
ternyata kegaduhan diluar tadi karena vas bunga yang terjatuh,namun mereka tidak tahu bahwa Billy lah yang melakukannya agar aksi dika berhenti merayu Manda.
"Astaga kenapa berserakan seperti ini,tasya tolong panggilkan ob untuk membereskannya" ucap dika
"manda jika kamu perlu bantuan panggil aku saja,aku sekarang akan keluar dulu ada yang harus diselesaikan"
"trimakasih sebelumnya pa Dika,tapi tidak usah repot repot saya bisa menyelesaikannya sendiri"
akhirnya dika pun pergi meminggalkam manda dan bergegas pergi.Sedangkan Manda masih sibuk dengan materi presentasinya .
Tidak terasa waktu sudah menunjukan pukul 19.00 malam satu persatu karyawan sudah mulai meninggalkan kantor.Manda sendiri sedang berkesusahan karena komputer d ruangan manda sangat lambat.
Disisi lain Billy masih di ruangannya sedang memeriksa materi untuk gathering esok hari. Billy memang terkenal dengan kerja tanpa lelah. Hampir seluruh karyawan sudah pulang,hanya tinggal Billy dan Manda serta security dan Bima yang masih berada si kantor.
Billy ke luar ruangannya karena ingin mengambil minum di ruanh pantry. seketika Billy terheran dengan satu ruangan yang masih menyala,dan ternyata ruangan itu adalah ruangan Manda. Billy merasa takjub akan kegigihan manda dan tanggung jawabnya.
wanita itu memang pekerja keras,dia tidak menyepelekan pekerjaannya sedikitpun.Ternyata dibalik kejutekannya dia sangat pintar sepertinya.
Billy menatap Manda dengan sangat tajam,matanya memgarah pada leher manda yang jenjang. Dia terlihat sangat seksi dengan rambut terikat keatas namun berantakan sehingga memperlihatkan lehermya yang jenjang.Tiba tiba saja Billy bergairah padanya,namun saat mata Billy tertuju pada Manda.Ia langsung terhentak karena Manda tiba tiba saja membalikan kursinya.
"sejak kapan anda berada disitu?apakah sedari tadi anda diam memperhatikan saya" ucap manda lantang dengan percaya dirinya
"Kamu terlalu percaya diri ,aku hanya memastikan saja semua karyawan sudah pulang dan tidak ada yang lembur" dika langsung meninggalkan Manda walau dalam hatinya ia masih ingin melihat Manda
sial kenapa aku seolah olah menjadi orang bodoh dihadapannya,aku sudah dipermalukan dengan sikapnya . Tidak ada satupun karyawan disini yang berani berbicara seperti itu padaku.
Akhirnya Billy kembali lagi ke ruangannya,namun bayangan Manda masih saja terngiang di benaknya. Saat membayangkan manda tiba tiba saja juniornya bergairah ,dan bangun secara tiba tiba.Dan akhirnya ia pun tidak kuat menahan hasrat nya.
"Manda ,cepat kamu keruanganku ada yang ingin aku bicarakan untuk materi besok" dika menelpon Manda di ruangannya
"baik pa"
"ada apa lagi sih ,aku sudah mau selesai,kulkas itu malah memanggilku,tidak tau apa ini sudah jam berapa?gilaaaaa"
lalu Manda pun segera menghampiri ruang Billy,lalu mengetuknya terlebih dahulu
Dan Bily pun mempersilahkan masuk.Lalu merekap duduk berhadapan layaknya bos dan karyawan.
"mana materi yang akan kamu bawakan besok?simpan di mejaku"
__ADS_1
"baik pak"
"coba kamu masukan materinya ke komputerku,agar aku bisa membacanya saat nanti di rumah"
"haaah,,,bukankan ini hanya untuk saya saja pak materinya,kenapa harus diperiksa lagi?saya seharian sudah menyalinnya dari komputer ke hard copy nya,jika tau akan anda periksa,sedari awal saya sudah mengcopy nya"
sedikit nada aga kesal karena Manda harus bekerja 2x lipatnya lagi,sedangkan Manda sendiri sudah lelah
"suka suka aku,kenapa kamu yang mengatur,cepat kerjakan di komputerku agar lebih cepat"
lalu dengan cepat Manda mendekati meja Billy dan meraih komputernya.Manda kesusahan dengan Billy yang masih ada di kursinya.
"pak bolehkan saya duduk disini,karena jika saya berdiri ,takutnya akan salah dalam pengetikannya"
"ok" Billy langsung menarik badan Manda sehingga Manda duduk dipangkuan Billy
"apa apaan ini pak cepat lepaskan saya "
"Bukankan kamu sendiri yang memintanya Manda"
"tapi bukan itu maksud saya ,maksud saya adalah anda berpindah dari kursi duduk ini dan maaf saya akan duduk di kursi anda sementara samapai materinya selesai"
"ti....tidakkk ,buu kan" mandaa mencoba berdiri dari pangkuan Billy namun percuma ,karena badan Billy terlalu kekar menahannya
Billy yang sudah tidak tahan dengan gairahnya langsung memciumi leher seksi Manda sembari tangannya mulai naik ke perut Manda .Manda yang gusar tetap mencoba mempertahankan diri,namun lagi lagi percuma.
