
Saat dalam perjalanan Manda terus menangis dan berteriak pada Billy.
"hentikan cepat hentikan,kau mau membawaku kemana dasar ******"
"diam kau *******" dijawab oleh Billy dengan terikan
"kalau kau tidak memberhentikan mobilnya aku akan loncat keluar mobil.cepaaaat bukaaa"
Manda kembali berteriak pada Billy,ia sudah kalang kabut dan berencana akan meloncat saja,namun tiba tiba saja
kleeeek suara pintu mobil terkunci dan tidak biasa terbuka
dasar wanita bodoh aku tidaklah sebodoh yang kamu pikirkan,kau akan tanggung akibatnya
"kamu jahaaat cepat turunkan aku" manda menjambak rambut Billy dari belakang
Mobil menjadi oleng karena Billy hilang kendali,
plaaaaak
dengan keras ia menampar Manda,tak disangka Manda langsung jatuh Pingsan.
"dasar kau menyusahkan aku saja ciiihhh" Billy menghela nafas dan memalingkan wajahnya
akhirnya mereka sampai di Villa Billy,pemandangannya sangat sejuk dan indah,menambah suasana romantis.
Manda yang kala itu masih pingsan ,ia dibaringkan di ranjang oleh Billy. Lalu Billy memggosokan minyak angin dihidung Manda
ehmmm mmm
Manda oun mengeliat dan sedikit demi sedikit membuka matanya,namun ia sangat lelah sekali dan akhirnya tertidur
__ADS_1
"Dasar kau sudah sadarpun kau malah tidur,selelah itukah perjalanan kita" Billy memandang Manda
Ia membelai wajah Manda perlahan,lalu wajahnya ia dekatkan dengan bibir Manda yang seksi itu tapi ia tidak memciumnya
hmm erangan kecil keluar dari mulut manda
desahan suara itu semakin terdengar kala wajah Billy mulai turun ke leher Manda dan mengecupnya.
"sangat wangi sekali,aku tak kuasa menahannya aku tau ini salah tapi kau yang menggodaku dengan desahanmu"
perlahan tangannya mulai turun ke dada Manda,dan ......
brakkkk
Manda terbangun dan mendorongnya sampai Bilky jatuh ke lantai
"Apa yang kamu lakukan,dimana ini dasar laki laki *****"
Manda berteriak dan langsung turun di ranjang dan berlari keluar.
sial kenapa tidak bisa dibuka
Billy bangun dan mendekat ke arah Manda dengan tenang.
"Billyyyyyy kamu jangan macam macam kalau tidak aku akan teriak" ancam Manda
"silahkan jika ada yang mendengarnya" billy tersenyum dan menyungingkan bibir atasnya
Manda langsunh menendang Billy sekencang mungkin dan akhirnya
bruuukkk
Billy terjatuh dan kepalanya terbentur ujung meja. Darah segar keluar dari pelipis matanya
__ADS_1
"wanita tak tau diri,enyah kau dari hadapanku cepat keluar,wanita *****"
Manda pun mencari pintu keluar ,namun yang terbuka hanya pintu menuju kolam renang private saja,dan tidak ada ruangan lain
"kenapa da begitu tega,apa salahku"Manda menangis di tepi kolam renang.
kakinya di tekuk dan kedua tangannya melingkari kakinya,air matanya menetes. Ia pun tak kuat menahan hawa dingin yang menusuk tulangnya
sedangkan Billy segera mengobati lukanya sendiri dengan kotak p3k yang tersedia di lemari
"aw...sial dia liar sekali,tidak pernah ada wanita yang berani menolakku,tapi mengapa dia berani" sambil mengobati luka di pelipis matanya
Billy beranjak daru ranjangnya dan mendekatk jendela ,ia melihat Manda yang sedang kednginan dan menangis
apa yang kau lakukan Billy,mengapa kau seperti ini,kau tidak lihat dia kedinginan.
Manda yang kelelahan akhirnya tertidur di tepian kolam
Akhirnya Billy menggendong Manda dan membaringkanya di ranjang
"sumi ,tolong gantikan baju nona dengan baju tidur"billy memyuruh sumi pembantunya
Manda yang terlelap tidak tau sama sekali kalau ia sudah berpindah ke ranjang.
"Manda kenapa kamu sangat keras kepala,aku ini ingin membantumu jauh dari Dika,dia lelaki sangat berbahaya untukmu. tapi kai terlalu bodoh untuk menyadarinya"
Billy pun terlelap di sofa hingga menjelang pagi.
to be continue
terimakasih ya teman teman sudah mau baca novelku. semoga kalian suka ya!!!!jangan lupa vote ya
__ADS_1
Terimakasih