Love My Boss

Love My Boss
Hotel 2


__ADS_3

"Intan sayang, bisa ambilkan minum untukku" ucap Dika serak menahan ketegangan



"oo...oke Dika" jawab Intan yang merasa gugup dibilang sayang


Intan berjalan memghampiri Dika,tubuh seksinya melenggak lenggok kekanan dan ke kiri membuat Dika semakin bergairah.


Setelah Intan menyimpan minuman Dika d dekat sofa


brukkk


Dika menarik tubuh Intan hingga jatuh dipangkuan Dika. Intan pun terkejut dan berniat akan beranjak, namun tangan Dika yang kekar menahan tangan dan badannya


"mau kemana sayang,disini saja temani aku"bisik Dika tepat di leher Intan


Nafas Dika pun terasa di leher Intan yang membuat Intan jadi merasa geli.Namun ia tidak mau terhanyut.


"jangan Dika jangan seperti ini" Intan memohon dengan rintihan karena Dika masih bersandar di lehernya


Dika tidak menghiraukan perkataan Intan,Dikapun melancarkan aksinya,tangan yang tadinya memegang tangan Intan kini beranjak perlahan ke dada Intan. Dika menciumi leher Intan yang membuat Intan merintih . Dika membuka kancing kemjea Intan dengan perlahan satu demi satu. Intan yang seperti melayang tidak sadar jika kemejanya kini sudah terbuka.

__ADS_1


Tangan Dika perlahan menyusuri perut Intan yang ramping itu,lalu perlahan beranjak ke atas,sehingga kini dua tangannya audah sampai di dada Intan,ia pun bisa merasakan tumpukan daging yang begitu menggumpal. Perlahan ia mer***** nya denga penuh gairah. Intan yang tiba tiba gairahnya muncul kini menikmatinya juga.


Lalu Dika pun membalikan badan Intan sehingga dada Inta pun tepat berada di wajah Dika, hal ini membuat Dika bersemangat. Lalu ia meraih kepala Intan dan mendekatkam pada bibirnya,yang membuat bibir mereka kini beradu dengan ganasnya.Tangan Intan memeluk erat leher Dika dan sekali kali meremasnya kala tangan Dika mulai mer**** dadanya. Tak tahan sampai disitu wajah Dikapun ia benamkan di kedua tumpukan daging yang membelah itu perlahan ia ciumi dan membuat beberapa kiss mark tanda kepemilikan disitu


"ahh dika jangan sayang,,,,cukup Dika cukup"desahan Intan memohon untuk diakhiri


"tidak sayang,kamu malam ini milikku" jawab Dika dengan Nada serak


Dika mulai mengganas dengan men***** dada Intan yang membuat Intan mengeluarkan desahan. Intan pun ia tidurkan di sofa dan akan segera ia lucuti,namun tiba tiba saja ketukan pintu mengganggunya.


tok tok tok tok tok


beberapa kali ketuka pintu itu terdengar


"arrrrrghhh siapa ini yang mengganggu kesenanganku"


segera Dika memakain pakaiannya dan Intan pun mengancingkan kembali bajunya yang sufah terkoyak kotak oleh Dika


klekkkk pintu hotel dibuka


"maaf tuan mengganggu ,saya hanya menyampaikan undangan makan malam dari Tuan Irfan untuk anda,dan ini ada bingkisan untuk nona Intan" ucqp pelayan hotel

__ADS_1


"oke terimakasih" jawab Dika dan langsung menutup pintunya


Lalu matanya tiba tiba terkejut melihat Intan tengah duduk di ujung dekat jendela sambil menitikan air mata



"Sayang kamu kenapa menangis" ucap Dika yang langsung memeluk Intan


"aku tidak pernah melakukan hal itu Dika,aku takut mengecewakan orang tua aku,aku satu satunya tumpuan mereka" tangis intan memgingat ibu dan adiknya


"sudahlah sayang kamu tidak usah khawatir,jika terjadi sesuatu pasti aku akan tanggung jawab nantinya,kamu jangan menagis lagi ya,kita akan coba nanti lagi saat kamu sudah tenang"Dika mengusap air mata Intan yang jatuh di pipinnya


"oia sayang ini ada bingkisan dari pak irfan untuk kamu,dan pak irfan mengundang kita untuk datang ke acaranya nanti malam"


saat ia buka ternyata itu adalah gaun yang sangat cantik



-------------------------------------


to be continue

__ADS_1


terimakasih ya teman teman sudah mau baca novelku. semoga kalian suka ya!!!!jangan lupa vote ya


Terimakasih


__ADS_2