Love For You

Love For You
22


__ADS_3

1 bulan kemudian


Nathan memaksa Mely di rawat di rumah dengan peralatan lengkap Nathan ngak tega liat mama nya harus bolak balik karna ada kerjaan mendadak bunda dan papa nya kembali lagi ke luar negri saat Nathan bekerja Adel yg menjaga Mely dan kadang mama nya yg jagain Mely


"Malam sayang, em aku senang deh meski kamu belum sadar dengan kamu tidur di samping aku itu udah buat aku senang.''ucap Nathan berbaring dekat Mely dengan melingkar kan tangannya di perut Mely


"Kamu bilang jika kamu dengar detak jantung ku maka kamu akan kuat".ucap Nathan mendekat kan dada nya di telinga Mely hanya ada dentingan alat yg berbunyi karna merasa sangat lelah Nathan tertidur


#####


"Aku dimana kenapa tempat ini sangat asing."ucap seorang wanita


"Mely Mely.ucap 2 pria dengan melambaikan tangan nya kepada wanita itu


"Ayah" .ucap wanita itu berlari mendekati 2 pria itu


"Ayah aku rindu" ucap wanita itu memeluk pria paru baya


"Ayah juga sayang".jawab pria paru baya itu


"Sayang sudah cukup kamu disini waktunya kamu kembali."ucap paru baya itu


"Ya kamu liat dia sangat mencintai kamu".ucap pria lain nya


"Leon maaf kan aku".ucap Mely menyesal


"Mely itu takdir bukan kesalahan kamu".jawab Leon


"Sayang kembali la liat suami kamu kasian dia".ucap ayah nya


"Iya ayah Mely sangat mencintai Nathan Mely akan kembali ".ucap Mely lalu tiba -tiba cahaya menyilaukan mata Mely


Yg pertama kali Mely dengar detak jantung seseorang


" Na....than."gumam Mely pelan dengan membuka mata


"Na...than."ucap Mely


"Kayak aku dengar suara Mely."ucap Nathan membuka mata nya


"Na...than."ucap Mely lagi


"Mely kamu udah sadar" .ucap Nathan senang Mely berusaha mengangkat tangannya untuk membuka oksigen biar leluasan bicaranya


"Jangan sayang aku telpon dokter dulu".ucap Nathan berdiri tapi tangan nya di tahan Mely


"Na...than......a..aus".ucap Mely


"Aus ini ini minum."ucap Nathan melepaskan oksigen Mely setelah minum Mely memejamkan mata nya lagi


"Mely kamu jangan tinggalkan aku lagi ayo bangun" .teriak Nathan membuat mama nya panik dan masuk ke kamar Nathan


Buset aku hanya ngantuk ngak sanggup liat apa dia pikir aku akan mati.batin Mely


"Nathan ada apa dengan Mely".ucap mama nya panik


"Tadi Mely bangun ma dan ......ucap Nathan khawatir


"Nathan ngak mungkin kamu pasti mimpi."ucap mama nya tidak percaya


"M..mama."gumam Mely


"Sayang kamu udah sadar".ucap mama nya menoleh ke Mely


"Syukurlah kamu ngak ninggalin aku lagi."ucap Nathan lega


"M.ma m.Mely ngantuk."ucap Mely memejamkan mata nya


"Ngak Mely kamu harus bangun aku ngak Sanggup hidup tanpa kamu".ucap Nathan meneteskan air mata


Ya ila aku ngantuk mau tidur bukan mau mati .batin Mely


"N......Nathan aku ngantuk mau tidur bukan mau pergi ninggalin kamu."ucap Mely .mama nya hanya tersenyum


"Oh aku kira."ucap Nathan mengarut kepala nya yg tidak gatal


"Ya udah kamu istirahat aja dulu besok pagi kita panggil dokter."ucap mama nya


"Apa ngak sekarang manggil dokternya ma."ucap Nathan


"Ini udah malam Nathan".ucap mama nya

__ADS_1


"Ya udah deh."jawab Nathan


"Mama keluar dulu."ucap mama nya lalu pergi keluar dari kamar Nathan


"Aku senang kamu mau buka mata lagi."ucap Nathan berbaring dekat Mely


"Kamu tau aku bisa gila jika kamu beneran ninggalin aku".ucap Nathan


Lama lama tuh mulut aku sumpel juga aku mau istirahat dan tidur malah di ajak ngomong gimana mau tidur dan kenapa aku ngak bisa gerak sama sekali apa aku lumpuh tapi ngak mungkin aku kan cuman tertembak.batin Mely


