
"Aku ngak sanggup hiks hiks".ucap Mely menangis
"Udah ya'" .ucap Nathan menghapus air mata Mely dan mencium kening Mely
"Maaf kak jika pertanyaan Adel buat kakak sedih."ucap Adel sedih
"Ngak papa kok".ucap Mely berusaha tersenyum
"Apa kita lanjutin rencana hari ini".tanya Nathan
"Iya aku udah lama ngak jalan -jalan "ucap Mely semangat
"Jalan-jalan Adel ikut ya kak".ucap Adel
"Ngak usa Del kakak mau berdua sama kakak ipar kamu".ucap Nathan
"Ngak papa jika Adel ingin ikut ."ucap Mely
"Kita itu mau pacaran masak ajak Adel".ucap Nathan
"Ya udah deh Adel ngalah tapi lain kali Adel ikut ya ."ucap Adel
"Iya serah la tapi jangan sekarang".ucap Nathan
"Ma kami pergi dulu ya".ucap Nathan
"Iya kalian hati- hati ya."ucap mama nya lalu Mely dan Nathan pergi
"Kita mau kemana".tanya Nathan
"Nanti malem aja keluar nya mending kita di rumah aja menunggu malam tiba" ucap Mely
"Kayak nya kamu agresif banget ajak aku ke rumah."ucap Nathan menggoda
"Ih kamu nyebelin."ucap Mely memukul lengan Nathan
"Aw ....apa kamu mau kita celaka".ucap Nathan
"Kamu sih aku serius malah kamu becanda" .ucap Mely
"Mau ngapain di rumah selain."ucap Nathan menggantung kalimatnya
"Ngak gitu di rumah ada es krim karna aku suka makan es krim jadi mama sering nyimpen nya sambil menunggu malam tiba kita makan es krim."ucap Mely
"Tapi kamu kan baru sembuh Mel".ucap Nathan
"Pokoknya kita pulang aja dulu."ucap Mely
"Ok ok".ucap Nathan menuju rumah Mely setelah sampai Mely mengajak Nathan duduk di meja makan mengambil 2 es krim di dalam kulkas
"Ini buat kamu dan ini buat aku".ucap Mely semangat
"Kamu serius Mel nanti kamu sakit lagi gimana ."ucap Nathan khawatir
"Udah tenang aja aku ngak akan sakit."ucap Mely memakan es krim nya
"Kamu suka banget ya makan es krim nya" tanya Nathan melihat Mely begitu nikmat makan es krim nya
"Iya aku suka banget."jawab Mely
"Kenapa".tanya Nathan
"Sewaktu aku kecil ayah sering ngajak aku makan es krim jika waktu kosong tapi aku ngak suka aku pikir es krim itu bikin sakit sekitar umur ku 10 tahun aku buat kesalahan dan mama ngukum aku sampai aku nangis dan ayah dateng nemuin aku dengan membawa es krim ayah bilang jika aku makan es krim hati dan pikiran akan membaik aku pikir ayah bohong tapi setelah aku mencoba hati dan pikiran ku meredah setiap aku sedih atau marah dan rindu ayah aku selalu makan es krim."jelas Mely
"Tapi aku ngak rasain apa-apa" .ucap Nathan santai
__ADS_1
"Apa sekarang kamu merasa marah atau sedih".tanya Mely
"Engak".jawab Nathan
"Jadi kamu ngak akan ngerasain apa-apa cobain deh nanti suatu saat jika ada sesuatu buat kamu marah atau sedih kamu makan es krim pasti akan membaik".jelas Mely
"Kamu lucu makan nya kayak anak kecil makan nya belepotan".ucap Mely menghapus bekas es krim Nathan
"Apa kamu mau menggoda ku lagi ."ucap Nathan
"Kenapa pikiran mu itu kotor sekali."ucap Mely
"Nat".gumam Mely
"Iya ada apa".jawab Nathan
"Apa bener kamu udah ngak ada rasa lagi sama Aileen" .tanya Mely
