
"cepat ikuti dia Bim,jangan sampai anak itu keluyuran tengah malam,karena besok akan ada gathering dan dia yang akan presentasinya,dan pastikan kalau dia sampai di rumahnya"
kenapa aku begitu cemas dengannya,padahal dia sama saja seperti wanita lainnya,munafik. Berlaga sok suci padahal aku yakin dia pernah melakukannya dengan lelaki lain,cuiiiih .
Bima pun dengan segera mengejar keberadaan Manda ,tiga mobil dikerahkan untuk mengejarnya. Karena Bima tau ekspresi pak Billy walau datar tapi nadanya tegas, itu menandakan perintah yang harus dilaksanakan dengan cepat dan harus sampai selesai. Namun ada keheranan yang terbesit. Mengapa Pak Billy harus memastikan dia sampai rumah,padahal kekasihnya saja jika pulang larut malam,dia tidak pernah perintahkan apa apa ,bahkan terlihat acuh.
"ah sudahlah selesaikan saja tugasnya,karena akupun ingin segera pulang"
Bima dan lainnya segera mengejar keberadaan Manda ,namun hasilnya nihil. Sebegitu cepat mobil Manda melesat. waktu sudah menunjukan pukul 02.00 dan akhirnya dia cek ke rumah Manda. Disana tidak terlihat mobil terparkir,sepertinya memang tidak pulang.
kriing kriiing kriiinng
"iya"
"Malam Pak Billy maaf saya mengganggu mungkin anda sedang istirahat,tapi saya ingin mengabarkan bahwa kami kehilangan jejak bu Manda,dan saya juga sudah cek ke rumahnya ,namun tidak ada mobil terparkir. Saya juga sudah berpuluh puluh kali telepon tapi tidak di angkat"
brakkkkk,billy memukul meja kantornya
"kalian tidak becus,apakah kalian semua banci,tidak bisa mengejar mobil yang dikendarai wanita,percuma kalian bergaji besar,cepat kau kembali Bima,aku akan pulang "
tuuut tuuut tuuut
"kemana wanita itu pergi tengah malam hampir pagi tidak pulang ,di semua club malam pun tidak ada,,brengseeek kau mengerjaiku lagi dengan semua pikiran pikiran ku ini ,MANDAAAAA AKU SANGAT KESAL PADAMU "
FLASHBACK ON
Manda yang sangat kesal dengan perlakuan Billy, langsung bergegas pulang dan mengendarai sangat cepat mobilnya
__ADS_1
"kamu jahat bil,kamu sudah merusak aku,aku sudah berjanji pada diriku sendiri kalau tubuhku ini akan ku serahkan pada suamiku kelak yang memang benar aku cintai,kami jahat bil jahaaattt"
manda berteriak teriak sambil menangis dalam mobil. Seketika itu ia pun teringat akan Vino,ia melajukan mobilnya kencang ke daerah atas. Disana terdapat bukit yang pemandangannya sangat indah. Disanalah tempat favorit Manda saat merasa sedih atau ketika ingin menenangkan diri.
ia parkirkan mobilnya di atas bukit itu,ditemani dengan gelapnya malam ,serta cahaya bintang bintang kecil,dan hembusan angin. Menambah suasana hati Manda menjadi sendu walau ada secercah ketenangan yang ia dapat.
drrrt drrrrt drrrrt
"iya bi inah"
"non ini sudah malam non dimana,bibi khawatir"
"tidak usah khawatir bi,aku baik baik saja,hanya ingin menenangkan diri sebentar,bi inah istirahat saja tidak usah menunggu aku pulang"
"Baik,kalau begitu non hati hati ya,dan jangan lupa makan,biar non tidak sakit lagi,oh ya non tadi ada telpon dari pak bily menanyakan non juga. Terus bibi lihat di luar rumah ada beberapa mobil yang lalu lalang seperti memperhatikan rumah kita,jadi bibi kunci saja gerbangnya"
saat sudah menutup telpon,ia melihat ada 50 kali panggilan dan no nya tidak ia kenal.Namum ada satu pesan masuk dan itu ternyata dari Billy
" cepatlah pulang ,jangan sampai kamu mengacaukan acara besok karena kamu kelelahan,atau kamu sedang mabuk sampai harus aku yang menjemputmu?cepat katakan kamu dimana?aku tidak ingin kamu mengacaukan acaranya!!!!!!!"
