
Bagas, Nathan dan Mely sudah pulang dan menuju kantor Nathan karna mobil Bagas masih di kantor Nathan
"Kamu ada masalah apa sama Agatha".ucap Mely
"Engak ada".bohong Bagas
"Engak usah ngeles aku bisa baca dari bahasa tubuh kalian dan kenapa kalian bicara pakai saya dan pak jika ngak ada masalah."ucap Mely
"Gas kamu ngak cerita sama aku".ucap Nathan
"Bukan gitu Than tadi aku kekantor kamu ingin cerita dan minta solusinya tapi ngak enak ada Mely".ucap Bagas
"Apa nya yg ngak enak Agatha itu sahabat aku dan kamu ada masalah sama dia ya mungkin dengan kamu cerita sama kami bisa ngurangin beban di hati kamu".ucap Mely
"Ok aku akan cerita tapi kamu ngak akan ngomong sama Agatha soal ini.'"ucap Bagas.
"kita akan cerita di ruangan Nathan aja biar nyaman."ucap Bagas lagi
#####
Di sini la mereka di ruangan Nathan dengan cemilan dan minuman karna Mely yg meminta
"Ayo Bagas cerita ".ucap Mely semangat
"Sabar sayang kita ngak boleh memaksa Bagas".ucap Nathan
"Aku akan cerita semua nya".ucap Bagas
Setelah kejadian perampokan di rumah Agatha Bagas sudah curiga bahwa itu di sengaja setelah mengantar tante Selpi dan Agatha pulang Bagas langsung menelpon anak buah nya untuk mencari pelaku nya saat pagi tiba Bagas di beri kabar bahwa orang nya sudah di tanggap
"Apa benar mereka bos".ucap anak buah Bagas dengan bantuan cctv mereka bisa mengetahui pelaku nya
"Benar mereka".ucap Bagas
"Katakan pada ku siapa yg menyuruh kalian aku yakin kalian bukan maling".ucap Bagas mereka hanya diam
"Hajar mereka."ucap Bagas setelah mereka babak belur Bagas menghentikan anak buah nya
"Katakan pada ku siapa yg suruh kalian."ucap Bagas
"N...nnona Rina tuan kami di perintahkan untuk membunuh nona Agatha".ucap pria itu
"Rina kayak nya dia udah tau semuanya aku harus ngelindugi Agatha dan nemuin Rina".geram Bagas lalu pergi ke apertemen Rina
Brak brak
"Rina buka pintunya."ucap Bagas mengedor pintu
Cklek
"Hei sayang kamu ada di sini."ucap Rina menarik tangan Bagas
"Apa yg kamu lakukan Rina".bentak Bagas
"Ternyata kamu udah tau ya, udah aku bilang aku ngak biarin kamu jadi milik orang lain."ucap Rina
"Kamu ngak bisa ngatur hidup ku ngak ada yg bisa ngalangi aku untuk bersama Agatha".ucap Bagas marah
"Hahaha! Bagas Bagas kamu lupa siapa aku ,liat ini "ucap Rina memberikan aipet nya ke Bagas di situ terlihat Agatha lagi ada di rumah sakit dan Bagas bingung tidak mengerti maksudnya
"Aku sudah mengawasi nya dan aku sudah menyiapkan menembak dari kejauhan jika kamu masih berhubungan dengan Agatha aku akan menembak dia di depan kamu dan jika kamu berusaha menyelamatkan nya aku akan membunuh semua keluarga nya dengan sadis atau kamu bisa bersama ku dan menikah dengan ku."ucap Rina
__ADS_1
"Kurang ajar."teriak Bagas
"Aku akan melenyapkan kamu".geram Bagas
"Aku punya satu lagi jika aku menekan tombol yg ada di lengan ku ini itu berarti mereka menembak Agathal".ucap Rina
"Lepaskan Agatha dia tidak bersalah."ucap Bagas
"Aku akan melepaskan nya jika kamu mau menikah dengan ku."ucap Rina
"Udah aku bilang aku tidak mencintai mu aku ngak mungkin nikah sama orang yg tidak aku cintai ".ucap Bagas
"Aku tidak memaksa kamu tapi jika kamu di miliki orang lain aku ngak rela."ucap Rina
"Sial".teriak Bagas lalu pergi
"Inget pesan ku Bagas".teriak Rina agar Bagas bisa mendengar
"Apa yg harus aku lakukan aku ngak mau kehilangan Agatha".ucap Bagas dan kebetulan Bagas ada kerjaan penting di luar negri beberapa bulan dengan mama nya
masa sekarang
"Tapi aku tau bang Rizal ngak tinggal diam melihat adik nya terluka kenapa dia ngak ngelakuin apa apa ."ucap Mely
"Aku cerita semua nya dan bang Rizal ngak mau mengambil resiko jadi bang Rizal nyaranin buat seolah olah Agatha selingkuh dan aku mutusin awal nya aku ngak setuju tapi aku terpaksa melakukan nya ".jawab Bagas
