu kamu mencintai seseorang untuk pertama kali nya itu sangat besar tapi kamu ngak bisa kayak gini terus".ucap Riana mengengam tangan Agatha


"Aku sangat merindukan nya".lirih Agatha dengan air mata


"Aku yakin kamu bisa sekarang makan Minun obat lalu istirahat."ucap Riana menyuapi Agatha.Agatha hanya diam memakan bubur nya setelah itu minum obat nya


"Kamu istirahat inget jangan terlalu kamu pikirin itu menyakiti kamu sendiri".ucap Riana lalu pergi


"Aku rindu sama kamu apa kamu merindukan aku atau sudah bahagia bersama orang lain."gumam Agatha efek dari obat yg di minum Agatha dia jadi tertidur


"Huh !ternyata capek juga manjat kayak gini."ucap seseorang


"Aku kunci dulu pintunya takutnya nanti ada yg liat."ucap orang itu lalu mengunci pintu yg lalu mendekat Agatha yg tertidur pulas karna efek obat


"Hai kamu tau rasanya aku belum pernah manjat kamar orang kayak gini seperti maling emm kenapa kamu bisa sakit."ucap pria itu memandang Agatha dan ikut berbaring di samping Agatha dan memeluk nya sampai berjam jam dia hanya memandang dan memeluk Agatha


Dret dret


"Nganggu aja sih jika Agatha bangun gimana


Hallo


Kamu masih di kamar Agatha.ucap seseorang di sebrang telpon


Iya nanti aku liat dia masih sakit dan badannya juga masih panas bentar lagi


Mending kamu pergi dari sana nanti kamu nganggu dia lagi istirahat dan bentar lagi akan makan siang Riana pasti memeriksa keadaan Agatha


Ya ela aku ngak nganggu dia


*P*ergi sekarang


Iya aku pergi sekarang


Tut


"Aku pergi dulu ya semoga cepat sembuh aku mencintai mu."ucap orang itu lalu mencium Agtha lalu pergi lagi di jendela kamar Agatha


Tok tok tok


"Tha kenapa kamu kunci kamar nya ucap Riana panik


"Ini kuncinya".ucap mama nya lalu mereka membuka kamar Agatha


Cklek


"Tha kamu ngak papa."ucap Riana panik Agatha yg merasa tidurnya di ngangu berusaha membuka matanya melihat apa yg terjadi


Kenapa bau ini sama seperti bau badan nya Bagas aku yakin ini.batin Agatha mengihirup dalam dalam aromanya seketika kerinduan nya berkurang


"Ma bisa tolong tutup seluruh jendelanya."ucap Agatha karna takut aromanya akan menghilang mamanya mengikuti apa yg di katakan Agatha


"Apa tadi Bagas ke sini".tanya Agatha penuh harap Riana dan mama nya saling pandang


"Kamu makan dulu ya sayang" .ucap mama nya


"Aku masih kenyang ma."jawab Agatha


"Apa udah membaik."tanya Riana mengalihkan pembicaraan


"Udah mendingan tidak kayak tadi tapi masih sedikit pusing."ucap Agatha dia tau bahwa mama dan kakak ipar sekaligus sahabat nya mengalihkan pembicaraan bahwa jawaban dari pertanyaan nya adalah kekecewaan


"Aku mau tidur lagi ma Na tutup lagi pintunya."ucap agatha ingin menghilangkan kerinduan nya dengan menghirup bau farpum yg terasa menyaman kan hati nya


"Ya udah kami keluar dulu kamu istirahat ya sayang semoga cepat sembuh."ucap mama nya lalu pergi bersama Riana


#####


Mely lagi duduk di sofa kantor Nathan dengan Nathan sibuk dengan kerjaan nya sesekali mereka saling melirik


"Kenapa kamu mau main lirik sama aku".ucap Nathan masih fokus dengan pekerjaan nya


"Ih ge'er kamu siapa juga yg lirik kamu yg ada kamu yg lirik aku "ucap Mely


"Apa kamu mau makan sesuatu".ucap Nathan sudah duduk di sebelah Mely


Cklek


Bagas masuk tidak mengetuk pintu dan Nathan dan Mely menoleh ke Bagas

__ADS_1


"Sory aku ngak tau jika ada Mely".ucap Bagas tidak enak hati


"Bagas sini duduk."ucap Mely semangat


"Kamu kenapa kayak hidup segan mati tak mau".ucap Nathan ke Bagas


"Nathan Nathan."ucap Mely memeluk lengan Nathan dengan manja


Ya ela aku kan mau ke sini mau curhat malah harus ngeliat mereka bermesraan Mely juga biasanya ngak manja kayak gini dengan ada nya aku apa dia segajaa buat aku iri.batin Bagas kesal