"Sayang........ucapan Nathan terpotong


"Nathan apa kamu mau liat aku ngak sadarkan diri lagi aku masih lemah dan ngantuk jika kamu ajak ngomong terus kapan aku tidur nya."ucap Mely pelan


"Aku mintak maaf sekarang kamu tidur aja."ucap Nathan mengelus kepala Mely


🌞🌞🌞🌞


Saat Mely membuka mata nya yg pertama di liat nya wajah suaminya dengan tersenyum dan mengelus kepala Mely


"Pagi sayang".ucap Nathan tersenyum


"Kamu ngak tidur "ucap Mely


"Aku ngak mau kehilangan kamu dan aku mau saat kamu sadar kamu liat aku yg pertama kali".jawab Nathan


"Nathan apa aku lumpuh kenapa aku ngak bisa gerakin badan ku".tanya Mely


"Bentar ya sayang dokter bentar lagi akan datang."ucap Nathan dan benar tidak lama dokter datang


Cklek


"Selamat pagi nona apa yg nona rasakan."ucap dokter


"Pagi dok saya sudah merasa lebih baik tapi badan saya ngak bisa gerak dan saya sedikit susah bernafas dok".jawab Mely


"Itu wajar karna kamu hampir 2 bulan koma dan jika kamu susah bernafas mungkin luka nya belum kering " .jawab dokter


"Apa istri saya akan sembuh dok."tanya Nathan


"Iya tidak perlu di khawatir kan saran saya nona Mely pelan-pelan aja gerakin badan nya biar bisa cepat sembuh".ucap dokter


"Ok dok terimakasih".ucap Nathan


"Sayang ini sarapan dulu setelah itu minum obat".ucap mama nya


"Iya ma "ucap Mely dan Nathan membantu Mely untuk bersender


"Biar Nathan aja ma".ucap Nathan


"Ya udah mama keluar dulu."ucap mama nya pergi


"aakk."ucap Nathan menyuapi Mely


"Kamu ngak ngurus diri dengan baik".ucap Mely yang ngunyah makan nya


"Ngak terlalu penting ,kamu itu biasaan makan nya belepotan" .ucap Nathan membersihkan bibir Mely dengan mencium pipi Mely


"Kamu jelek jika nangis."ucap Mely tersenyum


"Kamu tau saat dokter bilang bahwa jantung kamu berhenti berdetak rasa nya aku mau melenyapkan dokter itu aku ngak rela jika kamu ninggalin aku tapi saat aku menepel kan dada ku di telinga mu untuk mendengarkan detak jantung ku kamu bernafas wajar dong kemarin malam aku takut jika kamu ninggalin aku" jelas Nathan


"Terimakasih sudah mencintai ku sebesar itu".ucap Mely


"Dan terimakasih juga sudah mau kembali untuk ku" ucap Nathan memeluk Mely dengan erat


"Nathan Nathan lepasin kamu asem banget kapan terakhir kali kamu mandi."ucap Mely


"Kemaren saat aku pulang aku langsung tidur hehe."jawab Nathan cengengesan


"Ih Nathan jorok banget sekarang mandi cepat."ucap Mely


"Ini yg mau aku dengar."ucap Nathan mencium sekilas bibir Mely


"Nathan mandi dulu sini aku makan sendiri aja sekarang kamu mandi".ucap Mely kesal


"Iya iya".ucap Nathan memberikan mangkuk nya ke Mely setelah itu Nathan mandi Mely selesai minum obat melihat Nathan keluar dengan dasi nya mendekati Mely


"Kamu ini kebiasaan ".ucap Mely berusaha berdiri


Bruk

__ADS_1


"Aw.......ucap Mely badan Mely sudah di atas Nathan terjatuh ke lantai pandangan mereka bertemu


"Kamu kan belum bisa gerak sempurna dan juga ingat masih ada infus nya jangan banyak gerak".ucap Nathan mengendong Mely naik ke atas kasur


"Maaf aku lupa ."ucap Mely mengambil dasi dari tangan Nathan tapi Mely kesusahan dengan tangan di infus nya sehingga mendekatkan wajah seperti orang berciuman