"Kenapa Agatha bertanya kamu udah nikah apa belum ".ucap Mely
"Iya karna pertemuan terakhir kami aku bilang akan menikah ."jawab Bagas
"Apa kamu masih cinta sama Agatha kenapa kamu biasa aja liat dia sakit".ucap Mely
"Apa kamu ngak takut jika Agatha kenapa napa karna menemui nya."tanya Nathan
"Semoga saja tidak."ucap Bagas
"Apa yg harus kita lakukan".ucap Mely
"Aku ngak tau apa yg harus aku lakukan."ucap Bagas lesu
"Aku punya ide".ucap Nathan tersenyum dan menaik turun kan alis nya
#####
"Bos tuan Bagas menemui nona Agatha".ucap seseorang
"Apa! beraninya dia menemui nya kayak nya dia sudah siap kehilangan orang yg di cintai nya."ucap Rina emosi
"Bawah wanita itu ke tempat gudang kita akan ketemu di sana".merintah Rina
#####
Sebuah 3 mobil berhenti di perumahan Lamuel dan 5 orang langsung mendobrak pintu Riana dan mama nya yg ada di ruang tamu terkejut
Brak brak
"Tanggap mereka dan kamu kamu naik ke atas bawa seorang wanita ke sini."perintah seorang
"Siapa kalian,mau apa."ucap mama panik
"Sebaiknya nyonya ikuti kami saja jangan banyak membantah".ucap pria memegang tangan Riana
__ADS_1
"Lepaskan menantu saya."teriak mama nya
"Jangan sakiti anak saya dia sedang sakit."ucap mama nya lagi melihat agatha di bawa mereka
"Siapa sebenarnya kalian."ucap Riana
"Apa semua nya sudah lengkap."ucap seorang laki laki dengan topeng di wajah nya
Deg
Ngak mungkin dia pelaku nya mungkin aku salah dengar.batin Agatha
"Sudah tuan".ucap pria
"Bawa mereka dengan mobil berbeda dan jalan nya berbeda kita ketemu ke tempat yg sudah di janjikan".ucap pria mestrius mereka di bawah mobil berbeda dan jalan berbeda dan menutup pintu seakan tidak terjadi apa apa
"Pastikan semuanya aman saya ngak mau mengambil resiko."ucap pria misterius bersama Agatha
"Siapa kamu sebenarnya kenapa suara dan aroma badan kamu sangat mirip dengan nya."ucap Agatha lemas tapi tidak ada jawaban dari orang itu setelah 30 menit mobil mereka sampai di sebuah rumah dan mereka keluar
"Apa semua aman."ucap seorang pria
"Ya tuan."ucap pria lain
"Bawa mereka ke kamar yg sudah di sediakan."ucap pria lain setelah sampai di kamar yg di sediakan Agatha mama nya dan Riana berada di kamar itu bersama pria yg misterius
"Kalian berjaga di luar jika ada yg mencurigakan segera kasi tau saya".ucap nya lagi
"Baik tuan kami permisi dulu".ucap pria lain setelah kepergian penjaga
"Sekarang ikuti saya."ucap nya
"Ngak kami ngak mau ".ucap Riana menolak
"Ma aku pusing lagi" .ucap Agatha pelan seketika pria itu mengendong Agatha
"Ikuti aku jika tidak aku ngak menjamin keselamatan dia".ucap pria itu mereka terpaksa mengikuti pria itu di sebuah ruang rahasia pria itu membaringkan Agatha di kasur dengan pelan
"Sekarang istirahat jangan banyak gerak dan kalian juga".ucap pria itu berdiri di dekat jendela tapi memandangi mereka bertiga
"Maaf tuan anak saya belum makan dan dia sedang sakit bisa kah saya mendapatkan makanan".ucap mama nya pria itu melihat Agatha dengan wajah pucat
Maaf kan aku jika tidak seperti ini aku ngak tau apa yg terjadi nantinya.batin pria itu keluar dari ruangan itu lalu kembali dengan napan berisi makanan dan obat
"Ini kalian makan la."ucap pria itu memberikan makanan ke Riana dan mama nya
"Siapa sebenarnya kamu".ucap Agatha pria itu mendekat kan wajahnya ke Agatha dan memandang mata nya seakan mata mereka menyimpan kerinduan
"Mata kamu mirip seperti seseorang yg saya rindukan".lirih Agatha menyentuh rambut pria itu dan meneteskan air mata
Pria itu menyuapi Agatha dengan memandang mata Agatha dan seakan Agatha sudah mengenal nya hanya menurut
*D*ret dret.ponsel pria itu berdering menghentikan aktifitas nya dan menjauh
"Kenapa kamu menurut sayang ".ucap mama nya
"Ngak tau ma mata nya seakan menyalur kan segala cinta nya".jawab Agatha pria itu mendekati mereka dan
Cklek
Seseorang datang membuka pintu
__ADS_1