"Iya ada apa sayang."ucap Nathan mengelus kepala Mely


"Aku mau makan bersama Bagas".ucap Mely


"What !engak engak aku ngak rela meski Bagas sahabat ku aku ngak rela dia makan bersama kamu."ucap Nathan kesal


"Nathan hiks hiks Nathan tega ."ucap Mely menangis


"Sayang jangan nangis dong ok ok aku izinin kamu makan bersama Bagas" .ucap Nathan pasra


"Kenapa kamu kesini sih jadi liat kan Mely mau makan bersama kamu."ucap Nathan kesal


"Sory Than aku kan kesini mau curhat aku ngak tau kalau jadi seperti ini."ucap Bagas


"Tapi aku mau Bagas yg masakin".ucap Mely


"What! mana bisa aku masak Mel jangan aneh aneh deh".ucap Bagas kaget dan sedikit berteriak


"Hiks hiks Nathan Bagas ngak mau dia bentak aku hiks hiks."ucap Mely nangis lagi


"Ayo la Gas kali ini aja ya".bujuk Nathan


"Kamu tau sendiri kan Than mana bisa aku masak ."ucap Bagas


"Please Gas Mely lagi hamil nih kamu tega nanti nya liat anak aku ileran."ucap Nathan


"Benaran Mely hamil."ucap Bagas senang


"Iya kamu mau kan".ucap Nathan


"Oke deh demi calon keponakan ku aku mau."ucap Bagas pasra


"Ye aku boleh mintak sesuatu lagi Nathan".ucap Mely senang


"Boleh tapi jangan aneh aneh."ucap Nathan


"Aku mau Bagas masak bersama Agatha ".ucap Mely


"Engak engak yg ini ngak bisa".ucap Bagas cepat


Pasti nih anak ada masalah sama Agatha.batin Nathan


"Tentu Bagas mau itu hal yg mudah."ucap Nathan berdiri mengandeng Mely dan memaksa Bagas ke rumah Agatha dengan Bagas menjadi sopir mereka dan mereka hanya bermesraan membuat Bagas kesal


Ting nong ting nong


"Lama banget sih".gumam Bagas didepan rumah Agatha


Cklek


"Riana aku kangen sama kamu".ucap Mely memeluk Riana dan Riana bengong melihat Bagas


"Ayo masuk "ajak Riana mereka masuk Bagas ngak mau masuk tapi Nathan memaksa nya


"Agatha kerja".tanya Mely


"Engak Agatha sakit ada di kamar".ucap Riana melirik Bagas hanya diam tidak terkejut


"Kenapa dia bisa sakit."ucap Mely


"Terlalu kelelahan dan makan tidak teratur".jawab Riana


"Nathan kita liat Agatha yuk".ucap Mely ke kamar Agatha diikuti Nathan Riana dan Bagas


Cklek


Terlihat Agatha hanya bengong dan bersender di kepala ranjang


"Kamu kok bisa sakit sih Tha".ucap Mely.Agatha kaget dengan kedatangan Mely tapi dia hanya diam


"Kamu pucet banget."ucap Mely lagi


"Dia ngak seperti Agatha dulu lagi Mel dia udah berubah."ucap Riana


"Apa Bagas nyakitin kamu".ucap Mely geram hanya gelengan di berikan Agatha


"Nathan".teriak Mely


"Iya sayang aku disini."ucap Nathan masuk dengan menyeret Bagas


Aku sangat merindukan rasanya ingin sekali aku memeluk nya tapi aku takut dia akan marah atau dia udah nikah.batin Agatha


"Nathan Bagas nyakitin Agatha ."ucap Mely manja Riana dan Agatha merasa bingung


"Apa perlu aku pukul dia."ucap Nathan

__ADS_1


"Jangan Nathan jika kamu pukul dia aku ngak bisa dong makan masakan Bagas dan Agatha aku ingin mereka masak bersama".ucap Mely


"Apa! kamu serius Mel ngak lagi bercanda kan."ucap Agatha sedikit kaget dan tersenyum tipis


"Nathan Agatha ngak mau" .ucap Mely yg akan menangis


"Liat dia aja ngak mau masak bersama ku."ucap Bagas


"Iya aku takut nanti aku di kira pelakor."sindir Agatha sebenarnya Agatha merasa bahagia tapi mendengar ucapan Bagas kalau Bagas tidak cinta lagi sama dia


