Love For You

Love For You
06


__ADS_3

Cklek


"Mel minum obat nya, oh maaf mama lupa kalau ada Nathan".ucap mama nya malu-malu


"M...mama."ucap Mely mendorong Nathan dan berdiri dengan menundukkan kepalanya malu


"Mely Mely kenapa kamu kayak gitu".tanya mama nya menahan tawa nya dan meletakkan obat dan bubur nya


"E...e. engak kok ma maaf Mely Mely hanya hanya......ucap Mely gugup


"Hhhhhh ! Mely Mely kamu kayak ketawan berciuman sama pacar aja kamu itu udah nikah wajar dong harus nya mama yg mintak maaf ".ucap mama nya


"Engak papa ma "jawab Nathan santai


"Mama keluar dulu ya lanjutin juga ngak papa ".ucap mama nya lalu pergi


"Mama."rengek Mely dengan malu


"Kenapa tuh muka apa perlu kita lanjutin lagi".goda Nathan


"Aku mau sarapan dan minum obat".alasan Mely duduk di atas kasur memakan bubur nya


"Aku juga belum sarapan lho Mel".ucap Nathan


"Sarapan di bawah sana bubur nya ngak ada rasa."jawab Mely mengunyah makan nya lalu Nathan mencium mulut Mely mengambil bubur nya dari mulut Mely


"Manis."ucap Nathan dan Mely hanya bengong


"Ih Nathan ngak jorok apa."ucap Mely dengan pipi merah nya


"Engak la sama istri sendiri !cup".nathan mencium lagi bibir Mely sekilas lalu pergi dengan cepat


"Nathan" teriak Mely .setelah makan Mely minum obat dan mandi turun kebawah melihat Nathan sarapan


"Lho sayang udah mendingan ngak sakit lagi" tanya mama nya


"Ngak kok ma aku cuman mau liat Nathan aja setelah itu kembali lagi istirahat ".jawab Mely berjalan pelan agar tidak jatuh


"Aku ngak papa Mely lagian ada bunda kok kamu kan harus banyak istirahat."ucap Nathan


"Iya tapi......ucap Mely


"Ngak usah ngebanta" ucap Nathan


"Iya aku akan istirahat tapi aku mau ngomong dulu sama mama! hari ini aku ngak ke Restoran aku mau mama liat Restorannya ".ucap Mely


"Iya kamu tenang aja nanti mama ke sana."ucap mama nya


"Udah sekarang kamu balik ke kamar "ucap Nathan


"Iya cerewet amat."ucap Mely cemberut lalu pergi ke kamar nya


"Terimakasih ya Nathan kamu udah mau nerima anak mama "ucap mama nya


"Iya ma lagian kan Mely adalah istri ku aku janji akan melindungi dan menjaga Mely ".ucap Nathan sela makan nya setelah selesai Nathan kembali ke kamar Mely untuk mengambil kunci mobil nya tapi sebelum berangkat Nathan mencium kening Mely sangat lama


"Cepat sembuh ya istri ku".bisik Nathan lalu pergi


"Mama mau berangkat sekarang".tanya Nathan


"Iya kenapa".jawab mama nya


"Kita berangkat bareng aja ma" ucap Nathan


"Boleh "ucap mama nya. sebelum ke kantor Nathan mengantar mama mertuanya


"Nathan apa kamu udah ngak ada lagi hubungan sama kekasih kamu."tanya mama nya


"Ngak ma Nathan akan memulai hidup baru bersama Mely".jawab Nathan


"Kamu harus sabar ngadepin Mely dia itu keliatan aja kuat tapi dalem nya rapuh mama peringat kan jangan sesekali kamu nayain mantan nya Mely karna mungkin itu menyakiti Mely".ucap mama nya


*A*da apa dengan masalalu Mely.batin Nathan


"Kamu hati-hati ya Nat".ucap mama nya keluar dari mobil Nathan lalu Nathan menuju kantor nya


Nathan bekerja dengan fokus sesekali melirik jam hampir jam makan siang tiba


"Roy ke ruangan ku sekarang" .ucap Nathan kepada asisten nya


Tok tok tok


"Masuk."teriak Nathan


"Ada apa pak".tanya Roy


"Apa agenda hari ini".tanya Nathan


"Ngak ada pak hanya beberapa meeting "jawab Roy


"Istriku lagi sakit apa kamu bisa menangani meeting nya."ucap Nathan


"Bisa pak jika bapak ngak dateng juga ngak jadi masalah."jawab Roy

__ADS_1


"Ya udah kamu urus ya saya mau pulang dulu."ucap Nathan


"Baik pak."ucap Roy lalu keluar Nathan pun pulang untuk melihat Mely dengan senyuman menghiasi bibir nya