"pak lepaskan saya,atau saya akan teriak"
"silahkan teriak saja,sekencangnya karena tidak mungkin ada yang mendengarnya,ruangan ini sudah dilengkapi dengan peredam"
"kenapa anda melakukan ini,apa salah saya,cepat lepaskan saya"
"karena kamu sudah berani berbicara dengan nada tinggi dan juga berani melawanku"
"maafkan saya pak jika menyakiti hati anda ,tapi lepaskan saya."
dengan nada seperti itu Billy malah lebih bergairah pada Manda,kaki manda dijepit oleh kaki billy ,kedua pergelangan tangan manda di pegang erat oleh tangan kiri Billy. Sementara tangan kanannya menggerayangi tubuh Manda.
Billy mulai mengelus perut manda dengan perlahan,sembari mulutnya mengecup bagian leher manda,membuat tubuh manda seakan akan menggeliat kegelian,tangan Billy mulai naik ke atas perlahan membuka kancing baju Manda satu persatu,terlihatlah sesuatu yang menggumpal dan kenyal menyembul dibalik busana casual itu,,,
__ADS_1
manda tak henti hentinya meminta Billy untuk berhenti,namun Billy yang sedang bergairah seakan tiba tiba menjadi tuli dan tidak mendengarkan apa yang dikatakan Manda. ia terus saja menggerayangi Manda.sekarang baju atasan Manda sudah terbuka semua kancingnya,tangan Billy mulai meraba gumpalan kenikmatan itu,tangan Billy mulai masuk ke bra Manda dan meraba rabanya. Manda pun mulai merasakan area intimnya berdenyut padahal disisi lain dia merasakan ketakutan dengan kelakuan Billy. seakan terbawa melayang ,tangan manda yang tadinya bersikukuh berontak kini mulai melemah.matanya terpejam menikmati sentuham Billy.Hal itu disadari oleh billy,sehingga tangan Manda pun ia lepaskan. Dan akhirnya tangan kanan dan kiri bily meremas kedua payudara Manda. Lalu Billy membuat tanda di leher Manda.ternyata kecupan panas di leher itu seakan akan saja membuat Manda tersadar dengan kenikmatan yang diberikan Billy.
"CUKUUUUP BILLY, AKU BUKAN SEORANG PELACUR LEPASKAN AKU" air mata Manda mengalir
seakan mendapatkan peluang ,tangan Manda yang sudah tidak dicengkeram Billy,langsung menghujani perut dan dada billy dengan sikutan. Dan itu cukup keras sehingga membuat Billy kesakitan dan langsung melepaskan Manda.
"Dasar wanita murah, kau menggodaku dan sekarang kau menghujaniku dengan sebuah sikutan"
"aku tidak pernah menggoda anda,itu sangat menjijjkan,kau sangat bajingan,menyuruhku datang ke ruanganmu dan ternyata ini rencanamu. tidak pernah dalam hidupku disentuh oleh pria manapun, sekalipun orang yang pernah kucintai" air mata Manda mengalir sangat deras,sembari ia merapihkan bajunya
tiba tiba saja perasaan Billy berdegup kencang dan kacau saat Manda mengatakan orang yang pernah dia cintai.
dengan tatapan yang santai dan memandangi Manda
"Munafik,,, bagaimana wanita sepertimu tidak pernah disentuh pria manapun,jika apa yang sudah terjadi tadi kau pun menikmatinya bukan,apakah vino pun tidak sama sekali menyentuhmu" Billy sambil menatap sinis dan tertawa
"CUKUUUUP BILLLY JANGAN KATAKAN APAPUN TENTANG VINO KAU TIDAK TAU APA APA,AKU BENCI KAU SELAMANYA
...." manda langsung berlari mengarah pintu keluar dan langsung kembali ke ruangannya lalu mengambil kunci mobilnya.
Bily yang saat itu tertawa langsung terdiam mendengar ucapan manda.Baru kali ini ada wanita yang menolak sentuhannya dan berani membentaknya.
sial saat juniorku sudah mulai memuncak,wanita itu malah menolaknya.apakah tadi isapanku terlalu kencang sehingga membangunkannya dari kenikmatan.ahhhh siallll
tapi nampaknya dia benar benar sangat marah saat aku membicarakan vino,apakah sebegitu cintanya dia pada kekasihnya.cuiiiihhh menjijikan ,dasar wanita lemah
tapi kenapa masih terbayang kejadian tadi
dia begitu harum dan menggoda .baru kali ini aku bisa benar benar bergairah dan menikmatinya. beda dengan thalia apapun yang dia lakukan padaku,aku tidak pernah merasa bergairah,hanya nafsu sesaat saja
manda manda kau membuatku gila,lihat saja nanti
tok tok tok
"malam pa ,ini sudah jam 23.00 apakah tidak sebaiknya anda segera beristirahat d rumah,karena besok akan ada acara big gathering"
"apa.... sudah jam 23.00 sungguh tidak terasa,lalu apakah Manda masih d ruangannya?cepat kau cek bima!"
"maaf kalau untuk ibu manda,tadi sudah pulang ,sepertinya sedang ada masalah,karena yang saya lihat ia pergi dengan terburu buru ,dan hampir saja jatuh ,mungkin karena kelelahan dan ada sedikit masalah di rumahnya,tapi saya lihat ia mengemudikan mobil dengan kecepatan tinggi"
__ADS_1
mata Billy langsung terbelalak mendengarnya,takut terjadi sesuatu pada Manda. karena ia pasti sedamg emosional dam ini pun sudaj tengah malam