"Aku ketemu sama Aileen 3 tahun lalu setelah satu tahun pertemuan kami aku menyatakan cinta ku pada nya kami pacaran seiring waktu aku mengenal Aileen setelah setahun kami pacaran Aileen selalu mengajak ku berhubungan badan tapi aku terus menolak karna aku di ajari tidak boleh berhubungan badan jika belum menikah aku pria normal tidak mudah bagi ku menahan nafsu ku selama 2 tahun jadi aku memutuskan untuk menikahi Aileen dengan memperkenalkan Aileen dengwn keluarga ku awal nya orang tua ku setuju aku tidak tau penyebab nya apa keluarga ku yg awal nya setuju menjadi tidak setuju dengan alasan dia bukan perempuan tidak baik aku selalu tidak percaya apa yg mereka katakan kemarin Bagas mengajak ku menemui Aileen untuk membuktikan ucapan nya ternyata benar yg selalu mereka bilang selama ini kepercayaan kemarahan dan kekecewaan menjadi satu tapi aku berusaha tidak peduli setelah aku melihat dan mendengar dari mulut Aileen rasa ku seketika hilang di tiup angin bahkan dia menunjukkan kemesraan nya kepada ku membuat ku nafsu ku keluar , Bagas mengajak ku pulang aku bisa menghilangkan semua kenangan bersama Aileen termasuk perasaan ."jelas Nathan panjang lebar menghela nafas dan melanjutkan lagi
"Aku sadar yg aku lakuin salah menyakiti istri ku sendiri saat aku melihat mu tertidur dan terluka aku merasa bersalah aku berjanji akan memulai hidup bersamamu menjaga dan melindungi mu saat aku mau tidur melihat bibir mu yg menggoda ku ya jadi aku mencicipi nya ngak salah bukan dengan istri sendiri tapi lagi-lagi nafsu ku keluar sampai aku ke kamar mandi aku ngak mau ngelakuin kepada mu tanpa persetujuan dari mu" .jelas Nathan panjang lebar
"Aku sih merasa aneh 2 kali aku mencium mu sampai ke leher tapi tetep kamu ngak bangun aku kira itu efek dari obat. "ucap Nathan bingung
"Sebenarnya saat kamu mencium ku aku kira aku mimpi karena waktu itu kamu mencium ku sangat kasar dan malam itu sangat lembut ".ucap Mely dengan pipi merah
"Maafkan aku, maukah kamu menjadi pendamping hidup ku menemani aku sampai maut memisahkan."ucap Nathan berlutut
"Aku mau kita mulai sama-sama hadapin masalah sama-sama kamu ngak boleh ninggalin aku tanpa se izin ku begitu juga dengan ku."jawab Mely dengan tersenyum
"Izinkan aku mencium mu nona".ucap Nathan mendekat kan bibir nya tapi bibir nathan dapat jitakan dari mely
"Aw .....sakit".ucap Nathan
"Kamu berani ya ,awas kamu Mely sini mau kemana aku akan kejar".teriak Nathan dengan mengejar Mely berlari di ruang tamu
"Nathan udah capek".ucap Mely masih berlari
"Aku ngak akan lepasin kamu" teriak Nathan. tante Anin yg baru pulang bingung yg di lakukan suami istri ini
"Mama tolongin Mely".ucap Mely berlari menuju mama nya
"Ada apa ini".tanya mama nya bingung
"Kamu ngak usah berlindung sama mama Mely awas jika aku nangkep kamu".ucap Nathan
"Hap ! Nathan menangkap Mely di sofa lalu mengeliti Mely
"Rasain kamu ya".ucap Nathan mengeliti Mely
"Ampun Nathan hhhhh geli ."teriak Mely saat mereka berhenti dan saling pandang malah ketawa
"Buahhhhhh! kayak anak kecil."ucap mereka bersama
Udah lama aku ngak liat Mely sebahagia ini mama ngak salah Mel jadiin Nathan sebagai suami kamu .batin mama nya
