
Setelah selesai morning briefing Manda dan Intan sudah mulai bekerja . Mereka diarahkan oleh manajer divisi mereka yaitu Anto dan Adi.
Pekerjaan mereka saat ini adalah sebagai Public Relation. Dimana pekerjaan mereka itu menuntut mereka untuk mencari ralasi yang akan bekerja sama dengan perusahaan ini.
"Manda ,Intan kalian jangan sungkan ya kalau ada perlu apa-apa,ataupun ada yang bingung dalam pekerjaan ini" ucap Anto dengan perhatiannya kepada mereka,
"ok pak" sahut Manda dan Intan bersamaan
Tak lama jam istirahat tiba ,dan mereka menuju balkon tempat istirahat dan disana juga terdapat kantin.
Namun ketika Manda dan Intan berjalan membawa makanan . Dari arah belakang ada beberapa orang yang sengaja menabrakan diri pada kita
brakkkk
makanan Manda pun jatuh dan minumannya terkena baju Intan.
"upssss maaf ya ga sengaja" tiba-tiba seorang wanita yan menabrak mereka berbicara dengan tertawa dan tatapan licik
"maaf-maaf ,heiii mata lo itu ditaronya di jidat bukan di kaki" sahut intan geram
"ehh anak baru jangan sok kecakepan deh liat aja pasti kalian gakan betah kerja disini dan gw pastiin si bos bakalan ngusir kalian berdua karena pasti kalian ga guna juga hahahahhaa" ujar wanita licik itu.
Manda dengan kesal mengepalkan tangannya dan dipikirannya sedang ingin menjambak wanita tadi. Namun Intan yang mengetahui sifat Manda langsung membawa Manda ke ruang kerjanya. Karena ia tidak mau membuat keributan di hari pertama bekerja.
__ADS_1
"dasar cewekkk ******* dia udah berani main api sama gw. Liat aja bakalan gw bales!!!!" dengan sangat kesal Manda sampai memukulkan tangannya ke meja.
"udahlah Manda gak usah diladenin,kita fokus kerja aja"sahut Intan menenangkan Manda.
"Kecewa banget hari ini hari pertama kerja yang menyebalkan . oia maaf ya tan baju kamu jadi basah gini" Manda merasa bersalah karena ia tidak membawa baju ganti.
Ternyata diam-diam ada sepasang mata yang memandangi mereka sedari tadi. Dan itu ternyata bos Dika.
"hmmm hei kalian kenapa ada disini ?bukannya sekarang jam makan siang!trus baju kamu kenapa tan" Dika memandangi dua wanita itu dari atas sampai bawah.
"ini tadi d balkon a..."mulut Manda seketika terdiam karena Intan tiba-tiba meremas tangannya.
"ok kalau gitu nanti kamu keruangan saya ya tan" ucap Dika sambil pergi ke arah ruanga kerjanya.
Dengan tidak curiga akhirnya Intan pun memberanikan diri untuk masuk ke ruangan bos Dika, dan ternyata bos Dika sudah menunggunya.
clekkk
"maaf permisi pa"ucap Intan sopan
"ayo masuk saja tan jangan sungkan" sahut Dika sembari membuka lemari kerja bawah.
__ADS_1
akhirnya intan menutup pintu dan langsung duduk di kursi. Intan yang saat itu kagum dengan sosok Dika seakan terhipnotis dengan keberadaanya yang sudah ada di depannya.
"eheeeem" dika berdehem dan mengangetkan Intan
"oh iya pa maaf "intan merasa gugup karena bos nya sudah ada tepat di depannya.orang yang ia kagumi.
"ini ada baju atasan,coba saja siapa tau cukup di kamu tan" ucap dika
Lalu Dika pun merentangkan bajunya dan mengukurkannya ke badan Dina bagian depan. Dika memegang bahu kanan dan kiri Intan ,dan itu membuat Intan langsung degdegan. setelah memegang bahu Intan tangan dika mengusap tangan intan dari bahu hingga ujung tangan.
jlebbb perasaan Intan udah gak karuan,kenapa disaat seperti ini tiba-tiba Intan merindukan belaian laki-laki.
"u...udah pa kayanya cukup"memberanikan diri untuk berkata sambil gemetar.
"cukup itu yang depannya,yang belakangnya kan belum tau tan"ucap Dika dengan serak yang kala itu sudah agak tergoda dengan kehadiran intan.
Lalu Dika pun membalikan badan Intan dan hal yang sama dilakukannya. Mengukur bahu belakang kanan dan kiri lalu mengusap tangan Intan hingga ujung jari. Dan tiba-tiba wajahnya memdekati Pundak Intan.
"Sepertinya Ini cukup buat kamu tan,pakai ya" desah Dika di belakang telinga Intan.
Hal ini membuat Intan kaget sekaligus terbuai.Tapi untung saja dia langsung tersadar bahwa ini harusnya tidak terjadi.Intan langsung membalikan badannya dan mengambil baju yang diberikan Dika.
"terimakasih pa ,maaf saya mengganggu"ujar Intan malu,dan ia oun langsung ke luar ruangan dengan wajah yang merah.
__ADS_1
Dika hanya tersenyum mesum,karena dengan kejadian ini juniornya tiba-tiba terbangun.