
Matahari pagi mulai memyingsing,suara gemericik air dari kolam menambah kesegaran di pagi hari....
Billy yang sudah bangun dari tadi masih saja terdiam di sofa sambil memperhatikan Manda yang masih terlelap tidur.
Mandapun memggeliat sambil memegang selimut,ia membukakan mata secata perlahan...
"ahhhhhh dimana ini?" Manda yang terkaget lamgsung melihat sekeliling.
Dan dia melihat Billy yang tidur di sofa,lalu Manda membukakan selimut dan ...
"haa siapa yang sudah mengganti bajuku,,,tidak tidak tidak mungkinnn...."Manda meneteskan air matanya
Dia langsung melihat Billy dan memghampirinya,ia melemparkan bantal ke wajah tampan Billy
"hei laki laki kurang ***** berani beraninya kau ganyi bajuku tanpa sepengetahuanku"...
ehmmmm
Billy pura pyra terbangun,ingin tertawa tapi ia tahan
"kau berisik sekali,jika ia kenapa?bajumu sudah aku simpan di lemari tidak kurang sedikitpun kecuali...."Billy tersenyum licik sambil mengeryitkan dahinya
"brengsekkk kau,,maksudnya kamu sudah melihat semuanya" Manda pun geram dan memukul mukulkan bantal ke badan Billy
Billy hanya tersenyum sambil melenggangkan kakinya menuju kamar mandi
tok tok tok
Manda pun membukakan pintu klekkk...
tampak wanita yang sudah berumur berdiri di depan sambil membawa baju yang ia pakai saat itu dan di tangan kanannya membawa goodie bag
"Nona maaf ini bajunya sudah saya cuci,dan ini baju untuk nona berangkat kerja" ucap Bi sumi smabil menyetahkannya pada Manda
"tunggu bi ini kan di cuci oleh bibi,terus yang memakaikam saya baju tidur siapa?"tanya Manda
"maaf nona saya ,maafkan jika lancang"Bi sumi pun menunduk dan meninggalkan ruangan itu
__ADS_1
jadi laki laki itu berbohong padaku,dasar *****,tapi syukurlah kalau bukan dia yang menggantikannya
Billy pun keluar dengan hanya menggunakan handuk. Terlihatlah badannya yang kekar dan sixpack .
Hal ini membuat Manda melihatnya dan langsung menutup matanya dengan kedua tangan. sambil ia menelan salivanya
"cepatlah Mandi kita akan pergi ke kantor bersama"ucap Billy di dekat telinga Manda
Mobil
Merekapun sudah memasuki mobil,Billy menyetir dan Manda duduk di kursi sampingnya. Hanya keheningan yang terdegar di dalam
Tidak ada satu katapun terucap
"turun"ucap Billy pada Manda
"kenapa harus turun,kantor masih bebebrapa meter lagi"
"kamu masih punya kaki ,masih bisa digunakan untuk berjalan,kecuali kalau kaki kamu mau aku patahkan?" ancam Billy
Segera langsung Manda keluar dari Mobil dan berjala menuju kantor.
Billy hanha memperhatikan dari cctv dan sambil tersenyum geli
"lucu sekali dia,datang datang dengan muka cemberut begitu hehehehe" Billy menertawakan
Saat Manda tiba di kantor,ternyata Dika juga baru sampai kantor. Dika menghampiri Manda yang saat itu sedang berdiri dinluar pintu.
"ini lap lah keringatmu,jangan sampai keringatmu menetes di lantai,karena itu sangat berharga"Dika memulai rayuannya
Mandapun tersemyum dan hanya menatap Dika
brakkk
Billy yang melihat semuanya di cctv kesal hingga menggebrak mejanya
"kenapa dia selalu mencari kesempatan,dasar playboy,sedangkan kenapa wanita itu menerima pemberiannya,memang wanita ******"
__ADS_1
Morning Briefing
Jam sudah menunjukan pukul 07.30 semua karyawan berkumpul di ruangan meeting.
Manda dan Intan duduk di kursi belalang.Sebenarnya Manda sangat mengantuk karena kemarin malam ketika di kolam ia tidur larut malam.
Briefing dimulai semua mata tertuju pada ketampanan Bos Billy dan Bos Dika.
"ganteng banget sih nad Billy,gagah banget"
ucap salah satu sahabat Nadya sambil memyentuhkan kakinya ke Nadya
"jangan macam macam kamu ,jika tidak mau kena masalah dengan pacarnya" Nadya memperingati temannya
Saat briefing sedang berlangsung dan tiba tiba mata Billy tertuju pada satu orang
iya itu adalah Manda,Manda yang kelelahan akhirnya tertidur di meja dengan tangan kanan memgang dagu dan tangan kiri dilipat.
tukkkk
Lemparan balpoint itu terkena dahi Manda,sontak semua mata tertuju pada Manda.Manda yang terkaget oun bangun sambil membelalakan Matanya
Bola matanya melihat ke arah sekitar,dan ternyata dia sudah di tonton semua orang
"Manda.... kalau kamu kesini untuk tidur,kamu pulang saja ,disini hanya untuk orang yang ingin bekerja bukan yang ingin tidur" teriakan Billy yang tiba tiba membuat suasana menjadi tegang dan hening
Manda yang malu dan kesal dengan kelakuan Billy akhirnya pergi meninggalkan ruangan.
"Manda tunggu jangan lakukan itu" Intan mencoba menahan Manda untuk pergi
Namun ternyata iti tidak memnpengaruhinya yang sedang tersulut emosi dan ternyata ia sedang demam.
Manda berjalan keluar dan semua orang memperhatikannya termasuk Billy dan Dika
"gilaaa berani banget tuh cewe,nyalinya gede"
ucap beberapa karyawan
__ADS_1
Billy haya menatap dengan sudut mata
benar benar menyebalkan dia tidak takut sama sekali padaku