"Ayo la Tha Mely lagi hamil".ucap Nathan


"Oh ya selamat ya Mel".ucap Riana


"Selamat ya Mel tapi aku kan lagi sakit kepala ku masih pusing."ucap Agatha


"Ngak papa kok kamu tinggal berdiri di samping Bagas biar Bagas masak kamu hanya bantu yg kamu bisa".ucap Mely


"Tapi Mel......ucap Agatha


"Udah ayo bantu Agatha sana kalau tidak aku buat kamu nyesel karna nolak keinginan istri ku" ucap Nathan mendorong Bagas ke Agatha sebenarnya Nathan hanya ingin mendekatkan mereka lagi


"Ya ela kamu yg ingin aku bantu lembut dikit napa."ucap Bagas kesal


"Bagas."ucap Nathan memberikan tatapan nya ke Bagas


"Sini biar saya bantu berdiri."ucap Bagas memberikan tangannya ke Agatha


"Ngak usa aku bisa sendiri pak".ucap Agatha mereka kembali lagi seperti rekan kerja


"Ngak usa ngebantah mau saya cium".ancam Bagas


"Jika berani ".tantang Agatha


Cup.Bagas mengecup bibir Agatha sekilas


Yaallah rasanya seketika rasa sakit ku berkurang dengan Bagas mencium ku .batin Agatha memandang Bagas


Astaga rasanya aku ingin tertawa melihat Agatha kayak ini lucu sekali mau main main mau tau aja aku merindukan nya malah dia tantang.batin Bagas memandang Agatha


"Ehm ehm".deham Riana


"Sudah saya bilang."ucap Bagas memegang tangan Agatha dan menuntu Agatha untuk ke dapur dengan tangan satu nya di pinggang Agatha .Riana memegang infus nya mereka ke dapur bersama seakan semangat Agatha kembali meski ini hanya sebentar dari jauh mama nya Agatha hanya memandang mereka merasa senang melihat senyum anak nya meski tipis


"Maaf ya ngerepotin kalian."ucap Mely


"Kamu ngak lagi ngerjain aku kan Mel seperti Riana dulu".ucap Agatha


"Ih siapa yg ngerjain kamu dulu benar kok."ucap Riana tersenyum mengingat kejadian dulu


"Ini benar Tha rasanya jika kalian ngak mau nurutin aku mau nangis".ucap Mely


"Ya udah demi calon keponakanku aku akan masak ."ucap Agatha mulai sibuk


"Jangan biar saya aja."ucap Bagas memegang tangan Agatha


"Ya udah."ucap Agatha dia cuman memberikan petunjuk dengan Bagas tapi bukan masakan yg di pandang Agatha tapi wajah Bagas


"Kamu kenapa mandang saya kayak gitu".ucap Bagas masih fukus dengan masakan nya


"Boleh nanya."ucap Agatha takut


"Silahkan."ucap Bagas


"Apa bapak benaran udah nikah."ucap Agatha malu


"What !kapan Gas kamu nikah kenapa kamu ngak ngundang aku."ucap Nathan


"Apa urusannya sama kamu."ucap Bagas ke Agatha tanpa menjawab pertanyaan Nathan


"Ngak ada sih hanya saja jika bapak udah nikah saya doakan bapak bahagia tapi jika belum."ucap Agatha sengaja mengantung kalimat nya


"Jika belum".ucap Bagas


"Saya merindukan bapak dan itu ngak salah".lirih Agatha menahan tangis nya Bagas hanya diam sampai masakan nya selesai dan di hidangkan untuk mereka makan


"Mel maaf kayak nya aku naik kekamar dulu".ucap Agatha


"Kamu ikut aja makan Tha kamu kan belum makan sini biar aku lepasin infus nya."ucap Riana pelan pelan melepas jarum infus nya


"Nathan Nathan aku mau di suapin Bagas".ucap Mely manja ke Nathan


"Apa! ucap Nathan dan Agatha bersama Riana hanya tertawa


"Ayo duduk dulu Tha" .ucap Riana


"Boleh dong Mel".ucap Bagas ini saatnya Bagas membalas Nathan dengan kecemburuan


Bagas mulai menyuapi Mely dengan Nathan dan Agatha hanya cemberut menahan kekesalan nya


"Sudah aaa aku mau liat Nathan nyuapin Agatha".ucap Mely


"Enggak enggak enak aja nathan main nyuap yuapin Agatha ngak boleh meski Nathan sahabat ku aku ngak rela Mel".ucap Bagas cepat dan emosi


"Idih siapa kamu" .ucap Agatha jutek padahal dia senang bahwa Bagas masih cemburu. jadi mereka saling cemburu

__ADS_1


__ADS_2