"Capek tau Nathan lari-lari kayak anak kecil."ucap Mely
"Kamu sih yg duluan."ucap Nathan
"Ya udah maaf. "ucap Mely
"Cium dong baru ku maafkan."ucap Nathan menunjuk pipi nya
"Ngak usah ngarep".ucap Mely berdiri
__ADS_1
"Mama udah pulang".tanya Mely mendekati mama nya
"Maaf ya ma Mely ngak bantuin mama hari ini mama pasti capek."ucap Mely
"Ngak papa sayang selama mama liat kamu ketawa mama ngak ada kata capek" .ucap mamanya
"Mama bisa aja".ucap Mely tersenyum
"Mama tenang aja selama ada Nathan Mely ngak akan sedih lagi pasti nya ketawa terus."ucap Nathan
"Dan selama ada Mely hidup ku selalu akan bahagia seperti siang tanpa matahari tak kan lengkap."ucap Nathan
"Mama percaya sama kalian bahwa kalian pasti saling melengkapi".jawab mama nya
"Mama masuk ke dalem kamar dulu ya "ucap mama nya pergi .saat malam tiba Mely dan Nathan keluar untuk jalan-jalan mereka dateng ke pasar malam
"Yakin kamu Mel disini apa kita ngak nonton aja."ucap Nathan
"Iya Nathan disini lebih asik ."ucap Mely tersenyum
"Tangan kamu mana "tanya Nathan
"Mau ngapain" tanya Mely bingung
"Di sini banyak orang nanti kita terpisah mending kita pegangan aja."jawab Nathan mengengam tangan Mely mereka melihat seorang pengamen bernyanyi
"Maaf tuan dan nona apa bisa berdansa di depan melengkapi musuk saya".ucap pengamen itu
"Tentu."jawab Nathan
"Nathan aku malu di liatin orang "bisik Mely
"Kamu tenang ada aku".ucap Nathan mereka maju dengan berdansa cuman gerak kanan dan kiri posisi mereka sangat dekat dengan menikmati lagu Andmesh- nyaman .mata mereka bertemu seakan terkunci sampai musik selesai tepuk tangan menyadarkan mereka
"Terimakasih tuan nona" ucap pengamen itu lalu mereka pergi menaiki wahana bianglala
"Nathan kita naik bianglala yuk".ucap Mely menarik tangan Nathan mereka membeli karcis nya lalu menaikinya
"Nah liat deh Nat indah bukan langit nya".ucap Mely bahagia
"Iya sempurna."ucap Nathan melihat Mely
"Kamu seneng" tanya Nathan
"Tentu saja "ucap Mely semangat
"Tapi udaranya dingin banget "ucap Mely
"Apa perlu aku hanggat kan dengan pelukan ku."ucap Nathan
"Mulai lagi deh" ucap mely meniup tangan nya lalu Nathan menarik Mely ke dalam pelukan nya
Tenang sekali dan nyaman di peluk Nathan terimakasih tuhan kau mengembalikan kebahagiaan ku aku mohon jangan kau ambil lagi untuk kali ini aku bahagia bersama nya.batin Mely menikmati pemandangan langit dengan pelukan Nathan
Ternyata sangat bahagia bersama orang yg kita cinta meski hal sederhana.batin Nathan
"Nathan mumpung kita di atas sini foto yuk".ajak Mely
"Boleh kamu tetap di posisi memeluk ku " ucap Nathan mengambil ponsel nya lalu mengambil foto mereka dengan Mely memeluk Nathan dan Nathan mencium kepala Mely
"Satu lagi ya , sini mendongak" .ucap Nathan lalu mely melihat Nathan dan Nathan mencium Mely dan mengambil foto nya
"Ini nama nya kesempatan dalam kesempitan" ucap Mely memanyung kan bibir nya
"Bibir nya jangan seperti itu nanti aku tergoda".ucap Nathan memeluk Mely lagi dengan erat
__ADS_1