
Hari ini adalah hari minggu,hari libur bekerja.
Sangat menyenagkan sekali bagi Manda dan Intan setelah bekerja . Biasanya di hari libur mereka menghabiskan waktu untuk berjalan jalan,hangout dan makan.
tininiiiit
chat masuk dari Dika untuk Intan
"pagi cantik ....ini aku Dika,hari ini bisa kamu temani aku jalan?"isi chat dika pada intan
Intan terkejut dan sambil mata berbinar binar
"pagi juga pak,dengan senang hati pak"balasan Intan langsung to the point karena ia bingung untuk berbasa basi
"ok nanti aku jemput ya jam 13.00,dandan yang cantik ya..."rayuan gombal dika
"😊" balas Intan dengan emoji menandakan setuju
tinininit....
chat masuk dari Manda
"Intan aku suntuk nih di rumah ayo kita jalan,kamu mau kam?" Ajakan Manda
"Manda aku minta maaf hari ini aku tidak bisa,aku ada acara dengan ibuku jadi aku tidak bisa ikut denganmu,maafkan aku"jawab Intan berbohong
__ADS_1
Intan terpaksa berbohong karena malu pada Manda,ia tidak terlalu suka dengan bos Dika.
Rumah Manda
Manda yang melihat isi balasan dari Intan agak kecewa dan juga sedih. Ia ingat akan ibunya yang sekarang tinggal di luar negeri dengan ayahnya.
"ibu kenapa kalian tega sih tinggalin aku disini,aku sangat kesepian. aku rindu ibuu....."ucap Manda sambil memandangi foto ayah dan ibunya
Manda memang sengaja ditinggal di Indonesia oleh ayah dan ibunya karena ulah kenakalannya sediri. Ia adalah anak yang sangat manja dan suka membangkang.
Karena ingin anaknya berubah akhirnya Ibu dan Ayahnya tinggal di luar negeri bersama kakaknya. Sedangkan Manda ditinggal di Indonesia agar dia bisa hidup mandiri .
Hanya bi inah dan pa darmin yang setia menemani Manda di rumah.Mereka memperlakukan Manda seperti anaknha semdiri walau tetap ada jarak antara majikan dan pelayan.
"nona kenapa nona murung,bibi bisa bantu apa?"ucap bi inah
"aku rindu ayah dan ibu bi,apakah mereka tidak menginginkanku sehingga mereka pergi meninggalkanku!" dan tangisanpun pecah di keheningan rumahnya
Manda langsung memeluk bi inah sembari menangis tersedu sedu. Bi inah membalas dengan merangkulnya.
"nona sayang ,tidak seperti apa yang dipikirkan nona. Nyonya dan Tuam melakukan ini itu karena sangat sayang dengan nona.Nona tidak usah bersedih namun buktikan pada Nyonya dam Tuam kalau nona itu bisa mandiri" bi inah coba menenangkan Manda
Manda masih menangis sambil mencerna kata kata yang dilontarkan Bi Inah. Beberapa memit kemudian Manda sudah merasa tenang.
"terimakasih ya Bi Inah selalu ada saat Manda membutuhkan Bibi,ya sudah bi kalau begitu Manda akan pergi jalan jalan agar manda tidak suntuk"manda menghapus air matanya sambil memegang tangan bi inah
__ADS_1
"Baik nona,tapi hati hati ya diluar sanah banyak sekali orang jahat"nasehat bi Inah
manda memgancungkan jempol tanda ok. Lalu ia bergegas ke garasi untuk mengeluarkan mobilnya.Dan tanpa pikir panjang ia melaju
Kamar Billy
Masih dengan menggunakan kemeja putih ,setelah dia bertemu di rumahnya demgan clien. Dia beranjak ke ranjang dan menyenderkan punggungnya sambil ia menatap jendela
"sial kenapa aku masih mengingat kejadian di kantor kemarin sore. Dasar wanita pura pura jual mahal" ocehan Billy yang pelan
"dia memang cantik,tapi dia sangat meyebalkan. Tidak bisakah dia bersikap manis seperti temannya Intan"
"mungkin itu mustahil"
"ohhh dammmn kenapa aku memikirkannya,jangan katakan kalau aku mulai tertarik dengannya"
Billy pun langsung menarik selimutnya,namun beberapa saat ia terbangun mendengar suara hp nya berbunyi. Ternyata salah satu teman Billy memgajaknya untuk bertemu di cafe
-------------------------------------
to be continue
terimakasih ya teman teman sudah mau baca novelku. semoga kalian suka ya!!!!jangan lupa vote ya
__ADS_1
Terimakasih