Cklek


"Hhmm ! tu kan masih tidur padahal udah makan siang."gumam Nathan mendekati Mely cup Nathan mencium bibir Mely sekilas merasa ada yg mengelus pipi nya Mely bangun


"Kamu udah pulang".tanya Mely dengan suara serak nya


"Iya apa udah baikan".tanya Nathan


"Lumayan tidak seperti semalam".jawab Mely mengucek matanya


"Makan yuk pasti kamu belum makan".ucap Nathan


"Kamu belum makan."tanya Mely


"Iya aku mau makan sama kamu".ucap Nathan


"Ya udah aku masakin dulu ya."ucap Mely berdiri


"Jangan kamu baru sembuh nanti tambah sakit gimana kita makan di luar aja " .tanya Nathan


"Iya udah aku mandi dulu kamu keluar dulu".ucap Mely mengambil handuk nya


"Aku kan suami kamu kenapa harus keluar."ucap Nathan


"Nathan aku malu".ucap Mely


"Idih malu sama suami sendiri wajah ini tubuh ini milik ku jadi ngak usa malu ."ucap Nathan menggoda


"Iya tapi aku ngak biasa" .ucap Mely


"Ya ila cepet mandi Mel " .ucap Nathan mendorong Mely masuk ke kamar mandi 15 menit Mely selesai ritual mandi nya


"Ya ila kenapa aku lupa bawa baju udah tau ada Nathan di luar".gumam Mely


Cklek


"Nathan apa kamu masih disini."ucap Mely tapi hanya kepala yg keluar


"Iya''.jawab Nathan masih memain kan ponselnya


"Bisa tidak kamu keluar dulu".ucap Mely


"Ya ila Mel takut banget cepetan aku udah laper."ucap Nathan


"Ya udah deh."ucap Mely keluar dengan handuk setengah lutut nya


"Bentar aku ambil baju dulu".ucap Mely tanpa melihat Nathan


Buset Mely mau menggoda ku apa pakai handuk setengah lutut.batin Nathan mendekat dan memeluk Mely dari belakang


"Apa kamu mau menggoda ku."bisik Nathan


Duh jantung jangan sekarang.batin Mely lalu berbalik menghadap Nathan mata mereka bertemu beberapa detik terpaku


"Siapa juga yg menggoda mu tadi aku suruh keluar tapi kamu ngak mau".ucap Mely menetral kan jantung nya


"Makin cantik aja kamu dengan pakaian ini."ucap Nathan


"Hhmm ! bukan nya aku memang cantik dari lahir."ucap Mely santai


"Kamu tau bibir mu ini selalu menggoda ku ".ucap Nathan mengusap bibir Mely dan mendekatkan bibir nya Mely hanya memejamkan mata nya


Kriuk kriuk


"Buahahhh ! suara apa itu".tawa Mely mendengar perut Nathan mintak di isi


"Duh perut jangan sekarang ngapa."ucap Nathan lalu Mely kembali ke kamar mandi keluar lagi sudah siap


"Udah siap ".tanya Nathan


"Tentu saja".ucap Mely dengan senyuman nya


"Kita mau kemana Nathan."tanya Mely di dalam mobil


"Karna aku masih menebus kesalahan udah nyia -nyiain cewek cantik dan baik hati seperti mu hari ini dan malam ini kita jalan-jalan serah kamu mau kemana." ucap Nathan


Kenapa ya rasa ini kembali lagi seperti 3 tahun yg lalu apa aku mulai mencintai Nathan jika benar aku ngak mau kisah duluu terulang lagi.batin Mely


"Gimana kita makan di Restoran aku aja kamu belum pernah kan kesana".ucap Mely dengan senyuman nya


Kenapa setiap Mely tersenyum menghangatkan hati ku rasanya begitu senang liat dia senyum apa lagi ketawa rasa ini belum pernah aku rasain saat bersama Aileen.batin Nathan


"Ide bagus".jawab Nathan


"Tapi desain nya belum sempurna selesai ngak kayak dulu ".ucap Mely


"Mau suasana nya seperti apa aku akan tetap terima asal kan bisa makan bersamamu."ucap Nathan


"Kamu bisa aja gombal nya."ucap Mely mobil Nathan sudah sampai di Restoran Mely mereka masuk dan Nathan terpesona dengan desain nya