"Ehm ehm".dehem seseorang tapi Mely tetap fokus memasang dasi Nathan dan Nathan hanya melihat sekilas


"Ya ila kayak aku di anggap angin lalu aja".ucap nya


"Maaf Tha aku lagi fokus memasang kan dasi Nathan" jawab Mely


"Setidaknya hargai dong".jawab Agatha tidak mau kalah


"Dasar penganggu" jawab Nathan


"Maaf ya sayang kayak nya kamu sarapan sendiri aja."ucap Mely


"Ngak papa aku sarapan di kantor aja aku berangkat dulu jika ada apa apa hubungi aku."ucap Nathan mencium Mely lalu pergi


"Jagain Mely ya Tha" ucap Nathan lalu pergi


"Senang nya".goda Agatha


"Ih kamu buat aku malu aja".ucap Mely dengan menyembunyikan wajah nya


"Oh ya Farid gimana keadaan nya".tanya Mely


"Dari ya aku dengar sih dia bunuh diri saat kamu di nyatakan meninggal".jawab Agatha


"Beneran jantung ku berhenti berdetak."tanya Mely


"Iya dan Nathan berusaha bangunin kamu sampai kamu kembali bernafas dan Nathan ngak pernah ninggalin kamu" jawab Agatha


"Kamu kok ada disini apa kamu ngak kerja ".tanya Mely


"Engak aku udah 1 bulan ngundurin diri ".jawab Agatha


"Kenapa."tanya Mely bingung


"Entah la Mel aku ngerasa nyaman saat di dekat pak Bagas tapi saat dia di peluk wanita lain hati ku sakit belum pernah aku ngerasain kayak gini sebenarnya aku ragu mau keluar tapi karna aku kesel ya udah aku keluar aja tapi sekarang kayak nya ada yg sepi dalam hidup ku."jawab Agatha dengan tatapan sendu nya


"Terus sebelum kamu pergi kamu bilang apa sama Bagas".tanya Mely


"Aku bilang jangan temuin aku lagi jika dia benar mencintai ku".jawab Agatha


"Hah ! kamu itu sudah jatuh cinta sama Bagas dan kamu bodoh nya ngomong jangan temuin lagi ya jelas la dia ngak mau bertemu sama kamu itu bearti dia benaran cinta sama kamu".ucap Mely


"Ngak mungkin la aku ngak pernah ada rasa sama cowok ."ucap Agatha


"Tha aku tau semenjak ayah kamu menghianati ibu kamu kamu jadi benci yg nama nya cinta dan kamu ngak suka jika ada cowok yg dekat sama kamu ,setiap orang itu beda -beda contohnya abang kamu dia sudah menjadi tulang punggung keluarga dan menyayangi kamu dan ibu mu itu berarti setiap orang itu berbeda aku liat Bagas itu orang baik".jelas Mely


"Benar aku sudah mencintai Bagas" .gumam Agatha


"Aku tau kamu belum ngerasain ini sebelum nya jika kamu merindukan nya itu kamu mencintai nya".jawab Mely


"Tapi aku udah ngusir dia dalam hidup ku".ucap Agatha


"Itu salah kamu sendiri dan jika jodoh pasti ada jalan buat kalian bersatu".jawab Mely


"Mely kamu memang sahabatku."ucap Agatha memeluk Mely tidak lama ada yg mengetuk pintu


Tok tok tok


"Iya masuk aja."ucap Mely


Cklek


Saat orang itu masuk Agatha jadi tersenyum tapi berbeda dengan orang itu cuman memasang wajah datar nya saat melihat Agatha dia menunduk


"Ada apa Bagas".tanya Mely dengan orang itu Bagas


"T....t.tadi aku ke kantor Nathan dan dia mintak tolong aku untuk mengambil berkas nya yg ketinggalan di laci".jawab Bagas tanpa melihat Agatha


"Biasa aja Bagas serius amat".ucap Mely mencair kan suasana


"Ini Tha tolong kasih ke Bagas aku belum bisa banyak gerak".ucap Mely dan Agatha memberikan ke Bagas


"Terimakasih dan maaf."ucap Bagas lalu pergi


"Apa dia benci aku ya".ucap Agatha

__ADS_1


"Ngak Tha dia hanya menepati omongannya."jawab Mely


__ADS_2