Love My Boss

Love My Boss
Dipermalukan Billy


__ADS_3

Matahari pagi mulai memyingsing,suara gemericik air dari kolam menambah kesegaran di pagi hari....


Billy yang sudah bangun dari tadi masih saja terdiam di sofa sambil memperhatikan Manda yang masih terlelap tidur.


Mandapun memggeliat sambil memegang selimut,ia membukakan mata secata perlahan...


"ahhhhhh dimana ini?" Manda yang terkaget lamgsung melihat sekeliling.


Dan dia melihat Billy yang tidur di sofa,lalu Manda membukakan selimut dan ...


"haa siapa yang sudah mengganti bajuku,,,tidak tidak tidak mungkinnn...."Manda meneteskan air matanya


Dia langsung melihat Billy dan memghampirinya,ia melemparkan bantal ke wajah tampan Billy


"hei laki laki kurang ***** berani beraninya kau ganyi bajuku tanpa sepengetahuanku"...


ehmmmm


Billy pura pyra terbangun,ingin tertawa tapi ia tahan


"kau berisik sekali,jika ia kenapa?bajumu sudah aku simpan di lemari tidak kurang sedikitpun kecuali...."Billy tersenyum licik sambil mengeryitkan dahinya


"brengsekkk kau,,maksudnya kamu sudah melihat semuanya" Manda pun geram dan memukul mukulkan bantal ke badan Billy


Billy hanya tersenyum sambil melenggangkan kakinya menuju kamar mandi


tok tok tok


Manda pun membukakan pintu klekkk...


tampak wanita yang sudah berumur berdiri di depan sambil membawa baju yang ia pakai saat itu dan di tangan kanannya membawa goodie bag


"Nona maaf ini bajunya sudah saya cuci,dan ini baju untuk nona berangkat kerja" ucap Bi sumi smabil menyetahkannya pada Manda


"tunggu bi ini kan di cuci oleh bibi,terus yang memakaikam saya baju tidur siapa?"tanya Manda


"maaf nona saya ,maafkan jika lancang"Bi sumi pun menunduk dan meninggalkan ruangan itu

__ADS_1


jadi laki laki itu berbohong padaku,dasar *****,tapi syukurlah kalau bukan dia yang menggantikannya


Billy pun keluar dengan hanya menggunakan handuk. Terlihatlah badannya yang kekar dan sixpack .


Hal ini membuat Manda melihatnya dan langsung menutup matanya dengan kedua tangan. sambil ia menelan salivanya


"cepatlah Mandi kita akan pergi ke kantor bersama"ucap Billy di dekat telinga Manda


Mobil


Merekapun sudah memasuki mobil,Billy menyetir dan Manda duduk di kursi sampingnya. Hanya keheningan yang terdegar di dalam


Tidak ada satu katapun terucap


"turun"ucap Billy pada Manda


"kenapa harus turun,kantor masih bebebrapa meter lagi"


"kamu masih punya kaki ,masih bisa digunakan untuk berjalan,kecuali kalau kaki kamu mau aku patahkan?" ancam Billy


Segera langsung Manda keluar dari Mobil dan berjala menuju kantor.


Billy hanha memperhatikan dari cctv dan sambil tersenyum geli


"lucu sekali dia,datang datang dengan muka cemberut begitu hehehehe" Billy menertawakan


Saat Manda tiba di kantor,ternyata Dika juga baru sampai kantor. Dika menghampiri Manda yang saat itu sedang berdiri dinluar pintu.


"ini lap lah keringatmu,jangan sampai keringatmu menetes di lantai,karena itu sangat berharga"Dika memulai rayuannya


Mandapun tersemyum dan hanya menatap Dika


brakkk


Billy yang melihat semuanya di cctv kesal hingga menggebrak mejanya


"kenapa dia selalu mencari kesempatan,dasar playboy,sedangkan kenapa wanita itu menerima pemberiannya,memang wanita ******"

__ADS_1


Morning Briefing


Jam sudah menunjukan pukul 07.30 semua karyawan berkumpul di ruangan meeting.


Manda dan Intan duduk di kursi belalang.Sebenarnya Manda sangat mengantuk karena kemarin malam ketika di kolam ia tidur larut malam.


Briefing dimulai semua mata tertuju pada ketampanan Bos Billy dan Bos Dika.


"ganteng banget sih nad Billy,gagah banget"


ucap salah satu sahabat Nadya sambil memyentuhkan kakinya ke Nadya


"jangan macam macam kamu ,jika tidak mau kena masalah dengan pacarnya" Nadya memperingati temannya


Saat briefing sedang berlangsung dan tiba tiba mata Billy tertuju pada satu orang


iya itu adalah Manda,Manda yang kelelahan akhirnya tertidur di meja dengan tangan kanan memgang dagu dan tangan kiri dilipat.


tukkkk


Lemparan balpoint itu terkena dahi Manda,sontak semua mata tertuju pada Manda.Manda yang terkaget oun bangun sambil membelalakan Matanya


Bola matanya melihat ke arah sekitar,dan ternyata dia sudah di tonton semua orang


"Manda.... kalau kamu kesini untuk tidur,kamu pulang saja ,disini hanya untuk orang yang ingin bekerja bukan yang ingin tidur" teriakan Billy yang tiba tiba membuat suasana menjadi tegang dan hening


Manda yang malu dan kesal dengan kelakuan Billy akhirnya pergi meninggalkan ruangan.


"Manda tunggu jangan lakukan itu" Intan mencoba menahan Manda untuk pergi


Namun ternyata iti tidak memnpengaruhinya yang sedang tersulut emosi dan ternyata ia sedang demam.


Manda berjalan keluar dan semua orang memperhatikannya termasuk Billy dan Dika


"gilaaa berani banget tuh cewe,nyalinya gede"


ucap beberapa karyawan

__ADS_1


Billy haya menatap dengan sudut mata


benar benar menyebalkan dia tidak takut sama sekali padaku


__ADS_2