__ADS_1


"Apa mbak Mely udah sembuh."tanya Nopi


"Iya aku udah mendingan antar 2 makanan dan minuman di ruangan ku ya Nop".ucap Mely menarik tangan Nathan masuk ke ruangan nya


Cklek


"Apa mama udah makan "tanya Mely


"Udah sayang kalian mau makan".tanya mamanya


"Iya ma gimana dengan Restoran nya."tanya Mely


"Sudah mulai stabil sih Mel itu semua berkat desain kamu banyak pengunjung suka desain nya."jawab mama nya


"Mama bener aku aja sampai terpesona pertama kali masuk ke sini".ucap Nathan


Cklek


"Ini mbak makan nya."ucap Nopi


"Makasih ya Nop" ucap Mely tersenyum


"Di luar juga ada nona Adel mbak".ucap Nopi


"Suruh aja dia masuk".ucap Mely


"Baik mbak..'"ucap Nopi lalu pergi tante Anin juga mau keluar


"Mama di sini aja lagian kan nanti ada Adel".ucap Nathan di sela makan nya


Cklek


"Kakak ipar aku kangen".ucap Adel memeluk Mely


"Nanti dulu peluk -peluk nya kakak ipar mu mau makan dulu nanti dia sakit lagi jika makan nya kamu nganggu".ucap Nathan


"Ya ila kakak larang -larang aku segala" .ucap Adel cemberut duduk di depan tante Anin


"Kamu itu jika makan yg bener liat belepotan".ucap Nathan mengusap bibir Mely


"Nathan malu di liatin mama sama Adel".ucap Mely malu


"Ngapain malu kita kan udah sah iya ngak ma".ucap Nathan


"Aduh kakak ku yg ganteng meskipun kakak udah sah tapi hargai dong yg jomblo di sini."ucap Adel cemberut


"Nathan bener kalian udah sah dan kapan kalian kasih mama cucu."ucap mama nya santai


Houk houk houk


Mely mendengar ucapan mama nya kesedak


"Ini minum kalau makan itu pelan -pelan ucap Nathan memberikan Minun


"Mungkin Mely tersedak bukan dari makan tapi dari ucapan mama."ucap mama nya santai


"Mama" .rengek Mely


"Gimana mama mau cepet dapet cucu tadi saat Mely mau ganti baju Nathan di suruh keluar kata nya malu."adu Nathan


"Ih Nathan ada Adel lho".ucap Mely


"Kakak sama kakak ipar so sweet banget buat aku baper aja".ucap Adel


"Mely Mely jangan kan sama kamu sama mama aja dia malu".ucap mama nya lagi


"Apa kalian mau ngebullyy ku."ucap Mely cemberut


"Udah cepetin abisin makan nya."ucap Nathan


"Kak boleh aku tanya tentang ruangan ini."tanya Adel


"Tanya apa" ucap Mely selesai makan begitu juga dengan Nathan


"Aku baru kali ini masuk ke ruangan kakak dan baru kali ini liat desain kakak terutama dengan lukisan ini".ucap Adel memandang lukisan di dinding


"Kamu ngak usa sok tau deh Del".ucap Nathan


"Aku serius kak karna aku punya teman seni dan sedikit ngerti soal seni dari yg aku liat lukisan ini mengkisahkan sepasang kekasih saling mencintai dan akhirnya terpaksa harus terpisah".jawab Adel serius


*D*eg


Adel aja ngerti saat pertama kali liat lukisan ini kenapa dulu aku ngak.batin Mely tante Anin yg tau kisah lukisan itu hanya memandang Mely


Mely menarik nafasnya lalu menghembuskan perlahan


" Kamu bener lukisan ini mengkisahkan sepasang kekasih saling mencintai tapi takdir berkata lain salah satu dari mereka meninggal dunia".jawab Mely dengan tetesan air mata


"Jangan di ceritain jika kamu ngak kuat."ucap Nathan memeluk Mely dan memandang tante Anin dan tante Anin menggangut


"Jika nangis buat beban mu berkurang maka menangis la".ucap Nathan memeluk Mely erat


"Hiks hiks aku aku hiks hiks."ucap Mely dengan tangisan pecah nya mama nya juga ikut nangis

__ADS_1


"Luapin aja ngak papa aku disini akan ada untuk kamu".ucap Nathan mempererat pelukannya


"Aku ngak sanggup hiks hiks".ucap Mely menangis


__ADS_2