menatap chat seperti itu,Manda sangat kesal hingga meneteskan air mata . Tak percaya bahwa setelah Billy menjamah dirinya,ia sempat sempatnya mengatakan bahwa Manda sedang bermabuk mabukan.
"BOS SEPERTI APA KAMU INI ,TEGA SEKALI KAMU BERBICARA SEPERTI ITU,AKU BENCI AKU BENCI AKU BENCI KAMU BILLY. VINOOOOOOOOOO AKU MEMBUTUHKANMU"
Manda berteriak teriak diatas bukit itu ,untuk sekedar melepaskan kekesalan serta kesedihannya.Hingga menangis
tersedu sedu.Setelah beberapa lama sambil menegak air ia pun masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi belakang. Sampai ia terlelap tidur hingga pagi menjelang
__ADS_1
FLASHBACK OFF
Waktu sudah menunjukan pukul 04.00 namun bily masih belum tertidur karena masih memikirkan Manda. Sambil menegak wine ia bediri di depan jendela.
sebenarnya ada apa dengan wanita itu,terkadang ia terlihat tangguh namun terkadang ia sangat lemah. Baru kali ini ada wanita yang berani menolaku, menolak ajakanku dan rayuanku. Apakah benar dia tidak pernah disentuh laki laki manapun,termasuk yang sering dia sebut Vino itu. Ahhhh nama itu sangat menggangguku,akan ku cari tahu tentang wanita itu dan vino. sudah pagi ternyata aku akan coba menelpon ke rumah wanita itu.
Billy langsung mengambik telepon selulernya yang ada di meja dan langsung menelepon ke rumah kediaman Manda. Sudah beberapa menit tapi belum ada yang menjawab,wajarlah mungkin jam 04.00 belum ada yang terbangun .Setelah beberapa menit ,Billy pun akan menutup teleponya dan tiba tiba tersambung.
" Halo selamat pagi,maaf dengan siapa?"
"Saya Billy atasannya Manda di Kantor ,saya mau cek apakah Manda sudah pulang,karena kabarnya malam tadi dia belum pulang ke rumah"
"Maaf pak,non Manda belum pulang juga,bibi pun khawatir karena tidak biasanya non Manda seperti ini"
deg ....Billy terkaget ternyata sampai saat ini Manda belum pulang juga
"oohh ba baik bi nanti jika saya mendapat kabar tentang Manda,akan saya kabari,dan sebaliknya tolong kabari saya jika Manda sudah pulang dalam keadaan baik baik saja"
"ohh baik pak , terimakasih atas bantuan dan perhatiannya "
Billy pun menutup teleponnya dan kembali ke tempat tidur . Tidak disangka bahwa kejadian malam tadi mungkin sangat membuat Manda begitu terpuruk sampai dia tidak pulang ke rumah atau bahkan terjadi sesuatu padanya. Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 06.00 pagi dan Billy masih belum terlelap tidur.
ia pun bergegas ke kamar mandi,bajunya pun sudah ditanggalkan dan ia menyalakan shower,perlahan air itu membasahi tubuh Billy dari kepala hingga kaki,namun tiba tiba saja terbesit kejadian tadi malam bersama Manda,betapa bergairahnya Billy saat didekat Manda. Rambut panjangnya yang tergerai seolah olah masih terasa ,desahanya seakan memanggil manggil ,tubuh putihnya yang bening seakan ingin dicengkeram .
"oh Manda kau begitu menggodaku"
jam sudah menunjukan puluk 07.00 tak terasa Billy sudah 1 jam berada di kamar Mandi ,dan ternyata ia tak sengaja terlelap tidur di bathub
__ADS_1